Dalam pasar cryptocurrency yang berubah dengan cepat, apakah Anda pernah mengalami situasi seperti ini: saat melakukan order, layar menampilkan satu harga, tetapi setelah transaksi selesai, harga sebenarnya berbeda dari yang ditampilkan? Perbedaan antara harga yang diharapkan dan harga transaksi aktual ini disebut “slippage”. Artikel ini akan membahas secara mendalam penyebab, jenis, metode perhitungan slippage, dan fokus pada strategi praktis untuk mengelola slippage secara efektif di platform seperti Gate.
Apa sebenarnya itu slippage?
Secara sederhana, slippage adalah selisih antara harga yang Anda harapkan saat melakukan order dan harga saat order tersebut dieksekusi secara nyata. Fenomena ini tidak selalu bersifat negatif; tergantung pada pergerakan pasar, bisa menguntungkan atau merugikan trader.
Slippage terutama terbagi menjadi dua jenis:
Slippage positif: Order dieksekusi pada harga yang lebih baik dari yang diharapkan. Misalnya, saat membeli, harga transaksi lebih rendah dari harga penawaran, atau saat menjual, harga transaksi lebih tinggi dari harga penawaran.
Slippage negatif: Order dieksekusi pada harga yang lebih buruk dari yang diharapkan. Ini adalah situasi yang biasanya ingin dihindari trader, seperti biaya beli lebih tinggi dari perkiraan atau pendapatan jual lebih rendah dari yang diharapkan.
Terjadinya slippage merupakan hasil alami dari interaksi antara likuiditas pasar, ukuran order, dan volatilitas, dan umum ditemukan di pasar keuangan tradisional maupun pasar cryptocurrency.
Mengapa slippage terjadi? Tiga penyebab utama
Memahami penyebab terjadinya slippage adalah langkah pertama untuk mengendalikannya. Penyebab utamanya meliputi:
Volatilitas pasar: Cryptocurrency terkenal dengan volatilitas tinggi. Harga dapat berubah secara drastis dalam milidetik saat order Anda dikirim ke mesin pencocokan, terutama selama rilis berita penting atau peristiwa pasar besar.
Kedalaman likuiditas yang kurang: “Likuiditas” mengacu pada kemampuan pasar menyerap order pada tingkat harga tertentu. Untuk pasangan trading dengan volume kecil atau yang kurang populer (seperti beberapa altcoin baru listing), kedalaman buku order relatif dangkal. Satu order besar dapat “mengambil” semua penawaran terbaik saat ini, menyebabkan bagian berikutnya dieksekusi pada harga yang lebih buruk.
Jenis dan ukuran order: Menggunakan “market order” akan langsung dieksekusi pada harga terbaik yang tersedia di pasar saat itu, tetapi dalam pasar yang volatil atau dengan likuiditas rendah, ini sangat rentan terhadap slippage. Sebaliknya, “limit order” memungkinkan Anda menetapkan harga beli tertinggi atau harga jual terendah yang dapat diterima, sehingga dapat mengunci harga dan menghindari slippage negatif, tetapi ada risiko order tidak terisi sepenuhnya.
Perbedaan slippage di platform terpusat dan terdesentralisasi
Slippage menunjukkan performa yang berbeda tergantung jenis platform trading:
Di bursa terpusat seperti Gate: slippage terutama dipengaruhi oleh kedalaman likuiditas buku order. Gate mengakumulasi berbagai sumber likuiditas, menyediakan buku order yang dalam untuk koin utama, membantu menjaga slippage tetap rendah. Trader dapat mengelola risiko secara aktif dengan menggunakan limit order dan memantau kedalaman buku order.
Di bursa terdesentralisasi: slippage berkaitan langsung dengan ukuran dan komposisi pool likuiditas. Saat melakukan pertukaran besar, proporsi aset dalam pool akan berubah secara signifikan, menyebabkan pergeseran harga mengikuti kurva produk konstan. Pengguna biasanya perlu mengatur “toleransi slippage” secara manual saat melakukan transaksi.
Panduan praktis—cara menghitung dan mengurangi slippage
Rumus perhitungan slippage
Anda dapat mengkuantifikasi pengaruh slippage dengan rumus sederhana:
Persentase slippage = [(Harga transaksi aktual - Harga yang diharapkan) / Harga yang diharapkan] * 100%
Misalnya, Anda berencana membeli 1 BTC dengan harga 50.000 USDT, tetapi harga rata-rata transaksi akhir adalah 50.500 USDT. Maka slippage negatif adalah: [(50.500 - 50.000) / 50.000] * 100% = 1,0%.
Strategi efektif mengurangi slippage di platform Gate
Manfaatkan limit order: ini adalah alat paling langsung untuk mengendalikan harga eksekusi. Saat pasar bergerak cepat, hindari penggunaan market order.
Perhatikan kedalaman pasar: sebelum melakukan order, periksa grafik kedalaman buku order pasangan trading tersebut. Semakin dalam, dampak terhadap harga dari transaksi besar akan semakin kecil.
Pecah order besar: untuk transaksi besar, pertimbangkan membaginya menjadi beberapa order kecil yang dieksekusi secara bertahap, guna mengurangi dampak mendadak terhadap pasar.
Pilih pasangan dan waktu trading dengan likuiditas tinggi: lakukan transaksi saat volume aktif (biasanya selama jam perdagangan utama global) dan prioritaskan pasangan seperti BTC/USDT, ETH/USDT yang memiliki likuiditas tinggi.
Manfaatkan fitur order tingkat lanjut di Gate: eksplorasi fitur seperti “Iceberg Order”, “Time-Weighted Average Price (TWAP)” dan lainnya, yang dirancang untuk meminimalkan dampak pasar dari order besar.
Analisis berdasarkan data pasar—contoh dari data Gate
Hingga 5 Januari 2026, data dari Gate menunjukkan bahwa harga Bitcoin berfluktuasi di kisaran 91.540 USDT hingga 92.529 USDT. Dalam kondisi harga dan pasar seperti ini, trader harus memperhatikan:
Aset dengan harga tinggi: nilai nominal transaksi besar, bahkan dengan slippage kecil (misalnya 0,5%), dapat mewakili jumlah yang cukup besar (sekitar 350 USDT). Ini menekankan pentingnya penggunaan limit order untuk mengelola biaya.
Korelasi volatilitas: saat mata uang utama mengalami tren cepat satu arah, likuiditas bisa sementara menjadi tipis di salah satu sisi buku order (pembeli atau penjual), meningkatkan risiko slippage saat menggunakan market order.
Peringatan altcoin: untuk altcoin dengan volume harian rendah, slippage bisa jauh lebih tinggi dibandingkan mata uang utama. Sebelum trading, pastikan untuk memeriksa kedalaman pasar dan volume transaksi 24 jam pasangan tersebut.
Slippage adalah konsep dasar yang harus dipahami oleh setiap investor yang ingin meningkatkan keahlian trading mereka. Slippage tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, tetapi dapat dikelola secara efektif melalui pengetahuan, alat, dan strategi. Dengan memahami prinsipnya dan memanfaatkan platform seperti Gate yang menyediakan kedalaman likuiditas dan fitur trading tingkat lanjut, Anda dapat secara signifikan mengurangi biaya transaksi yang tidak perlu dan menjalankan eksekusi yang lebih sesuai dengan strategi Anda. Dalam dunia cryptocurrency, penguasaan detail sering menjadi pembeda utama antara peserta biasa dan trader matang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apa itu slippage dalam cryptocurrency? Dampak dan praktiknya dalam perdagangan terpusat dan terdesentralisasi
Dalam pasar cryptocurrency yang berubah dengan cepat, apakah Anda pernah mengalami situasi seperti ini: saat melakukan order, layar menampilkan satu harga, tetapi setelah transaksi selesai, harga sebenarnya berbeda dari yang ditampilkan? Perbedaan antara harga yang diharapkan dan harga transaksi aktual ini disebut “slippage”. Artikel ini akan membahas secara mendalam penyebab, jenis, metode perhitungan slippage, dan fokus pada strategi praktis untuk mengelola slippage secara efektif di platform seperti Gate.
Apa sebenarnya itu slippage?
Secara sederhana, slippage adalah selisih antara harga yang Anda harapkan saat melakukan order dan harga saat order tersebut dieksekusi secara nyata. Fenomena ini tidak selalu bersifat negatif; tergantung pada pergerakan pasar, bisa menguntungkan atau merugikan trader.
Slippage terutama terbagi menjadi dua jenis:
Terjadinya slippage merupakan hasil alami dari interaksi antara likuiditas pasar, ukuran order, dan volatilitas, dan umum ditemukan di pasar keuangan tradisional maupun pasar cryptocurrency.
Mengapa slippage terjadi? Tiga penyebab utama
Memahami penyebab terjadinya slippage adalah langkah pertama untuk mengendalikannya. Penyebab utamanya meliputi:
Perbedaan slippage di platform terpusat dan terdesentralisasi
Slippage menunjukkan performa yang berbeda tergantung jenis platform trading:
Panduan praktis—cara menghitung dan mengurangi slippage
Anda dapat mengkuantifikasi pengaruh slippage dengan rumus sederhana:
Persentase slippage = [(Harga transaksi aktual - Harga yang diharapkan) / Harga yang diharapkan] * 100%
Misalnya, Anda berencana membeli 1 BTC dengan harga 50.000 USDT, tetapi harga rata-rata transaksi akhir adalah 50.500 USDT. Maka slippage negatif adalah: [(50.500 - 50.000) / 50.000] * 100% = 1,0%.
Analisis berdasarkan data pasar—contoh dari data Gate
Hingga 5 Januari 2026, data dari Gate menunjukkan bahwa harga Bitcoin berfluktuasi di kisaran 91.540 USDT hingga 92.529 USDT. Dalam kondisi harga dan pasar seperti ini, trader harus memperhatikan:
Slippage adalah konsep dasar yang harus dipahami oleh setiap investor yang ingin meningkatkan keahlian trading mereka. Slippage tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, tetapi dapat dikelola secara efektif melalui pengetahuan, alat, dan strategi. Dengan memahami prinsipnya dan memanfaatkan platform seperti Gate yang menyediakan kedalaman likuiditas dan fitur trading tingkat lanjut, Anda dapat secara signifikan mengurangi biaya transaksi yang tidak perlu dan menjalankan eksekusi yang lebih sesuai dengan strategi Anda. Dalam dunia cryptocurrency, penguasaan detail sering menjadi pembeda utama antara peserta biasa dan trader matang.