Modal kembali mengalihkan perhatian ke "emas digital"? XAUT menguat secara kuat, akankah Bitcoin pada tahun 2026 mengulangi tren tahun 2025

XAUT0,24%
BTC1,86%
ETH2,24%

Pergerakan ekonomi makro tahun 2025 membuat “aset safe haven” kembali menjadi topik utama pasar. Dari kinerja akhir tahun, jawabannya cukup jelas: emas kembali mendominasi. Harga emas tradisional naik hampir 65% sepanjang tahun, mencapai rekor tertinggi $4.500, memperkuat atribut safe haven-nya dalam siklus ketidakpastian. Sebaliknya, Bitcoin mengalami penurunan sekitar 6,3% di akhir tahun yang sama, dan narasi “emas digital”-nya mengalami tantangan yang jelas.

Ekonomi AS pada tahun 2025 mengalami berbagai guncangan, termasuk tekanan inflasi, ketidakpastian fiskal, dan risiko shutdown pemerintah. Dalam konteks ini, modal lebih cenderung ke aset aman daripada aset risiko yang sangat volatil, yang menjadi alasan utama mengapa emas dan emas tokenisasi XAUT tampil menonjol. Meskipun tanda-tanda perbaikan muncul di lingkungan makro menjelang akhir 2025, seperti inflasi November yang turun ke 2,7%, dan indikator CPI inti serta PCE bahkan melampaui target Federal Reserve sebesar 2%, tanda-tanda aliran kembali dana ke Bitcoin tetap terbatas.

Dari kinerja kuartal keempat, perbedaan pasar menjadi sangat mencolok. XAUT naik sekitar 13% di kuartal keempat, sementara Bitcoin turun sekitar 24% dalam periode yang sama. Perbedaan ini memicu pertanyaan di pasar: apakah investor sudah tidak lagi khawatir tentang volatilitas saja, tetapi mulai secara aktif mencari “pengembalian yang lebih aman”? Jika tren ini berlanjut, pertumbuhan posisi XAUT mungkin menandakan bahwa sebelum 2026, pasar kripto akan tetap menunjukkan perbedaan struktural antara aset risiko dan safe haven.

Perubahan aliran modal juga tercermin dari perilaku spesifik. Pada tahun 2025, pengaruh China di pasar komoditas semakin nyata. Sebelumnya, perak melonjak tajam sebesar 147% akibat pembatasan ekspor, dan kini perhatian pasar beralih ke emas. Produsen emas terbesar China, Zijin Mining, mempercepat akuisisi luar negeri, mencerminkan kepercayaan terhadap permintaan emas jangka panjang. Dalam konteks makro ini, kinerja kuat XAUT bukanlah kebetulan.

Data on-chain juga memberikan bukti. Lookonchain menunjukkan bahwa seorang whale mengalami kerugian sekitar 18,8 juta dolar dalam transaksi ETH, lalu dengan cepat mengalihkan dana ke aset terkait emas. Selain itu, beberapa dompet secara kolektif menghabiskan sekitar 13,7 juta dolar untuk membeli 3.102 keping XAUT. Perilaku ini lebih mirip sebagai langkah awal penempatan posisi, menunjukkan bahwa sebagian dana sedang melakukan perlindungan terhadap ketidakpastian makro yang potensial.

Secara keseluruhan, jika dana terus lebih memilih emas tokenisasi dan aset safe haven lainnya, Bitcoin mungkin akan menghadapi fase divergensi sementara yang serupa dengan tahun 2025 di tahun 2026. Pergerakan XAUT dan BTC yang saling berlawanan ini bisa menjadi indikator penting untuk pengamatan pasar kripto di tahap berikutnya.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Morgan Stanley Mengincar Dominasi dalam Bitcoin ETFs saat Biaya Rendahnya Mengungguli Blackrock’s IBIT

Pengajuan ETF bitcoin biaya rendah oleh Morgan Stanley menantang dominasi Blackrock dan menandakan persaingan harga yang semakin intens, dengan distribusi yang dipimpin penasihat siap mempengaruhi aliran dan membentuk kembali keseimbangan kekuatan di antara penerbit ETF spot. Morgan Stanley Memotong Blackrock Dengan ETF Bitcoin Biaya Rendah F

Coinpedia23menit yang lalu

Mengapa penilaian 'terkompresi' bitcoin menawarkan risiko penurunan yang lebih rendah dibandingkan saham

Bitwise menyarankan bahwa Bitcoin telah memperhitungkan dampak kebijakan moneter yang lebih ketat, sementara saham tetap rentan terhadap guncangan makroekonomi. Kenaikan harga energi memberikan tekanan pada inflasi, mempengaruhi harapan pemotongan suku bunga Fed. Bitcoin, yang sudah menyesuaikan dengan selera risiko, menunjukkan ketahanan dibandingkan dengan ekuitas yang jatuh.

CoinDesk58menit yang lalu

Saylor Membuat Panggilan STRC yang Berani: Apa Selanjutnya untuk Bitcoin?

Strategi CEO Phong Le mengatakan 80% pemegang STRC adalah investor ritel, didorong oleh volatilitas yang lebih rendah dan permintaan hasil. Michael Saylor menyebut STRC sebagai saham dividen global teratas karena data menunjukkan hasilnya melampaui pesaing utama. STRC menarik perhatian di antara investor pendapatan sebagai saham yang diutamakan...

LiveBTCNews1jam yang lalu
Komentar
0/400
GateUser-0ada9794vip
· 01-07 11:00
Beli Untuk Mendapatkan 💎
Lihat AsliBalas0
cryptalex1vip
· 01-04 07:05
Selamat Tahun Baru! 🤑
Lihat AsliBalas0