Merek tidak muncul secara langsung, hanya meninggalkan komentar... Perusahaan Lis Pendoroji meluncurkan platform respons sosial AI "Lis Pendord"

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Manajemen komentar media sosial perusahaan Respondology merilis platform berbasis kecerdasan buatan bernama “Respond”, yang dapat mewakili merek dalam membalas komentar. Inti dari platform ini adalah melampaui balasan otomatis sederhana, dengan mempelajari gaya bahasa masing-masing merek, AI mampu mengklasifikasikan niat komentar dan merespons secara alami.

Respondology menyatakan bahwa cakupan bisnisnya meliputi X, TikTok, Instagram hingga ruang komentar produk yang sering diabaikan oleh perusahaan. Menurut perusahaan, lebih dari 97% komentar pengguna tidak mendapatkan balasan. Dijelaskan bahwa ini bukan karena merek kurang perhatian, melainkan karena balasan komentar masih bergantung pada manusia, sehingga tidak mampu mengikuti kecepatan penanganan.

“Komentar Tanpa Balasan” adalah Risiko Merek

Data internal Respondology menunjukkan pentingnya pengelolaan komentar dalam bentuk angka. Data menunjukkan bahwa sekitar 68% pembeli membaca komentar sebelum membeli. Selain itu, di antara pengguna yang menyaksikan komentar tanpa balasan atau “berbahaya” yang diabaikan, sekitar 47% menganggapnya sebagai ketidakpedulian dari merek. Ini berarti semakin longgar pengelolaan komentar, semakin besar kemungkinan reputasi merek akan terganggu.

Faktanya, banyak merek yang meningkatkan kehadiran mereka di media sosial melalui interaksi komentar. Contohnya adalah Wendy’s dan Taco Bell yang memicu topik melalui tanya jawab yang cerdas. Namun, perusahaan menegaskan bahwa tidak semua merek perlu menggunakan bahasa “trendi”, yang penting adalah partisipasi tepat waktu dalam interaksi dengan pelanggan.

AI Agen yang Belajar Gaya Bahasa Merek

Respond menggunakan AI agen yang telah mempelajari nada dan gaya ekspresi merek untuk mengklasifikasikan dan mengelola komentar dari berbagai platform secara seragam. Mekanismenya adalah terlebih dahulu membedakan sifat komentar—seperti konsultasi pembelian, reaksi penggemar, umpan balik, permintaan dukungan pelanggan—kemudian menyediakan atau menulis balasan yang sesuai. Perusahaan menyebutnya sebagai AI yang “beroperasi seperti magang”.

Respondology menekankan bahwa fokusnya adalah menghindari balasan “robot obrolan” yang mekanistis. Perusahaan menilai bahwa banyak sistem otomatis menghasilkan kalimat kaku khas AI generatif, yang mudah dikenali dan menimbulkan ketidaksukaan pengguna. Ketika pengguna media sosial semakin waspada terhadap balasan otomatis dari akun merek, ketidakpercayaan terhadap AI atau robot yang menggantikan manusia juga menyebar.

Setelah Mendapat Investasi 5 Juta Dolar, Beralih dari “Monitoring” ke “Balasan”

Respondology mendapatkan investasi sebesar 5 juta dolar AS (sekitar 736,75 miliar won Korea) untuk mendukung pengelolaan penyaringan komentar dan pembangunan citra media sosial hingga pertengahan 2025. Peluncuran Respond ini dapat diartikan sebagai langkah lanjutan dari bisnis pengawasan dan kecerdasan sebelumnya, bertujuan membantu merek menguasai kendali informasi secara nyata.

Perusahaan menjelaskan bahwa tujuan Respond bukan sekadar otomatisasi, melainkan agar merek dapat memahami emosi pengguna dan secara aktif menanggapi spam bahkan di tengah volume komentar yang besar, tanpa terlihat seperti “produk output algoritma” lainnya. Dalam konteks semakin banyaknya titik kontak konsumen di media sosial yang beralih ke komentar dan ulasan, pasar balasan komentar berbasis AI kemungkinan besar akan berkembang secara bersamaan.

Catatan TP AI: Menggunakan model bahasa berbasis TokenPost.ai untuk merangkum artikel ini. Isi utama mungkin telah disingkat atau berbeda dari fakta.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan