Saya baru saja melihat banyak teman baru yang tertarik dengan trading futures, tetapi jelas mereka belum memahami mekanisme dan risiko yang terkait. Hari ini saya ingin berbagi beberapa pengalaman pribadi untuk membantu kalian menghindari kesalahan yang pernah saya alami.



Pertama, futures atau yang juga disebut trading leverage adalah sebuah bentuk order berdasarkan prediksi tren harga. Jika kamu berharap harga akan naik, kamu membuka posisi Long. Sebaliknya, jika memprediksi harga akan turun, kamu memilih Short. Secara kasat mata terlihat sederhana, tetapi di baliknya ada risiko yang tidak semua orang sadari.

Bahaya terbesar saat trading futures adalah leverage. Kebanyakan platform trading memungkinkan kamu menggunakan leverage hingga X100. Artinya, jika kamu hanya punya 1 dolar, platform mengizinkan kamu meminjam 99 dolar untuk bertransaksi dengan total modal 100 dolar. Masalahnya, jika kamu salah arah, kerugian besar akan terkumpul sangat cepat. Ketika kerugian mencapai batas tertentu, platform secara otomatis akan melakukan likuidasi seluruh aset kamu, dan kamu kehilangan 100% dari modal awal.

Itulah mengapa banyak orang baru masuk pasar futures dan setelah beberapa minggu kehilangan seluruh uangnya. Jadi, sebelum kamu memutuskan untuk ikut, pelajari dengan sungguh-sungguh tentang jenis transaksi ini.

Sekarang saya akan berbicara tentang cara mengendalikan risiko. Pertama, kamu perlu memahami dua konsep penting: SL (Stop Loss) adalah titik batas kerugian, dan TP (Take Profit) adalah titik ambil keuntungan. Semua platform saat ini memiliki fitur otomatisasi kedua poin ini. Saat trading futures, kamu harus mengatur kedua fitur ini dengan hati-hati agar terhindar dari kejutan.

Berdasarkan pengalaman saya, saya punya beberapa aturan untuk disarankan kepada pemula:

Jika kamu trading futures dengan Bitcoin, pertahankan leverage di level X5 atau di bawahnya. Bitcoin memiliki volatilitas besar, jadi perlu lebih berhati-hati.

Jika trading dengan Ethereum atau altcoin lain, kamu bisa menggunakan leverage X3 atau di bawahnya. Koin ini biasanya lebih volatil daripada Bitcoin.

Alih-alih menginvestasikan seluruh modal dalam satu posisi, bagi menjadi beberapa bagian dan buka beberapa order. Cara ini membantu kamu lebih mampu menahan kerugian jika pasar bergerak berlawanan prediksi.

Perhatikan terutama titik likuidasi. Usahakan menempatkannya sejauh mungkin, karena jika terlalu dekat, hanya dengan sedikit pergerakan harga kecil, kamu sudah terkena likuidasi dan belum sempat bereaksi.

Ingat bahwa apa yang saya bagikan hanyalah referensi dari pengalaman pribadi, bukan nasihat investasi profesional. Selalu kelola risiko secara serius saat trading futures, terutama jika kamu masih baru dalam jenis transaksi ini.
BTC3,06%
ETH3,78%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan