Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#我的建议经验分享
Topik ini sangat menyentuh hati saya. Jika ada satu “momen” yang benar-benar membuat saya memahami pasar, itu adalah saat pagi setelah margin call—saya menatap layar, tiba-tiba menyadari: pasar tidak peduli apa yang kamu pikirkan, yang penting adalah apa yang kamu lakukan.
Tentang tiga prinsip itu, jawaban saya adalah:
1. Prinsip yang tidak pernah dilanggar lagi: Selalu tetapkan stop loss
Dulu saya menganggap stop loss sebagai “memotong kerugian,” kemudian saya mengerti bahwa stop loss adalah “asuransi.” Jika order yang mengalami margin call itu dipasang stop loss 5%, kerugiannya tidak lebih dari 500U, tetapi karena merasa “bisa tahan dan kembali,” akhirnya rugi 20k U. Sekarang prinsip saya: sebelum masuk posisi, tentukan dulu level stop loss, jika tidak tercapai jangan buka posisi.
2. Order yang paling “menyakitkan hati”
Tahun lalu sebelum pasar 312, saya memegang penuh sebuah koin tiruan, biaya 0.8U, naik ke 1.2U dan tidak keluar, merasa bisa ke 2U. Hasilnya pasar anjlok, saya potong kerugian di 0.4U. Rugi 60%, tetapi saya mendapatkan satu pemahaman: jangan jatuh cinta dengan pasar, jangan menikahi posisi. Sekarang saya trading jangka pendek, ambil keuntungan dan stop loss sesuai rencana, tidak lagi “lihat-lihat dulu.”
3. Untuk diri saya di hari pertama masuk industri
· Hanya gunakan 10% modal untuk trading, jika rugi habis jangan tambah modal
· Belajar untuk tidak memegang posisi, 80% waktu sebenarnya harus tidak melakukan apa-apa
· Jangan percaya pada “password kekayaan” dari KOL mana pun, belajar sendiri membaca grafik dan aliran dana
· Anggap trading sebagai permainan probabilitas, tidak mengejar kemenangan setiap order, tetapi mengejar lebih banyak keuntungan saat profit daripada saat rugi
Trading benar-benar adalah latihan spiritual, melatih melepaskan keterikatan dan disiplin. Semoga kita semua bisa mengurangi biaya pendidikan.