🔴 Qatar memperingatkan negara-negara eksportir Teluk bahwa mereka mungkin secara serentak menghentikan produksi, dan harga minyak bisa naik hingga 150 USD per barel


Menurut laporan dari Financial Times Inggris, Menteri Energi Qatar telah memperingatkan bahwa perang di Timur Tengah dapat "melemahkan ekonomi global" dan memperkirakan bahwa semua negara eksportir energi di Teluk akan menghentikan produksi dalam beberapa minggu, mendorong harga minyak ke 150 USD per barel.
Saad al-Kaabi menyatakan bahwa, bahkan jika perang berakhir segera, Qatar akan membutuhkan "beberapa minggu hingga beberapa bulan" untuk memulihkan siklus pengiriman normal setelah pabrik gas alam cair terbesar mereka diserang oleh pesawat tanpa awak Iran.
Sebagai produsen gas alam cair terbesar kedua di dunia, Qatar terpaksa menyatakan force majeure minggu ini setelah pabrik Ras Laffan diserang.
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan