Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru aja lihat data penambang lagi dalam tekanan serius. Bitcoin masih stuck di area 73K-74K, padahal laporan biaya produksi menunjukkan average cost untuk mining satu BTC sekitar 87 ribu dolar. Jadi basically para penambang lagi rugi 15-20% per coin yang mereka hasilkan. Situasi kayak gini udah pernah terjadi di 2019 dan 2022, dan historisnya selalu jadi signal bearish yang cukup serius.
Yang menarik adalah hashrate sempat turun 20% dari peak Oktober yang mencapai 1.1 ZH/s pas penambang-penambang inefficient dipaksa shutdown. Tapi baru-baru ini recovery sedikit ke level 913 EH/s, menunjukkan ada yang masih bertahan meski kondisi tight. Laporan biaya produksi terbaru juga highlight bahwa banyak miner masih unprofitable di harga current, jadi mereka terpaksa jual hodling mereka buat cover operational cost sama bayar debt.
Yang jadi pertanyaan adalah, sama kayak cycle sebelumnya, berapa lama sampai price recovery balik ke level biaya produksi? Laporan biaya produksi ini biasanya jadi leading indicator kalau bottom udah deket. Kalau pattern 2019 dan 2022 berulang, mungkin ini jadi accumulation phase untuk yang punya guts. Tapi ya, tekanan di sektor mining masih real banget buat sekarang.