Polisi Amerika Serikat menangkap 18 demonstran pro-Palestina di luar markas besar Microsoft.

GateNews

Jin10 Data 21 Agustus, Waktu setempat pada hari Rabu sore, polisi Washington menangkap 18 orang dalam aksi protes pro-Palestina yang diadakan di kampus Microsoft di Redmond, dengan alasan termasuk masuk secara ilegal, perusakan, penolakan untuk ditangkap, dan menghalangi proses hukum. Aksi protes ini adalah yang terbaru dalam serangkaian demonstrasi yang diorganisir oleh kelompok karyawan Microsoft “Tidak Ada Azure untuk Apartheid” (No Azure for Apartheid) di kampus Microsoft. Kelompok ini telah melakukan protes selama beberapa bulan, mendesak Microsoft untuk memutuskan hubungan bisnis dengan militer Israel.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar