Anda tahu, kisah Michael Saylor sering diceritakan sebagai kisah sukses, tetapi sebenarnya ini adalah kisah tentang bagaimana seseorang mengalami kehancuran total dua kali dan bangkit kembali. Dan kebangkitan ketiganya tampaknya yang paling mengesankan.



Semua dimulai pada tahun 90-an, ketika Saylor bersama mitra-mitranya mendirikan MicroStrategy - sebuah perusahaan yang bergerak di analitik bisnis dan menyediakan perangkat lunak untuk analisis data bagi perusahaan besar. Di era dot-com, perusahaan ini melambung tinggi, dan kekayaannya mencapai sekitar 7 miliar dolar. Tampaknya semuanya berjalan lancar. Tetapi kemudian datang tahun 2000.

SEC menuduh MicroStrategy melakukan pelanggaran akuntansi, sahamnya jatuh, dan Saylor kehilangan hampir semua dalam semalam. Dua puluh tahun berikutnya dia habiskan untuk pemulihan - bukan melalui startup besar yang gemilang, tetapi melalui kerja keras dengan perusahaan itu sendiri. Itu adalah rehabilitasi yang panjang dan tenang.

Kemudian pada Agustus 2020, Michael Saylor melakukan langkah yang banyak di Wall Street sebut gila. MicroStrategy mengalokasikan 250 juta dolar dari cadangan perusahaan dan membeli bitcoin. Tidak sedikit - tetapi langsung dalam jumlah besar. Dan ini baru permulaan.

Dalam beberapa tahun berikutnya, Saylor tidak berhenti. Perusahaan mengumpulkan lebih dari 200 ribu BTC, menghabiskan miliaran dolar. Michael Saylor sendiri secara pribadi menginvestasikan ratusan juta dolar ke aset kripto. Logika di balik pendekatan agresif ini cukup sederhana, tetapi radikal.

Pertama, dia melihat bitcoin bukan sebagai mata uang atau aset spekulatif, tetapi sebagai emas digital - bentuk penyimpanan nilai yang paling langka dan terlindungi. Kedua, dalam kondisi inflasi dan penurunan nilai uang fiat, bitcoin dengan pasokan tetap 21 juta koin menjadi perlindungan nyata.

Bagian paling kontroversial dari strateginya adalah penggunaan utang untuk membeli lebih banyak BTC. MicroStrategy menerbitkan obligasi konversi dan meminjam uang. Logika Saylor: jika suku bunga utang lebih rendah dari potensi pengembalian bitcoin, ini menguntungkan. Risiko tinggi, tetapi imbalan juga tinggi.

Tapi yang terpenting adalah horizon waktunya. Michael Saylor tidak bermain dalam satu siklus bullish saja. Strateginya dirancang untuk generasi. Bitcoin, menurutnya, harus dibeli dan tidak pernah dijual. Keyakinan ini memungkinkannya untuk tenang menghadapi volatilitas, yang membuat investor biasa panik.

Apa hasil akhirnya? MicroStrategy berubah menjadi pemegang bitcoin korporat di mata investor - sahamnya sering bergerak seiring dengan harga BTC. Saylor kembali masuk ke jajaran miliarder, tetapi kali ini berkat aset kripto. Lebih dari itu, dia menjadi simbol bagaimana institusi besar mulai menerima bitcoin dengan serius.

Menurut data saat ini, BTC diperdagangkan sekitar 82,44K dengan kenaikan sekitar 2% dalam sehari. Posisi Michael Saylor dalam konteks ini tampak semakin menarik - dia bertaruh saat mayoritas skeptis tertawa.

Singkatnya, ini adalah kisah tentang bagaimana pengusaha teknologi, yang mengalami bencana, menemukan jalan baru menuju kekayaan melalui taruhan paling berani dalam hidupnya. Dan sejauh ini, perhitungannya terbukti benar.
BTC-0,17%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan