Kembali di tahun 2000-an, mengklaim nama pengguna di platform sosial baru adalah satu-satunya aset yang benar-benar bisa disebut milik kaum milenial. Anda akan mengklaim terlebih dahulu sebelum orang lain, dan boom—itu milik Anda. Sekarang, di era Web3, keinginan yang sama untuk kepemilikan telah berkembang. Alih-alih mengejar nama pengguna di platform terpusat yang bisa hilang besok, orang-orang sebenarnya sedang memperoleh aset digital dengan nilai dan kendali nyata. Ini adalah langkah alami berikutnya bagi generasi yang belajar sejak dini: jika Anda tidak benar-benar memilikinya, itu tidak benar-benar milik Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropHunter
· 7jam yang lalu
Benar-benar, dari berebut nama pengguna hingga berebut NFT, generasi kita ini tidak mau lagi dipotong
Web3 adalah membuat semua orang akhirnya memahami satu kebenaran: barang milik sendiri adalah milik sendiri
Alamat kontrak bisa dilihat, jauh lebih dapat diandalkan daripada janji platform
Dulu saat platform menghapus akun, semuanya hilang, sekarang barang di dompet tidak bisa hilang, tenang
Lihat AsliBalas0
AirdropHunter007
· 10jam yang lalu
Baiklah, akhirnya ada yang mengatakannya, sistem platform terpusat benar-benar sudah usang
Lihat AsliBalas0
DAOdreamer
· 10jam yang lalu
Namun pada akhirnya tetap saja logika itu, kepemilikan sejati lah yang menjadi kunci utama
Lihat AsliBalas0
rekt_but_not_broke
· 10jam yang lalu
ngl kalimat ini menyentuh saya, dulu saat berebut username benar-benar seperti bermain game bertahan hidup haha
Lihat AsliBalas0
SurvivorshipBias
· 10jam yang lalu
ngl, dari rebutan nama pengguna hingga rebutan NFT, pada dasarnya tetap saja kekhawatiran tentang kepemilikan yang sama, hanya saja memakai topeng yang berbeda
Kembali di tahun 2000-an, mengklaim nama pengguna di platform sosial baru adalah satu-satunya aset yang benar-benar bisa disebut milik kaum milenial. Anda akan mengklaim terlebih dahulu sebelum orang lain, dan boom—itu milik Anda. Sekarang, di era Web3, keinginan yang sama untuk kepemilikan telah berkembang. Alih-alih mengejar nama pengguna di platform terpusat yang bisa hilang besok, orang-orang sebenarnya sedang memperoleh aset digital dengan nilai dan kendali nyata. Ini adalah langkah alami berikutnya bagi generasi yang belajar sejak dini: jika Anda tidak benar-benar memilikinya, itu tidak benar-benar milik Anda.