Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya memperhatikan paradoks yang menarik: negara dengan mata uang termahal dan warga negara dengan paspor terkuat — ini bukanlah tempat yang sama. Sungguh mengejutkan!
Mari kita mulai dari mata uang. Jika melihat yang paling mahal di dunia, negara-negara Arab mendominasi. Dinar Kuwait menduduki posisi pertama, diikuti oleh rial Bahrain dan rial Oman. Menariknya, poundsterling Inggris dan franc Swiss juga masuk dalam daftar teratas — ini menunjukkan stabilitas historis dan kepercayaan terhadap ekonomi-ekonomi tersebut. Euro dan dolar AS tentu terkenal di mana-mana, tetapi dari segi nilai per unit mata uang, mereka tidak berada di puncak.
Namun, untuk paspor, ceritanya berbeda sama sekali. Negara-negara terdepan adalah Singapura, Korea Selatan, dan Jepang — warga mereka dapat bepergian hampir ke mana saja tanpa visa. Diikuti oleh warga Eropa: Jerman, Spanyol, Prancis, dan Inggris. Kanada, Australia, dan UEA juga masuk dalam daftar teratas.
Lucu, bukan? Swiss — salah satu negara terkaya dengan franc yang kuat, dan paspornya memang sangat kuat. Sedangkan Kuwait, meskipun memiliki mata uang termahal, tidak berada di posisi terdepan dalam hal kebebasan bergerak. Ini menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi dan pengaruh politik adalah hal yang berbeda. Sangat menarik menyaksikan kontras seperti ini dalam sistem dunia.