Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
##FedHoldsRateButDividesDeepen
Elon Musk Bayar $1,5 Juta Untuk Selesaikan Tuduhan SEC Terkait Kepemilikan Twitter
Pengusaha teknologi Elon Musk dilaporkan sepakat membayar $1,5 juta untuk menyelesaikan tuduhan dari U.S. Securities and Exchange Commission terkait kegagalannya mengungkapkan secara tepat waktu peningkatan kepemilikan saham di Twitter pada 2022.
Penyelesaian ini dilakukan tanpa adanya pengakuan kesalahan dari pihak Musk. SEC sebelumnya menilai bahwa keterlambatan pengungkapan kepemilikan saham tersebut berpotensi mempengaruhi transparansi pasar dan informasi yang diterima investor.
Kasus ini berawal dari akumulasi saham Twitter oleh Musk sebelum akhirnya mengumumkan kepemilikan besar yang kemudian berujung pada proses akuisisi perusahaan tersebut. Aturan di Amerika Serikat mengharuskan investor untuk melaporkan kepemilikan saham di atas ambang batas tertentu dalam jangka waktu yang ditentukan.
SEC menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan pelaporan sangat penting untuk menjaga integritas pasar modal. Sementara itu, penyelesaian di luar pengadilan seperti ini menjadi praktik umum dalam kasus regulasi tanpa harus melalui proses litigasi panjang.
Perkembangan ini kembali menyoroti pentingnya transparansi dalam aktivitas investasi skala besar, terutama yang melibatkan tokoh publik dan perusahaan teknologi besar.