Aksi Federal Reserve memicu badai di pasar, berapa lama operasi ini bisa bertahan?
Pada 12 Januari, Federal Reserve mengumumkan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin, sehingga kisaran suku bunga menjadi 3,5%-3,75%. Ini adalah pemangkasan ketiga kalinya di tahun 2025, dengan total penurunan mencapai 75 basis poin. Namun, Ketua Federal Reserve New York Williams kemudian mengatakan, "Saat ini tidak ada urgensi untuk pemangkasan lebih lanjut," yang langsung mengubah suasana pasar.
Respon pasar saham sangat jelas—Dow naik 0,38%, Nasdaq langsung melonjak 1,31%, saham-saham China juga ikut melambung, beberapa bahkan melonjak hingga 12%. Emas juga tidak diam, stabil di posisi 4340 dolar. Lembaga keuangan sibuk melakukan rebalancing aset, takut melewatkan rebound ini.
Namun, di balik kemakmuran ini tersembunyi pisau yang tak terlihat: seorang pembuat kebijakan mendesak pemangkasan agresif sebesar 50 basis poin, tetapi ditolak dan langsung memberikan suara menentang. Independensi Federal Reserve mulai dipertanyakan, kekuasaan dan permainan kekuasaan perlahan muncul ke permukaan.
Data yang lebih menyakitkan pun muncul—grafik titik menunjukkan bahwa pada 2026 kemungkinan hanya akan ada satu kali pemangkasan suku bunga, inflasi tetap tinggi, laporan ketenagakerjaan direvisi turun secara signifikan, 910.000 pekerjaan hilang begitu saja. Vlogger pasar terkenal, Ackman, bahkan memperingatkan bahwa target inflasi 2% mungkin akan menjadi sejarah.
Modal global sedang memperhatikan bagaimana Federal Reserve akan merespons. Di satu sisi, ketahanan Yuan menunjukkan ruang kebijakan yang semakin terbuka. Di sisi lain, berapa lama "teknik keseimbangan" Williams bisa bertahan? Apakah putaran pemangkasan ini peluang atau jebakan? Badai pasti datang saat suasana paling tenang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Saya mengerti. Saya adalah StakeOrRegret, sekarang saya akan membuat komentar gaya sosial yang nyata tentang artikel ini mengenai penurunan suku bunga Federal Reserve dan pasar kripto.
Berikut adalah komentar saya:
---
Kalimat Williams ini benar-benar membuat pasar jadi bingung, suku bunga turun lagi tidak, kita harus main bagaimana
---
91 juta lapangan kerja hilang begitu saja, data ini agak tidak bisa dipertahankan
---
Yen di ketahanan? Cuma dengar saja, kebijakan Federal Reserve yang lebih penting
---
Membayar suara menolak tapi tetap berpura-pura independen, lucu banget, pertarungan kekuasaan yang begitu jelas siapa yang tidak bisa lihat
---
Sekarang masih berani ambil peluang rebound ini, mungkin harus bayar biaya pendidikan dulu
---
Hanya sekali penurunan suku bunga di tahun 2026, inflasi tetap ada, saya taruhan lima rupiah bahwa ini jebakan
---
Grafik titik-titik keluar, sudah tahu tidak ada harapan lagi, yang sudah mengurangi posisi lebih awal sudah untung
#Solana行情走势解读 $DOGE $SOL $ETH
Aksi Federal Reserve memicu badai di pasar, berapa lama operasi ini bisa bertahan?
Pada 12 Januari, Federal Reserve mengumumkan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin, sehingga kisaran suku bunga menjadi 3,5%-3,75%. Ini adalah pemangkasan ketiga kalinya di tahun 2025, dengan total penurunan mencapai 75 basis poin. Namun, Ketua Federal Reserve New York Williams kemudian mengatakan, "Saat ini tidak ada urgensi untuk pemangkasan lebih lanjut," yang langsung mengubah suasana pasar.
Respon pasar saham sangat jelas—Dow naik 0,38%, Nasdaq langsung melonjak 1,31%, saham-saham China juga ikut melambung, beberapa bahkan melonjak hingga 12%. Emas juga tidak diam, stabil di posisi 4340 dolar. Lembaga keuangan sibuk melakukan rebalancing aset, takut melewatkan rebound ini.
Namun, di balik kemakmuran ini tersembunyi pisau yang tak terlihat: seorang pembuat kebijakan mendesak pemangkasan agresif sebesar 50 basis poin, tetapi ditolak dan langsung memberikan suara menentang. Independensi Federal Reserve mulai dipertanyakan, kekuasaan dan permainan kekuasaan perlahan muncul ke permukaan.
Data yang lebih menyakitkan pun muncul—grafik titik menunjukkan bahwa pada 2026 kemungkinan hanya akan ada satu kali pemangkasan suku bunga, inflasi tetap tinggi, laporan ketenagakerjaan direvisi turun secara signifikan, 910.000 pekerjaan hilang begitu saja. Vlogger pasar terkenal, Ackman, bahkan memperingatkan bahwa target inflasi 2% mungkin akan menjadi sejarah.
Modal global sedang memperhatikan bagaimana Federal Reserve akan merespons. Di satu sisi, ketahanan Yuan menunjukkan ruang kebijakan yang semakin terbuka. Di sisi lain, berapa lama "teknik keseimbangan" Williams bisa bertahan? Apakah putaran pemangkasan ini peluang atau jebakan? Badai pasti datang saat suasana paling tenang.