Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Arthur Hayes membaca sinyal peringatan pasar, kaitan antara penurunan tajam Bitcoin dan krisis kepercayaan AI
Co-founder BitMEX, Arthur Hayes, menganalisis bahwa penurunan tajam pasar Bitcoin baru-baru ini bukan sekadar koreksi teknis, melainkan indikator awal dari peristiwa ekonomi besar yang akan datang. Penurunan sekitar 47% dari rekor tertinggi $126.000 pada Oktober ke sekitar $67.000 saat ini mencerminkan faktor risiko serius yang tidak disadari oleh seluruh pasar keuangan.
Sinyal Krisis Tersembunyi yang Ditunjukkan Bitcoin
Menurut analisis terbaru Hayes, Bitcoin menunjukkan korelasi yang meningkat dengan indeks saham perusahaan teknologi Nasdaq, namun tetap menunjukkan deviasi yang jelas. Fenomena ini, di mana Bitcoin turun secara signifikan sementara Nasdaq relatif stabil, berfungsi sebagai “detektor kebakaran likuiditas mata uang fiat global” yang tidak dipahami oleh pasar tradisional, kata Hayes.
Fenomena kenaikan emas bersamaan dengan penurunan Bitcoin juga dianggap sebagai sinyal peringatan penting. Ini menunjukkan bahwa peserta pasar sedang mengalihkan aset ke aset lain dalam upaya menghindari risiko, yang mengindikasikan bahwa peristiwa kerusakan kepercayaan mungkin sudah berlangsung.
Skenario Kerusakan Kredit dengan Penerapan AI
Hayes melihat penyebaran teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai sumber krisis. Dalam skenario analisisnya, jika AI menggantikan sekitar 20% dari 72,1 juta pekerja pengetahuan di AS, diperkirakan akan terjadi default kredit konsumen dan hipotek sebesar sekitar $55,7 miliar. Angka ini setengah dari krisis keuangan 2008 dan akan memberi pukulan serius pada sistem bank regional.
Jika gelombang kejutan AI ini menjadi kenyataan, penurunan pendapatan rumah tangga akibat kehilangan pekerjaan dapat memicu keruntuhan pasar kredit secara berantai, menghentikan fungsi intermediasi keuangan normal, peringatkan Hayes. “Deflasi memang berdampak buruk bagi ekonomi secara keseluruhan, tetapi pada aset sensitif terhadap mata uang fiat seperti Bitcoin, akhirnya akan menguntungkan,” tambahnya.
Peluncuran Kebijakan Pelonggaran Fed sebagai Pemicu Berikutnya
Ketika pasar mulai memperhitungkan kerusakan kredit akibat AI, Hayes memprediksi bahwa Federal Reserve (Fed) akan meluncurkan likuiditas besar yang setara dengan penanganan krisis bank regional Maret 2023. Pada saat itu, peningkatan pasokan uang diharapkan akan mendorong Bitcoin “dari level rendah ke kenaikan yang kuat,” dan berpotensi mencatat rekor tertinggi baru.
Namun, risiko perpecahan politik saat ini dapat memperlambat pengambilan keputusan Fed. Hayes memperingatkan bahwa respons yang terlambat dari bank sentral dapat menyebabkan Bitcoin turun di bawah $60.000 lagi, dan peserta pasar harus siap menanggung fase koreksi lebih lanjut.
Saran Praktis untuk Investor
Dalam lingkungan yang tidak pasti saat ini, Hayes mendorong investor aset kripto untuk berhati-hati. Menjaga likuiditas, menghindari leverage, dan “sampai sinyal kepercayaan penuh dari bank sentral muncul, jangan gegabah masuk ke aset risiko” adalah pedoman yang jelas.
Di sisi lain, industri menunjukkan perkembangan positif, seperti BNY Mellon menjadi kustodian ETF Bitcoin fisik, Kraken memperoleh akses pembayaran Federal Reserve, dan ICE berinvestasi di bursa, serta Gedung Putih mendorong kerjasama sektor perbankan. Meski demikian, Hayes menilai bahwa faktor makroekonomi tetap mendominasi pasar Bitcoin saat ini.