Arthur Hayes membaca sinyal peringatan pasar, kaitan antara penurunan tajam Bitcoin dan krisis kepercayaan AI

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Co-founder BitMEX, Arthur Hayes, menganalisis bahwa penurunan tajam pasar Bitcoin baru-baru ini bukan sekadar koreksi teknis, melainkan indikator awal dari peristiwa ekonomi besar yang akan datang. Penurunan sekitar 47% dari rekor tertinggi $126.000 pada Oktober ke sekitar $67.000 saat ini mencerminkan faktor risiko serius yang tidak disadari oleh seluruh pasar keuangan.

Sinyal Krisis Tersembunyi yang Ditunjukkan Bitcoin

Menurut analisis terbaru Hayes, Bitcoin menunjukkan korelasi yang meningkat dengan indeks saham perusahaan teknologi Nasdaq, namun tetap menunjukkan deviasi yang jelas. Fenomena ini, di mana Bitcoin turun secara signifikan sementara Nasdaq relatif stabil, berfungsi sebagai “detektor kebakaran likuiditas mata uang fiat global” yang tidak dipahami oleh pasar tradisional, kata Hayes.

Fenomena kenaikan emas bersamaan dengan penurunan Bitcoin juga dianggap sebagai sinyal peringatan penting. Ini menunjukkan bahwa peserta pasar sedang mengalihkan aset ke aset lain dalam upaya menghindari risiko, yang mengindikasikan bahwa peristiwa kerusakan kepercayaan mungkin sudah berlangsung.

Skenario Kerusakan Kredit dengan Penerapan AI

Hayes melihat penyebaran teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai sumber krisis. Dalam skenario analisisnya, jika AI menggantikan sekitar 20% dari 72,1 juta pekerja pengetahuan di AS, diperkirakan akan terjadi default kredit konsumen dan hipotek sebesar sekitar $55,7 miliar. Angka ini setengah dari krisis keuangan 2008 dan akan memberi pukulan serius pada sistem bank regional.

Jika gelombang kejutan AI ini menjadi kenyataan, penurunan pendapatan rumah tangga akibat kehilangan pekerjaan dapat memicu keruntuhan pasar kredit secara berantai, menghentikan fungsi intermediasi keuangan normal, peringatkan Hayes. “Deflasi memang berdampak buruk bagi ekonomi secara keseluruhan, tetapi pada aset sensitif terhadap mata uang fiat seperti Bitcoin, akhirnya akan menguntungkan,” tambahnya.

Peluncuran Kebijakan Pelonggaran Fed sebagai Pemicu Berikutnya

Ketika pasar mulai memperhitungkan kerusakan kredit akibat AI, Hayes memprediksi bahwa Federal Reserve (Fed) akan meluncurkan likuiditas besar yang setara dengan penanganan krisis bank regional Maret 2023. Pada saat itu, peningkatan pasokan uang diharapkan akan mendorong Bitcoin “dari level rendah ke kenaikan yang kuat,” dan berpotensi mencatat rekor tertinggi baru.

Namun, risiko perpecahan politik saat ini dapat memperlambat pengambilan keputusan Fed. Hayes memperingatkan bahwa respons yang terlambat dari bank sentral dapat menyebabkan Bitcoin turun di bawah $60.000 lagi, dan peserta pasar harus siap menanggung fase koreksi lebih lanjut.

Saran Praktis untuk Investor

Dalam lingkungan yang tidak pasti saat ini, Hayes mendorong investor aset kripto untuk berhati-hati. Menjaga likuiditas, menghindari leverage, dan “sampai sinyal kepercayaan penuh dari bank sentral muncul, jangan gegabah masuk ke aset risiko” adalah pedoman yang jelas.

Di sisi lain, industri menunjukkan perkembangan positif, seperti BNY Mellon menjadi kustodian ETF Bitcoin fisik, Kraken memperoleh akses pembayaran Federal Reserve, dan ICE berinvestasi di bursa, serta Gedung Putih mendorong kerjasama sektor perbankan. Meski demikian, Hayes menilai bahwa faktor makroekonomi tetap mendominasi pasar Bitcoin saat ini.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan