Ahli Keamanan Memperingatkan untuk Tidak Bepergian dengan Koper Hitam, Navy, atau Abu-abu

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- Bangladesh Monitor)

** Dhaka: Para wisatawan yang merencanakan liburan sebaiknya mempertimbangkan kembali untuk tidak menggunakan koper berwarna hitam, navy, atau abu-abu, karena para ahli keamanan memperingatkan bahwa warna-warna ini yang populer dapat meningkatkan risiko pencurian dan kehilangan.**

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa warna koper yang paling umum dipilih adalah hitam, dengan sekitar 45% wisatawan memilih warna ini karena tampilannya yang netral dan sederhana.

Navy dan abu-abu mengikuti dengan dekat, masing-masing mencakup 30% dan 25% dari pilihan koper. Secara gabungan, ketiga warna ini mewakili sekitar 95% dari semua koper yang beredar.

Spesialis keamanan perjalanan Aran Dharmeratnam mengatakan pelajaran pertama yang dia ajarkan kepada klien adalah bagaimana menyatu dengan lingkungan tanpa terlihat sebagai “target mudah.”

Namun, dia mencatat bahwa pencuri juga terampil dalam menyatu. Menurut Dharmeratnam, pelaku kejahatan sering berpakaian tidak mencolok dan mengamati wisatawan yang tampak terganggu atau membawa koper yang mudah diambil tanpa diketahui.

Paradoxically, memilih koper yang terlihat seperti hampir semua tas lain di bandara bisa bekerja melawan penumpang.

Jika seorang pencuri mengambil koper berwarna hitam, navy, atau abu-abu, mereka dapat menyatu dengan kerumunan tanpa menarik perhatian. Dharmeratnam menjelaskan bahwa jika seseorang berteriak bahwa tas mereka hilang, akan sulit mengidentifikasi tas tersebut jika tampak identik dengan puluhan tas lain di dekatnya.

Dia menambahkan bahwa koper berwarna gelap membuatnya lebih sulit untuk melacak secara visual tersangka yang berjalan menjauh, terutama di terminal yang sibuk dengan volume penumpang tinggi.

Pakar perjalanan lain juga menyampaikan saran serupa menjelang musim perjalanan puncak, merekomendasikan warna koper yang lebih cerah atau lebih mencolok sebagai pencegah.

Mantan penasihat logistik Ed Burnett mengatakan warna cerah membuat pencuri lebih sulit melarikan diri tanpa diketahui. Sebagai contoh, koper berwarna neon akan langsung mencolok jika seseorang berusaha pergi dengan membawanya.

Maskapai penerbangan juga menyoroti masalah ini terkait klaim kehilangan bagasi. Setiap tahun, jutaan tas dilaporkan hilang di seluruh dunia, dengan sebagian besar tidak pernah ditemukan kembali.

Ryanair, maskapai berbiaya rendah, sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan koper berwarna hitam, navy, dan abu-abu secara luas menjadi tantangan dalam mengidentifikasi barang yang hilang, karena sebagian besar penumpang menggambarkan tas mereka dengan istilah yang serupa.

Para ahli keamanan menekankan bahwa wisatawan tidak perlu mengganti koper yang sudah ada. Sebaliknya, mereka menyarankan menambahkan fitur khas seperti tali berwarna cerah, pita, atau label agar tas lebih mudah dikenali.

Modifikasi sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko kekeliruan saat pengambilan bagasi dan memudahkan identifikasi tas yang dicuri dengan cepat.

Seiring pertumbuhan perjalanan udara global dan semakin padatnya bandara, para ahli mengatakan langkah pencegahan kecil dapat berperan penting dalam melindungi barang pribadi selama perjalanan.

** V**

MENAFN02032026000163011034ID1110808022

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)