Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ini adalah konten menarik yang baru-baru ini dibahas di komunitas kripto. Pembahasannya tentang risiko geopolitik yang dapat mempengaruhi pasar keuangan secara serius. Jika Selat Hormuz ditutup, itu akan menjadi kejutan bagi seluruh ekonomi global.
Anda tahu, sekitar seperlima dari semua pasokan minyak dunia melewati selat ini. Ini bukan hanya titik strategis, ini adalah arteri perdagangan dunia. Bahkan penutupan jangka pendek akan menyebabkan lonjakan harga energi, dan penutupan jangka panjang bisa memicu kejutan inflasi yang nyata.
Apa artinya ini bagi pasar? Bank sentral akan terjebak dalam situasi sulit. Mereka tidak bisa bereaksi begitu saja, karena inflasi yang disebabkan oleh kejutan seperti ini adalah tingkat yang benar-benar berbeda. Aset berisiko akan mengalami penilaian ulang, saham akan terdampak terlebih dahulu, terutama surat berharga dengan leverage tinggi. Leverage di pasar bisa menjadi masalah serius.
Tapi yang terpenting — ini tidak berarti keruntuhan instan. Lebih tepatnya, ini tentang peningkatan volatilitas dan perlunya menempatkan posisi dengan benar. Inti dari masalah ini adalah durasi penutupan. Jika hanya beberapa hari, akan ada lonjakan dan koreksi. Jika berbulan-bulan, kita berbicara tentang kerusakan ekonomi yang serius dan risiko resesi.
Dalam situasi seperti ini, hal utama adalah likuiditas dan kepala dingin. Jangan panik dan buat keputusan emosional. Lebih baik menunggu pergerakan pasar yang dipaksakan, karena justru di saat-saat seperti ini muncul peluang nyata untuk masuk secara strategis. Ini adalah konten yang patut dipertimbangkan jika Anda serius dalam mengelola portofolio.