Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Minggu ini Bitcoin sepertinya sedang berjuang melawan penguatan dolar. Harga masih bertahan di zona $75.000-$80.000 setelah penurunan tajam akhir pekan lalu, tapi momentum pemulihan terasa terhambat. Yang jadi perhatian saya adalah indeks dolar (DXY) yang tiba-tiba bangkit, naik 1,5% menjadi 97,60 dalam dua hari terakhir—ini adalah kenaikan terkuat dalam 9 bulan. Ketika dolar menguat, aset yang dinominasikan dalam USD seperti Bitcoin dan emas biasanya tertekan karena biaya peluang meningkat.
Kenapa dolar tiba-tiba kuat lagi? Pasar sepertinya khawatir tentang siapa yang akan memimpin Federal Reserve ke depan. Kevin Warsh, calon ketua Fed dari Trump, punya reputasi sebagai "policy hawk" dari masa jabatannya 2006-2011, jadi investor mulai pricing in kemungkinan pemotongan suku bunga yang lebih lambat. Ini berbeda dengan ekspektasi sebelumnya. Ditambah laporan tenaga kerja (nonfarm payrolls) yang akan dirilis—jika data pekerjaan kuat, itu bisa memberi dolar momentum lebih jauh.
Beberapa trader berharap gap futures di CME bisa memicu bounce di atas $80.000, tapi kalau dolar terus menguat, Bitcoin akan terus mendapat tekanan. Sementara itu, ada juga drama di sektor DeFi—Justin Sun tiba-tiba putus hubungan dengan World Liberty Financial, mengatakan proyeknya memperlakukan pengguna seperti ATM pribadi. Tapi itu cerita lain. Yang penting sekarang adalah apakah Bitcoin bisa menembus resistance atau terus terperangkap dalam range ini.