Kiyosaki yakin akan kejatuhan pasar yang tak terhindarkan — dan meningkatkan posisi dalam Bitcoin

Seorang investor terkenal dan penulis seri buku “Rich Dad” kembali membahas tentang kemerosotan keuangan global. Menurutnya, kejatuhan pasar saham secara historis bukan lagi soal “jika”, tetapi soal “kapan”. Ramalan seperti ini secara rutin diungkapkan oleh Kiyosaki, berdasarkan penelitian panjangnya di bidang ekonomi dan investasi. Tapi kali ini, pandangannya terhadap krisis yang akan datang berbeda dengan optimisme — dia melihatnya sebagai peluang, bukan ancaman.

Akar Ramalan: Prediksi dari tahun 2013

Posisi terkini Kiyosaki didukung oleh referensi buku “Prophecy of the Rich Dad”, yang diterbitkan lebih dari sepuluh tahun lalu. Saat itu, dia sudah memperingatkan tentang guncangan keuangan besar. Setelah bertahun-tahun, proses ekonomi global menurutnya bergerak ke arah yang dia prediksi. Pesan utama Kiyosaki tetap sama: mereka yang siap menghadapi perubahan akan mampu mengubahnya menjadi kekayaan pribadi.

Keruntuhan sebagai alat redistribusi kekayaan

Kiyosaki memposisikan kemerosotan keuangan bukan sebagai bencana, tetapi sebagai mekanisme redistribusi kekayaan. Logikanya sederhana: investor yang sudah mempersiapkan diri sebelumnya akan mampu meningkatkan kekayaannya berkali-kali lipat. Mereka yang tidak memiliki rencana akan menghadapi kerugian besar. Dia melihat perpecahan ini sebagai konsekuensi tak terelakkan dari koreksi pasar yang akan datang.

Dalam portofolionya, Kiyosaki fokus pada aset yang dia sebut “asli” — emas, perak, aset kripto seperti Ethereum dan Bitcoin. Secara paralel, dia menghindari apa yang dia klasifikasikan sebagai versi “palsu” dari instrumen ini.

Strategi peningkatan posisi: bertaruh pada kekurangan

Komponen utama strategi Kiyosaki adalah aktif menambah cadangan kripto, terutama Bitcoin, saat harga turun. Taktik ini didasarkan pada sifat fundamental dari mata uang kripto pertama: pasokan tetap sebanyak 21 juta unit.

Menurut perhitungan Kiyosaki, sebagian besar dari jumlah ini sudah beredar. Ini menciptakan peluang untuk kenaikan harga yang signifikan saat permintaan meningkat. Penjualan panik yang sering terjadi saat pasar turun membuka peluang bagi investor jangka panjang dengan modal cukup. Kiyosaki secara jelas berniat memanfaatkan periode tersebut secara maksimal, menambah posisi Bitcoin saat pasar sedang tertekan.

Dengan harga Bitcoin saat ini di level $67,90K, strategi ini menjadi sangat relevan. Demikian pula, Ethereum di angka $1,98K menarik perhatian pendukung investasi jangka panjang.

Filosofi krisis: peluang, bukan malapetaka

Retorika Kiyosaki mungkin terdengar paradoks bagi investor rata-rata. Dia tidak berusaha menenangkan pasar, malah memperkuat kesan bahwa koreksi tak terhindarkan. Tapi pesan utamanya sederhana: guncangan ekonomi adalah saat di mana aset langka dijual dengan harga murah.

Apakah prediksinya tentang kejatuhan besar akan terbukti benar — sulit dipastikan. Pasar keuangan dipengaruhi oleh banyak variabel, dan perilakunya sering kali tak terduga. Tapi posisi Kiyosaki tegas: dia melihat pasar yang jatuh bukan sebagai sesuatu yang harus ditakuti, melainkan sebagai peluang langka untuk mengakumulasi Bitcoin dan aset terbatas lainnya dengan harga menarik.

ETH2,15%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan