Menurut laporan dari Jinse Finance, analisis terbaru dari State Street Global Advisors menunjukkan bahwa pasar logam mulia sedang berada dalam siklus kenaikan jangka panjang. Analis memperkirakan bahwa harga emas pada tahun 2026 akan berfluktuasi dalam kisaran 4000-4500 dolar AS per ons, menunjukkan tren kenaikan yang moderat.
Faktor Pendukung Pasar Emas Tahun Depan
Emas diperkirakan akan mencatat kenaikan tahunan terkuat sejak 1979. Faktor struktural yang mendorong momentum ini meliputi:
Pelonggaran kebijakan Federal Reserve secara bertahap menjadi katalis penting. Siklus penurunan suku bunga saat ini memberikan lingkungan makro yang menguntungkan bagi harga logam mulia. Selain itu, bank sentral global terus meningkatkan cadangan emas, menunjukkan permintaan yang kuat terhadap aset lindung nilai tradisional ini.
Investor ritel dan institusi terus mengalirkan dana ke ETF emas, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap aset berisiko yang meningkat. Seiring dengan meningkatnya korelasi antara saham dan obligasi, investor lebih cenderung mengalokasikan dana ke instrumen lindung nilai tradisional untuk menyeimbangkan risiko portofolio.
Masalah struktur utang global semakin menonjol, mendorong dana mencari instrumen penyimpan nilai, dan posisi emas sebagai lindung risiko utama semakin diperkuat.
Ruang Kenaikan dalam Grafik Harga Emas
Ketidakpastian geopolitik dan penyesuaian alokasi aset strategis dapat menjadi pendorong terobosan harga emas ke level baru. Para analis berpendapat bahwa jika sentimen risiko pasar memburuk lebih jauh, harga emas bahkan berpotensi menantang level 5000 dolar AS per ons.
Secara keseluruhan, grafik harga emas tahun 2026 diperkirakan akan tetap menunjukkan tren kenaikan yang moderat, dengan kisaran 4000-4500 dolar AS menjadi rentang fluktuasi utama, dan kekuatan dukungan struktural jangka panjang tetap cukup.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Analisis Pergerakan Emas dalam Dua Tahun Mendatang: Perkiraan harga emas pada tahun 2026 berkisar antara 4000-4500 dolar
Menurut laporan dari Jinse Finance, analisis terbaru dari State Street Global Advisors menunjukkan bahwa pasar logam mulia sedang berada dalam siklus kenaikan jangka panjang. Analis memperkirakan bahwa harga emas pada tahun 2026 akan berfluktuasi dalam kisaran 4000-4500 dolar AS per ons, menunjukkan tren kenaikan yang moderat.
Faktor Pendukung Pasar Emas Tahun Depan
Emas diperkirakan akan mencatat kenaikan tahunan terkuat sejak 1979. Faktor struktural yang mendorong momentum ini meliputi:
Pelonggaran kebijakan Federal Reserve secara bertahap menjadi katalis penting. Siklus penurunan suku bunga saat ini memberikan lingkungan makro yang menguntungkan bagi harga logam mulia. Selain itu, bank sentral global terus meningkatkan cadangan emas, menunjukkan permintaan yang kuat terhadap aset lindung nilai tradisional ini.
Investor ritel dan institusi terus mengalirkan dana ke ETF emas, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap aset berisiko yang meningkat. Seiring dengan meningkatnya korelasi antara saham dan obligasi, investor lebih cenderung mengalokasikan dana ke instrumen lindung nilai tradisional untuk menyeimbangkan risiko portofolio.
Masalah struktur utang global semakin menonjol, mendorong dana mencari instrumen penyimpan nilai, dan posisi emas sebagai lindung risiko utama semakin diperkuat.
Ruang Kenaikan dalam Grafik Harga Emas
Ketidakpastian geopolitik dan penyesuaian alokasi aset strategis dapat menjadi pendorong terobosan harga emas ke level baru. Para analis berpendapat bahwa jika sentimen risiko pasar memburuk lebih jauh, harga emas bahkan berpotensi menantang level 5000 dolar AS per ons.
Secara keseluruhan, grafik harga emas tahun 2026 diperkirakan akan tetap menunjukkan tren kenaikan yang moderat, dengan kisaran 4000-4500 dolar AS menjadi rentang fluktuasi utama, dan kekuatan dukungan struktural jangka panjang tetap cukup.