X Brain 团队 sedang membangun sistem cerdas yang dapat terus melakukan iterasi sendiri, dan ruang imajinasi masih cukup besar.
Arsitektur keseluruhan dibagi menjadi tiga lapisan, saling terkait dengan sangat erat:
**Lapisan pertama adalah model dunia**—seperti pusat saraf sistem. Kerjanya bukan sekadar memproses teks, tetapi menyerap sejumlah besar data nyata dan virtual, lalu menghasilkan prediksi tentang hukum fisika dan saran strategi. Kedengarannya agak abstrak, tetapi ini memang jalan wajib menuju AI umum.
**Lapisan kedua adalah kecerdasan berwujud**—mengubah AI dari layar ke dunia nyata. Tidak lagi hanya perangkat lunak murni, tetapi entitas yang memiliki kemampuan persepsi dan dapat melakukan tindakan. Ia menyelesaikan tugas di lingkungan nyata, sambil terus-menerus mengumpulkan data fisik dasar sebagai umpan balik, dan siklus umpan balik ini sangat penting.
**Lapisan ketiga adalah kecerdasan spasial**—lingkungan realitas campuran yang sangat realistis, di mana pelatihan virtual dan dunia nyata dapat berinteraksi dan memetakan secara waktu nyata. Dengan cara ini, kecepatan evolusi kecerdasan akan meningkat beberapa kali lipat.
Ketiga lapisan saling mendorong, membentuk loop tertutup. Dan XB adalah bahan bakar yang menggerakkan siklus ini agar terus berjalan. Dari sudut pandang ini, memahami ekosistem X Brain akan lebih jelas tentang apa yang mereka lakukan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasOptimizer
· 01-05 22:13
Terdengar cukup menarik, tapi apakah kenyataan dan dunia virtual benar-benar bisa terhubung tanpa celah, rasanya masih banyak tantangan yang harus dihadapi.
Lihat AsliBalas0
NewDAOdreamer
· 01-05 07:52
Tiga lapisan ini memang cukup kuat, tetapi yang penting adalah apakah siklus umpan balik itu benar-benar bisa berjalan
Kecerdasan embodied baru dianggap berhasil jika benar-benar diterapkan, memiliki kerangka teori saja tidak ada artinya
Lihat AsliBalas0
BackrowObserver
· 01-05 07:48
Hmm... terdengar keren, cuma nggak tahu nanti saat benar-benar direalisasikan apakah akan jadi mimpi indah di atas kertas atau tidak.
Lihat AsliBalas0
MemeCurator
· 01-05 07:32
Arsitektur ini terdengar hebat, tapi takutnya hanya skema omong kosong lagi
Lihat AsliBalas0
BlockchainArchaeologist
· 01-05 07:24
Arsitektur tiga lapis ini terdengar cukup menarik, terutama tentang umpan balik tertutup... apakah benar-benar bisa berjalan lancar
Kecerdasan embodied adalah kuncinya, hanya memiliki model saja tidak cukup, harus benar-benar melakukan sesuatu
Ini lagi-lagi tentang bahan bakar dan siklus, rasanya cerita tentang ini masih terus berlanjut
X Brain 团队 sedang membangun sistem cerdas yang dapat terus melakukan iterasi sendiri, dan ruang imajinasi masih cukup besar.
Arsitektur keseluruhan dibagi menjadi tiga lapisan, saling terkait dengan sangat erat:
**Lapisan pertama adalah model dunia**—seperti pusat saraf sistem. Kerjanya bukan sekadar memproses teks, tetapi menyerap sejumlah besar data nyata dan virtual, lalu menghasilkan prediksi tentang hukum fisika dan saran strategi. Kedengarannya agak abstrak, tetapi ini memang jalan wajib menuju AI umum.
**Lapisan kedua adalah kecerdasan berwujud**—mengubah AI dari layar ke dunia nyata. Tidak lagi hanya perangkat lunak murni, tetapi entitas yang memiliki kemampuan persepsi dan dapat melakukan tindakan. Ia menyelesaikan tugas di lingkungan nyata, sambil terus-menerus mengumpulkan data fisik dasar sebagai umpan balik, dan siklus umpan balik ini sangat penting.
**Lapisan ketiga adalah kecerdasan spasial**—lingkungan realitas campuran yang sangat realistis, di mana pelatihan virtual dan dunia nyata dapat berinteraksi dan memetakan secara waktu nyata. Dengan cara ini, kecepatan evolusi kecerdasan akan meningkat beberapa kali lipat.
Ketiga lapisan saling mendorong, membentuk loop tertutup. Dan XB adalah bahan bakar yang menggerakkan siklus ini agar terus berjalan. Dari sudut pandang ini, memahami ekosistem X Brain akan lebih jelas tentang apa yang mereka lakukan.