Ketika robot bergerak dan AI berpikir, siapa yang menjalin koneksi tersebut? Kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan tetap nyata. Sebuah proyek robotik unggulan baru saja meraih tempat ketiga dalam Penghargaan Robotika & AI Fisik 2025, dengan bertaruh sepenuhnya pada lapisan koordinasi—pada dasarnya membangun sistem operasi sumber terbuka untuk mesin otonom. Penawaran tersebut terdengar bersih: AI menangani strategi dengan brilian, tetapi pelaksanaan robot masih tertinggal. Menjembatani jurang itu adalah misi mereka. Koordinasi robot-ke-robot yang mulus bukan sekadar hype; ini adalah perbatasan berikutnya di mana perangkat keras akhirnya mengejar kecerdasan silikon.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
6 Suka
Hadiah
6
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
WhaleMistaker
· 01-05 09:53
嗯这思路其实不错,就是感觉开源系统这块还是太理想化了
Balas0
AirdropHunterXiao
· 01-05 09:53
Benar sekali, gap antara planning dan execution memang merupakan masalah besar yang sulit dipecahkan
Lihat AsliBalas0
LuckyBearDrawer
· 01-05 09:53
Hmm... Singkatnya, AI berpikir cukup baik, tapi robot tidak bisa menjalankan, masalah lama.
Lihat AsliBalas0
RugDocScientist
· 01-05 09:51
OS sumber terbuka untuk robot? Ide ini cukup menarik, tapi tergantung bagaimana implementasinya pada akhirnya.
Lihat AsliBalas0
AirdropHunterKing
· 01-05 09:44
Bro, ini cuma masalah "jembatan lintas rantai" di blockchain yang dikemas ulang? AI berpikir dengan baik, mesin tidak bisa melakukannya, lapisan koordinasi di tengah itulah yang benar-benar berharga. Sistem sumber terbuka, protokol terbuka... Saya mencium aroma airdrop.
Ketika robot bergerak dan AI berpikir, siapa yang menjalin koneksi tersebut? Kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan tetap nyata. Sebuah proyek robotik unggulan baru saja meraih tempat ketiga dalam Penghargaan Robotika & AI Fisik 2025, dengan bertaruh sepenuhnya pada lapisan koordinasi—pada dasarnya membangun sistem operasi sumber terbuka untuk mesin otonom. Penawaran tersebut terdengar bersih: AI menangani strategi dengan brilian, tetapi pelaksanaan robot masih tertinggal. Menjembatani jurang itu adalah misi mereka. Koordinasi robot-ke-robot yang mulus bukan sekadar hype; ini adalah perbatasan berikutnya di mana perangkat keras akhirnya mengejar kecerdasan silikon.