Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dari Pertumbuhan Ke Kepastian: Fireside Chat Di HSC Asset Management Mengeksplorasi Pergeseran Pasar Dan Pengaruh Global China
Secara Singkat
Di acara HSC Asset Management di Hong Kong, para investor senior membahas bagaimana strategi institusional beradaptasi di berbagai siklus, menekankan disiplin modal, fundamental yang tangguh, dan peran strategis China dalam aliran teknologi dan modal global.
Pada 12 Februari, HSC Asset Management mengadakan acara terbarunya di Hong Kong, mengumpulkan peserta pasar senior untuk meninjau perkembangan terkini dan menjelajahi peluang baru di sektor aset digital institusional.
Sorotan agenda adalah sesi diskusi santai, “Modal Institusional di Berbagai Siklus: Apa yang Benar-Benar Bertahan,” yang menampilkan Vadim Krekotin, Managing Partner di HSC Asset Group, dan Weiyi Mei, General Manager Sycamore Investment Fund Management.
Dalam percakapan tersebut, para pembicara membahas bagaimana strategi institusional berkembang di berbagai siklus pasar, menekankan ketahanan, pengelolaan modal yang disiplin, dan pentingnya fundamental yang kuat dibandingkan momentum spekulatif.
Perubahan Sentimen Pasar dan Pencarian Kepastian
Diskusi dimulai dengan refleksi tentang bagaimana pasar telah berkembang selama beberapa tahun terakhir. Will May, General Manager di Sycamore Investment Funds, menyoroti pergeseran besar dari narasi investasi berorientasi pertumbuhan ke yang menekankan keamanan dan prediktabilitas. Investor, katanya, semakin mencari arus kas yang tahan banting dan jalur konkret menuju profitabilitas daripada pertumbuhan spekulatif. “Selera risiko masih ada,” ujarnya, “tapi modal sekarang menuntut hasil yang lebih terlihat.” Percakapan ini menegaskan bagaimana siklus pasar terbaru, termasuk gelembung spekulatif dan reset valuasi, telah mengkalibrasi ulang ekspektasi investor dan mendorong alokasi modal yang lebih disiplin.
Pengaruh Global China yang Meningkat
Para pembicara kemudian membahas peran modal China dalam membentuk pasar global. Will menekankan bahwa kekuatan China terletak pada ekosistem industri yang komprehensif, mencakup ratusan industri, dari kendaraan listrik dan baterai hingga manufaktur maju dan rantai pasok. Ia menunjukkan bahwa modal China menjadi lebih selektif dan strategis, mengalir terutama ke sektor seperti energi hijau, AI, dan infrastruktur teknologi, sambil menghindari bidang yang sensitif. Dalam 10–30 tahun ke depan, Will memprediksi transformasi struktural: China berkembang dari sekadar eksportir modal menjadi model “modal sabar,” menggunakan strategi investasi jangka panjang untuk mendapatkan pengaruh dan menetapkan standar keuangan alternatif secara global.
Percakapan ini juga membahas trajektori teknologi China. Will mengidentifikasi AI lengkap, solusi energi terbarukan terintegrasi, kecerdasan jaringan, robotika industri, biologi sintetis, transmisi tegangan ultra-tinggi, dan semikonduktor generasi berikutnya sebagai bidang kunci yang mendefinisikan fase ekspansi global China berikutnya. Teknologi-teknologi ini, katanya, tidak dikembangkan secara terpisah tetapi diintegrasikan ke dalam platform sistem yang lebih luas, didukung oleh modal, kemampuan rekayasa, dan perencanaan strategis.
Aliran Modal Global dan Tanggung Jawab Investor
Akhirnya, diskusi beralih ke tempat di mana teknologi dan modal China kemungkinan besar akan memberikan dampak terbesar. Will menyoroti negara-negara Belt and Road, Eropa, Timur Tengah, Asia Tenggara, dan bagian Afrika sebagai wilayah yang reseptif, dengan permintaan tinggi untuk industrialisasi, infrastruktur, dan solusi energi hijau. Ia menekankan pentingnya alokasi modal strategis: investor besar memiliki tanggung jawab untuk membedakan antara rekayasa keuangan jangka pendek dan penciptaan nilai jangka panjang. “Kami fokus pada aset yang memberikan imbal hasil nyata,” ujarnya, menunjuk sektor seperti manufaktur, logistik, biologi, dan pertanian yang menawarkan pertumbuhan berkelanjutan dari waktu ke waktu.
Percakapan ditutup dengan refleksi tentang peran modal yang terus berkembang dalam mendorong inovasi dan pembangunan ekonomi global. Seiring pasar menjadi lebih disiplin dan strategis, investor dan pengelola modal diharapkan tidak hanya menghasilkan imbal hasil tetapi juga membentuk industri dan teknologi yang akan mendefinisikan generasi berikutnya dari pasar global.