Investors sering kali merasa bingung dengan berbagai indikator teknikal yang membingungkan saat melihat grafik. Hari ini kita akan membahas sebuah alat yang tidak pernah usang—Indikator Stochastic Oscillator, yang juga dikenal sebagai indikator KD. Indikator ini banyak digunakan karena dapat membantu trader melakukan tiga hal utama: menentukan waktu masuk dan keluar yang tepat, menangkap titik balik harga, dan menilai apakah pasar sedang overbought atau oversold.
Logika Inti dari Indikator KD
Apa sebenarnya yang dilakukan oleh indikator KD?
Sederhananya, indikator KD adalah alat yang dikembangkan oleh analis Amerika George Lane pada tahun 1950-an, dengan tujuan melacak perubahan momentum pasar dan titik balik tren. Nilai indikator ini berkisar antara 0 hingga 100, yang menunjukkan posisi relatif harga saat ini dalam rentang harga tertentu selama periode waktu tertentu. Dengan kata lain, indikator KD menjawab pertanyaan: "Harga saham saat ini, dibandingkan dengan periode waktu sebelumnya, berada di posisi mana dalam rentang harga tersebut?"