Pada 31 Desember 2025, raksasa manajemen aset digital Grayscale mengajukan pernyataan pendaftaran S-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), dengan tujuan mengonversi Bittensor Trust yang sudah ada menjadi ETF spot TAO pertama yang akan tercatat di Amerika Serikat. Jika disetujui, ETF ini akan diperdagangkan dengan kode "GTAO" di platform NYSE Arca.
Grayscale Masuk ke Sektor AI
Grayscale, manajer aset kripto terbesar di dunia, tengah melanjutkan pengajuan ETF spot Bittensor kepada SEC. Berdasarkan dokumen IPO yang diajukan pada November 2025, Grayscale mengelola aset lebih dari $35 miliar dan menawarkan lebih dari 40 produk investasi aset digital yang mencakup lebih dari 45 mata uang kripto. Perusahaan ini berencana mengonversi Grayscale Bittensor Trust, yang diluncurkan pada Agustus tahun lalu, ke dalam struktur ETF.
Jika disetujui, transisi ini akan menandai langkah penting dalam pengakuan aset blockchain di sektor AI oleh keuangan tradisional. Selain itu, investor akan mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga TAO tanpa harus memegang token secara langsung.
Nilai Inti Jaringan AI Terdesentralisasi
Bittensor beroperasi sebagai jaringan AI terdesentralisasi, menggunakan token asli TAO untuk mendorong kolaborasi pelatihan dan berbagi pengetahuan di antara model machine learning. Arsitektur uniknya memungkinkan pengembang dan peneliti berkontribusi sumber daya komputasi dan memperoleh imbalan, menciptakan pasar AI yang terbuka dan kompetitif. Hal ini sangat berbeda dengan raksasa AI terpusat dan menawarkan cara baru bagi investor institusi untuk berpartisipasi dalam infrastruktur AI.
Dalam pengajuannya, Grayscale secara eksplisit menyatakan keyakinannya bahwa Bittensor akan menjadi pendorong utama dalam pengembangan kecerdasan buatan terdesentralisasi.
Kerangka Kepatuhan untuk ETF
Menurut pengajuan tersebut, ETF TAO akan menerapkan strategi kustodi ganda, bermitra dengan Coinbase Custody dan BitGo untuk meningkatkan keamanan aset. Pengaturan kustodi ini menjadi fondasi pemenuhan persyaratan kepatuhan investor institusi sekaligus mengurangi risiko operasional dari kepemilikan aset kripto secara langsung. Struktur ETF melarang staking TAO yang dimiliki kecuali jika kondisi tertentu di masa depan terpenuhi.
Artinya, produk ini murni melacak pergerakan harga TAO tanpa memasukkan hasil staking, sehingga menawarkan tujuan investasi yang jelas dan transparan bagi investor.
Risiko Kuantum dan Prospek Pasar
Dalam riset terkait pengajuan ETF TAO, Grayscale juga menilai potensi dampak komputasi kuantum terhadap pasar kripto. Perusahaan menilai ancaman dari komputasi kuantum masih terbatas dalam jangka pendek. Setidaknya hingga 2026, keamanan blockchain dan harga aset kripto diperkirakan tidak akan terdampak signifikan oleh kemajuan teknologi kuantum.
Penilaian ini didasarkan pada beberapa faktor utama: perangkat keras kuantum saat ini masih dalam tahap awal, komunitas kripto sangat menyadari isu ini, dan protokol untuk transisi ke algoritma tahan-kuantum sedang aktif dikembangkan. Analisis Grayscale mencatat bahwa volatilitas pasar biasanya dipicu oleh kekhawatiran langsung, bukan risiko teoretis jangka panjang.
Kinerja Pasar Bittensor dan Perkembangan Terkini
Per 31 Desember 2025, data pasar Gate menunjukkan TAO diperdagangkan di harga $222,1, naik 1,69% dalam 24 jam terakhir. Dengan suplai beredar sebesar 9.5974 juta TAO, kapitalisasi pasar Bittensor mencapai $2,136 miliar. Dibandingkan harga kemarin, Bittensor menunjukkan tren naik. Secara historis, harga tertinggi Bittensor adalah $795,6, sedangkan harga terendahnya adalah $21,42. Kenaikan harga terbaru ini bertepatan dengan pengumuman pengajuan ETF TAO oleh Grayscale, yang secara signifikan meningkatkan perhatian pasar terhadap AI terdesentralisasi dan TAO.
Pengamat industri mencatat bahwa arsitektur subnet Bittensor—aplikasi AI khusus yang dibangun di atas kerangka terdesentralisasi—menarik minat perusahaan yang mencari solusi hemat biaya dan skalabel.
Tantangan dan Prospek ke Depan
Meski pengajuan ETF TAO oleh Grayscale menandai langkah penting menuju institusionalisasi di pasar kripto, proses ini masih menghadapi ketidakpastian yang cukup besar. SEC tetap bersikap hati-hati terhadap ETF kripto spot, dan persetujuan belum dapat dijamin. Selain itu, jaringan Bittensor baru saja menjalani halving pertamanya, yang meningkatkan likuiditas sekaligus volatilitas sentimen pasar. Secara lebih luas, pengajuan ETF TAO oleh Grayscale melampaui sekadar peluncuran produk tunggal. Ini merupakan langkah strategis manajer aset kripto untuk memberikan akses kepada investor arus utama terhadap aset blockchain terkait AI.
Seiring perkembangan AI terdesentralisasi, ETF seperti ini bisa menjadi cetak biru bagi produk-produk masa depan, menjembatani keuangan tradisional dengan inovasi blockchain.
Per 31 Desember, seiring berita pengajuan ETF TAO Grayscale menyebar, data pasar Gate menunjukkan harga TAO naik ke $222,1, meningkat 1,69% dalam sehari, dengan kapitalisasi pasar total melampaui $2,136 miliar.
Pasar mata uang kripto kini menyaksikan pergeseran dari sekadar spekulasi menuju kendaraan inovasi teknologi. Jika ETF spot TAO pertama ini akhirnya mendapat persetujuan, hal tersebut dapat membuka jalur baru bagi modal keuangan tradisional untuk masuk ke sektor AI terdesentralisasi. Sementara itu, model ekonomi subnet Bittensor dan mekanisme halving TAO menjadi dua mesin penggerak utama yang mendorong sektor baru ini ke depan.


