Jika pasukan AS menyerang Iran, bagaimana pergerakan Bitcoin? Data historis mengungkap pola kunci

BTC3,96%

Berita Gate News: seiring meningkatnya ketegangan geopolitik, investor mulai menaruh perhatian pada kinerja Bitcoin dalam kemungkinan Perang Iran. Menilik sejarah, sebelum Perang Irak 2003, pasar saham AS telah mengantisipasi banyak kepanikan, dan indeks S&P 500 justru naik sekitar 3,8% pada periode awal invasi, sementara harga minyak turun sekitar 6,5% menjadi 7 dolar. Ini menunjukkan bahwa reaksi pasar terhadap perang secara langsung terbatas, dan lebih mencerminkan meredanya ketidakpastian. Sementara itu, selama konflik Rusia-Ukraina pada 2022, harga Bitcoin pada awalnya anjlok sekitar 7%, yang menunjukkan bahwa dalam guncangan perang mendadak ia lebih mirip aset berisiko tinggi ketimbang aset safe haven.

Analisis menunjukkan bahwa karakteristik “beta perang” Bitcoin tampak 24 hingga 72 jam sebelum guncangan; ketika berita-berita utama mendominasi pasar, Bitcoin cenderung mengalami volatilitas yang tajam. Jika perang dinilai pasar sebagai sesuatu yang singkat dan dapat dikendalikan, Bitcoin dapat turun terlebih dahulu, lalu stabil bahkan berpotensi rebound setelah ketidakpastian mereda; tetapi jika konflik berlarut-larut atau meningkat secara menyeluruh, harga minyak akan tetap tinggi, ekspektasi inflasi naik, suku bunga juga meningkat, likuiditas menurun, dan itu akan membentuk tekanan berkelanjutan pada Bitcoin.

Penelitian menekankan bahwa respons Bitcoin lebih bergantung pada faktor ekonomi makro dan perubahan imbal hasil, bukan pada perang itu sendiri. Invasi di darat dapat mendorong harga minyak, meningkatkan ekspektasi inflasi, dan menunda pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, sehingga memengaruhi likuiditas pasar dan memberikan guncangan negatif pada aset digital. Sektor energi dan pertahanan biasanya menjadi yang lebih dulu diuntungkan, sedangkan Bitcoin dan aset kripto lain dalam jangka pendek cenderung mudah terpengaruh oleh ketatnya likuiditas.

Secara keseluruhan, jika AS menyerang Iran, kinerja Bitcoin dalam jangka pendek memiliki tiga kemungkinan: turun sesaat lalu stabil, terus turun, atau terjadi aksi jual besar akibat eskalasi penuh. Investor perlu memantau perkembangan perang, pergerakan harga minyak, serta kondisi suku bunga makro untuk menilai risiko perdagangan jangka pendek Bitcoin dan potensi ruang rebound.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar