Bank Amerika Meluncurkan Penempatan Bitcoin: Penasihat Keuangan Dapat Menyarankan Klien Mengalokasikan Hingga 4% Aset Terkait BTC

GateNews
BTC0,24%

Menurut laporan dari berbagai media, Bank of America secara resmi memperbarui kebijakan pengelolaan kekayaannya, mulai 5 Januari, penasihat keuangan di bawahnya dapat merekomendasikan produk investasi terkait Bitcoin sebesar 1% hingga 4% kepada klien yang memenuhi syarat. Perubahan ini dipandang sebagai titik balik penting dalam sikap sistem perbankan tradisional terhadap Bitcoin, menandai bahwa aset digital secara bertahap memasuki kerangka pengelolaan aset utama.

Sebelumnya, Bank of America hanya mengizinkan klien membeli produk terkait kripto secara mandiri, tanpa saran aktif dari penasihat. Setelah kebijakan baru berlaku, pembatasan ini dicabut dan berlaku untuk tiga platform pengelolaan kekayaan utama bank tersebut, termasuk Merrill Securities, Bank of America Private Bank, dan Merrill Edge, yang mencakup lebih dari 15.000 penasihat keuangan. Ini berarti, pengaturan Bitcoin akan pertama kalinya masuk ke dalam diskusi portofolio investasi standar bank besar di AS dalam bentuk “saran yang sesuai”.

Pada tingkat produk tertentu, Bank of America secara tegas membatasi rekomendasi pada ETF Bitcoin spot yang terdaftar dan diawasi di AS, bukan kepemilikan langsung Bitcoin. Produk yang disetujui meliputi BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT), Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC), Bitwise Bitcoin ETF (BITB), dan Grayscale Bitcoin Mini Trust (BTC). Partisipasi dalam fluktuasi harga Bitcoin melalui ETF dipandang sebagai solusi kompromi antara kepatuhan, keamanan kustodian, dan risiko operasional.

Dalam panduan risiko, Bank of America menegaskan bahwa Bitcoin tetap termasuk aset dengan volatilitas tinggi. Manajemen investasi bank tersebut menyatakan bahwa kisaran pengaturan 1% hingga 4% bertujuan untuk mengendalikan dampak terhadap keseluruhan portofolio investasi. Di mana, pengaturan 1% lebih cocok untuk investor dengan toleransi risiko rendah dan target pengembalian yang stabil; sementara proporsi mendekati 4% lebih sesuai untuk klien dengan kemampuan risiko yang lebih tinggi, jangka waktu investasi yang lebih panjang, dan minat yang jelas terhadap aset inovatif. Bank juga mewajibkan penasihat untuk secara penuh mengungkapkan potensi risiko penarikan kembali, ketidakpastian likuiditas, dan dampak perubahan regulasi saat merekomendasikan.

Bank of America secara tegas menyatakan bahwa aset terkait Bitcoin harus dipandang sebagai pelengkap portofolio, bukan pengganti saham, obligasi, dan aset inti lainnya. Keputusan tentang pengaturan dan proporsi pengaturan tetap berada di tangan klien.

Para profesional industri berpendapat bahwa langkah ini merupakan bagian dari pergeseran yang lebih luas dalam industri pengelolaan kekayaan di AS. Sebelumnya, institusi seperti Morgan Stanley, Fidelity Investments, dan BlackRock telah secara terbuka mendukung pengaturan Bitcoin dalam porsi kecil di bawah pengendalian risiko yang ketat. Dengan terus meningkatnya permintaan dari klien, penyesuaian kebijakan Bank of America ini dapat mendorong penetrasi ETF Bitcoin dalam portofolio institusional secara lebih luas, serta memberikan tekanan kompetitif baru bagi bank yang masih berhati-hati.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Nakamoto menjual Bitcoin senilai 20 juta USD, mengalami kerugian besar

Nakamoto Inc. menjual Bitcoin senilai $20 juta pada bulan Maret dengan kerugian, menghadapi penurunan nilai aset sebesar $166,2 juta pada 2025. Meskipun memegang 1.625 BTC, perusahaan melaporkan rugi bersih sebesar $52,2 juta, sehingga menimbulkan keraguan tentang efektivitas strategi akumulasinya. Perusahaan sedang melakukan restrukturisasi untuk kembali memfokuskan diri pada bisnis inti setelah akuisisi terbaru, sementara harga sahamnya terus turun di tengah sikap skeptis pasar.

TapChiBitcoin1menit yang lalu

Senator AS mengajukan RUU “Undang-Undang Penambangan AS”, mendorong penambangan Bitcoin untuk kembali dan menetapkan cadangan strategis

Senator AS Bill Cassidy dan Cynthia Lummis mengajukan Undang-Undang Penambangan AS, yang bertujuan untuk membawa kembali penambangan Bitcoin ke Amerika Serikat, membangun program sertifikasi “penambangan AS”, memperkuat infrastruktur industri pertambangan, mendorong produksi perangkat keras penambangan hijau di dalam negeri, serta memasukkan cadangan Bitcoin strategis ke dalam kerangka hukum. Ini menandai perubahan penting bagi Amerika Serikat dalam strategi aset digital, dan diperkirakan akan mendorong investasi domestik serta inovasi teknologi.

GateNews6menit yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar