Strategi komoditas Bloomberg Intelligence baru-baru ini menawarkan ramalan yang mencolok untuk lintasan Bitcoin, menyarankan bahwa mata uang kripto unggulan ini bisa mengalami koreksi dramatis sebesar 88% yang akan menurunkannya ke level $10.000 pada tahun 2026. Analis ini membagikan perspektif ini di LinkedIn, menguraikan skenario spesifik di mana lonjakan Bitcoin melewati $100.000 dapat memicu pembalikan tajam dalam siklus pasar saat ini.
Latar Belakang Ekonomi di Balik Prediksi $10.000
Strategis ini mengaitkan potensi penurunan ini dengan apa yang dia gambarkan sebagai fase “deflasi pasca-inflasi” dalam siklus ekonomi. Menurut analisisnya, lingkungan ini kemungkinan akan memicu periode kerusakan kekayaan, yang selanjutnya akan memicu resesi ekonomi berikutnya. Dia mengidentifikasi penyebab utamanya sebagai keruntuhan tak terhindarkan dari aset digital spekulatif dengan pasokan token yang tidak terbatas—kategori yang tampaknya dia tempatkan banyak cryptocurrency saat ini.
Pergerakan Harga Bitcoin Saat Ini dan Konteks Historis
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di dekat $90.69K, mencerminkan penarikan signifikan dari rekor tertinggi $126.08K yang dicatat pada bulan Oktober. Penurunan sekitar 28% dari level puncak ini telah menguji kepercayaan investor di tengah volatilitas pasar yang lebih luas. Cryptocurrency ini tetap sangat sensitif terhadap perkembangan makroekonomi, sinyal regulasi, dan perubahan dalam selera risiko investor.
Menganalisis Teori Siklus
Tesis inti dari strategis ini berputar di sekitar siklus pasar dan pengenalan pola. Dia menyarankan bahwa setelah Bitcoin mencapai dan melewati batas psikologis $100.000, hal ini dapat memicu retracement siklikal yang akhirnya menurunkan harga ke $10.000—sebuah level yang akan mewakili reset besar dari valuasi saat ini. Kerangka ini mencerminkan pandangan jangka panjang tentang dinamika pasar cryptocurrency dan hubungan antara pembentukan puncak spekulatif dan fase koreksi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Analis Senior Memprediksi Potensi Keruntuhan Bitcoin 88% ke Target $10.000
Strategi komoditas Bloomberg Intelligence baru-baru ini menawarkan ramalan yang mencolok untuk lintasan Bitcoin, menyarankan bahwa mata uang kripto unggulan ini bisa mengalami koreksi dramatis sebesar 88% yang akan menurunkannya ke level $10.000 pada tahun 2026. Analis ini membagikan perspektif ini di LinkedIn, menguraikan skenario spesifik di mana lonjakan Bitcoin melewati $100.000 dapat memicu pembalikan tajam dalam siklus pasar saat ini.
Latar Belakang Ekonomi di Balik Prediksi $10.000
Strategis ini mengaitkan potensi penurunan ini dengan apa yang dia gambarkan sebagai fase “deflasi pasca-inflasi” dalam siklus ekonomi. Menurut analisisnya, lingkungan ini kemungkinan akan memicu periode kerusakan kekayaan, yang selanjutnya akan memicu resesi ekonomi berikutnya. Dia mengidentifikasi penyebab utamanya sebagai keruntuhan tak terhindarkan dari aset digital spekulatif dengan pasokan token yang tidak terbatas—kategori yang tampaknya dia tempatkan banyak cryptocurrency saat ini.
Pergerakan Harga Bitcoin Saat Ini dan Konteks Historis
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di dekat $90.69K, mencerminkan penarikan signifikan dari rekor tertinggi $126.08K yang dicatat pada bulan Oktober. Penurunan sekitar 28% dari level puncak ini telah menguji kepercayaan investor di tengah volatilitas pasar yang lebih luas. Cryptocurrency ini tetap sangat sensitif terhadap perkembangan makroekonomi, sinyal regulasi, dan perubahan dalam selera risiko investor.
Menganalisis Teori Siklus
Tesis inti dari strategis ini berputar di sekitar siklus pasar dan pengenalan pola. Dia menyarankan bahwa setelah Bitcoin mencapai dan melewati batas psikologis $100.000, hal ini dapat memicu retracement siklikal yang akhirnya menurunkan harga ke $10.000—sebuah level yang akan mewakili reset besar dari valuasi saat ini. Kerangka ini mencerminkan pandangan jangka panjang tentang dinamika pasar cryptocurrency dan hubungan antara pembentukan puncak spekulatif dan fase koreksi.