ChainCatcher Pesan, Bitcoin mengalami rebound setelah mengalami penurunan tajam, harga sempat naik di atas 65.000 dolar AS, rebound sekitar 11% dari titik terendah sebelumnya yang menembus di bawah 60.000 dolar AS. Sebelumnya pasar mengalami pengurangan leverage besar-besaran dalam waktu singkat, dengan Bitcoin dari puncak historis sekitar 126.000 dolar AS pada Oktober 2025 mengalami koreksi hingga sekitar 50%.
Dana institusional dianggap sebagai kekuatan utama yang mendukung rebound kali ini, risiko keseluruhan dari hedge fund kripto meningkat secara signifikan, ETF Bitcoin spot AS tetap mencatat volume transaksi yang mencatat rekor meskipun terjadi arus keluar bersih, dan pasar melihat adanya aksi beli saat harga turun. Para analis menunjukkan bahwa kisaran 58.000-62.000 dolar AS membentuk zona support penting jangka pendek, di mana sekitar 58.000 dolar AS sesuai dengan level moving average jangka panjang yang penting, jika harga bertahan di atas kisaran ini, sinyal titik terendah jangka pendek mungkin telah muncul.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Imbal hasil obligasi AS meningkat, dolar menguat, memberikan tekanan pada aset berisiko seperti cryptocurrency.
Bitcoin baru-baru ini jatuh di bawah 68.000 dolar AS, turun sekitar 2% dalam 24 jam.
Sentimen pasar terlihat bearish, dengan likuiditas terkonsentrasi di bawah 66.000 dolar AS.
Lonjakan imbal hasil US 10-tahun Treasury mengurangi daya tarik aset berisiko,
sementara kenaikan harga minyak dan penguatan dolar AS memperburuk ketidakpastian pasar.
BlockBeatNews9menit yang lalu
Menteri Keuangan AS mengecam FT karena “memalsukan konten”, membantah pernah mendukung upaya meniru model Bank Sentral Inggris
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengecam laporan Financial Times tentang dukungannya untuk meniru mekanisme akuntabilitas Bank Sentral Inggris, dengan menyebutnya sebagai “sepenuhnya dibuat-buat”. Ia menegaskan bahwa ia tidak mengajukan rancangan apa pun yang relevan, dan ia juga meremehkan mekanisme komunikasi Bank Sentral Inggris. Peristiwa ini mencerminkan sensitivitas AS terhadap independensi kebijakan moneter, dan kemungkinan dapat memengaruhi pasar kripto.
GateNews10menit yang lalu