Interpretasi Peraturan Baru 2.11 dari Komisi Sekuritas dan Futures Hong Kong: Tiga Jalur Utama Membuka Leverage Aset Virtual, Kerangka Produk Turunan RWA Muncul Pertama Kali
11 Februari 2026, di Hong Kong Convention and Exhibition Centre, di bawah sorotan konferensi Consensus, CEO Securities and Futures Commission (SFC) Hong Kong, Carrie Lam, dan Direktur Eksekutif Departemen Perantara, Ye Zhi Heng, secara bergantian naik ke panggung. Mereka mengumumkan serangkaian regulasi baru yang menimbulkan gelombang besar di pasar aset digital—broker virtual asset berlisensi dapat menawarkan layanan pembiayaan kepada klien margin sekuritas, kerangka pengaturan pertama untuk kontrak perpetual, dan perusahaan afiliasi platform diizinkan berperan sebagai market maker.
Ini adalah langkah terbesar yang diambil SFC Hong Kong dalam bidang aset digital sejak peluncuran peta jalan ASPIRe pada Februari 2025. Namun, dibandingkan dengan tampilan bahwa "Hong Kong akhirnya membuka leverage kripto," yang lebih penting untuk dipertanyakan adalah: mengapa sekarang? Mengapa jaminan hanya terbatas pada Bitcoin dan Ethereum? Mengapa tingkat pengurangan ditetapkan pada 60%?
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini akan mengarah pada sebuah proposisi yang lebih mendalam: bahwa SFC Hong Kong sedang memperlakukan pasar aset virtual sebagai pengawasan aset digital.
PANews·02-15 12:33

