Franc Swiss baru-baru ini menunjukkan ketahanan yang luar biasa, dengan kekuatannya terutama didasarkan pada keberuntungan yang berbeda dari mata uang utama dan lingkungan suku bunga riil Swiss yang kuat. Saat dolar menghadapi hambatan di pasar global, franc—yang secara tradisional merupakan mata uang safe-haven pilihan—mendapat manfaat dari kelemahan relatif dari pasangan utamanya dan kondisi ekonomi yang mendukungnya.
Kelemahan Dolar dan Keunggulan Suku Bunga Riil
Depresiasi dolar AS menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi apresiasi franc. Pada saat yang sama, suku bunga riil Swiss—hasil yang diterima investor setelah memperhitungkan inflasi—tetap tinggi, mencerminkan upaya Swiss National Bank untuk mempertahankan daya beli di tengah tekanan inflasi global. Keunggulan riil terhadap dolar ini menjadi faktor penting yang menarik aliran modal internasional ke aset-denominasi franc. Menurut Ming Pao, inflasi yang tetap rendah di Swiss berarti selisih antara suku bunga nominal dan riil tetap menarik dibandingkan dengan ekonomi utama lainnya, terutama di mana bank sentral dipaksa menjalani siklus pelonggaran agresif.
Daya Tarik Safe-Haven dalam Lingkungan Tidak Pasti
Selain perbedaan suku bunga, franc terus menarik investor yang berhati-hati dan mencari stabilitas. Kombinasi ketahanan ekonomi Swiss, stabilitas politik, dan status safe-haven tradisional mata uang ini telah memperkuat permintaan selama periode volatilitas pasar. Dukungan struktural ini, dipadukan dengan keunggulan suku bunga riil dibandingkan mata uang pesaing seperti dolar, menciptakan beberapa lapisan dukungan untuk kekuatan franc yang berkelanjutan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa Franc Swiss Menguat Melawan Dolar yang Melemah
Franc Swiss baru-baru ini menunjukkan ketahanan yang luar biasa, dengan kekuatannya terutama didasarkan pada keberuntungan yang berbeda dari mata uang utama dan lingkungan suku bunga riil Swiss yang kuat. Saat dolar menghadapi hambatan di pasar global, franc—yang secara tradisional merupakan mata uang safe-haven pilihan—mendapat manfaat dari kelemahan relatif dari pasangan utamanya dan kondisi ekonomi yang mendukungnya.
Kelemahan Dolar dan Keunggulan Suku Bunga Riil
Depresiasi dolar AS menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi apresiasi franc. Pada saat yang sama, suku bunga riil Swiss—hasil yang diterima investor setelah memperhitungkan inflasi—tetap tinggi, mencerminkan upaya Swiss National Bank untuk mempertahankan daya beli di tengah tekanan inflasi global. Keunggulan riil terhadap dolar ini menjadi faktor penting yang menarik aliran modal internasional ke aset-denominasi franc. Menurut Ming Pao, inflasi yang tetap rendah di Swiss berarti selisih antara suku bunga nominal dan riil tetap menarik dibandingkan dengan ekonomi utama lainnya, terutama di mana bank sentral dipaksa menjalani siklus pelonggaran agresif.
Daya Tarik Safe-Haven dalam Lingkungan Tidak Pasti
Selain perbedaan suku bunga, franc terus menarik investor yang berhati-hati dan mencari stabilitas. Kombinasi ketahanan ekonomi Swiss, stabilitas politik, dan status safe-haven tradisional mata uang ini telah memperkuat permintaan selama periode volatilitas pasar. Dukungan struktural ini, dipadukan dengan keunggulan suku bunga riil dibandingkan mata uang pesaing seperti dolar, menciptakan beberapa lapisan dukungan untuk kekuatan franc yang berkelanjutan.