Pasar Bitcoin saat ini menghadapi badai sempurna dari angin macroekonomi dan geopolitik, menyebabkan aset digital terkemuka ini mundur secara signifikan dari rekor tertinggi 2025 sebesar $126.000. Per akhir Februari 2026, Bitcoin berjuang untuk mempertahankan dukungan di kisaran $60.000–$64.000, menandai penurunan sekitar 50%.
"Ancaman Tiga Sekawan" yang Mendorong Penurunan Beberapa faktor telah bersatu menciptakan momentum bearish ini: Konflik Geopolitik: Pada 28 Februari 2026, laporan tentang eskalasi militer antara Israel dan Iran memicu sentimen "risiko-tinggi". Investor melarikan diri dari aset yang volatil ke tempat aman seperti emas dan dolar AS, menghapus nilai pasar lebih dari #USIsraelStrikesIranBTCPlunges miliar dalam satu jam. Kebijakan Tarif AS: Perintah eksekutif terbaru Presiden Trump untuk tarif global 15% telah membangkitkan kembali ketakutan inflasi. Pergeseran kebijakan ini menunjukkan bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, mengurangi likuiditas berlebih yang biasanya mendorong reli kripto. "Paper Hands" Institusional: Meskipun narasi "HODL", ETF Bitcoin spot telah mengalami arus keluar besar—lebih dari $128 miliar sejak akhir 2025. Pemain utama, termasuk pemerintah Bhutan dan "paus" institusional, dilaporkan melikuidasi posisi signifikan. Sentimen Pasar & Analisis Teknis Pandangan teknis tetap rapuh. Analis menunjukkan adanya "lantai konsolidasi" antara $60.000 dan $62.000. Pecahnya level ini secara definitif bisa membuat Bitcoin menguji dukungan yang lebih dalam di $53.000 atau bahkan $49.000. Cahaya di Ujung Terowongan? Meskipun aksi harga sedang "berdarah", beberapa analis, termasuk mereka di Fidelity, menyarankan bahwa penurunan 50% saat ini sebenarnya adalah tanda kedewasaan pasar dibandingkan dengan crash 80–90% dari siklus sebelumnya. Permintaan "lengket" institusional dari pemegang ETF jangka panjang memberikan bantalan yang tidak ada pada 2018 atau 2022. Catatan: Volatilitas ini berfungsi sebagai "tes stres" untuk era baru kripto yang diinstitusionalisasi. Apakah ini merupakan "kesempatan beli generasi" atau awal dari pasar bearish multi-tahun sangat bergantung pada pertemuan Federal Reserve berikutnya.$12
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar Bitcoin saat ini menghadapi badai sempurna dari angin macroekonomi dan geopolitik, menyebabkan aset digital terkemuka ini mundur secara signifikan dari rekor tertinggi 2025 sebesar $126.000. Per akhir Februari 2026, Bitcoin berjuang untuk mempertahankan dukungan di kisaran $60.000–$64.000, menandai penurunan sekitar 50%.
"Ancaman Tiga Sekawan" yang Mendorong Penurunan
Beberapa faktor telah bersatu menciptakan momentum bearish ini:
Konflik Geopolitik: Pada 28 Februari 2026, laporan tentang eskalasi militer antara Israel dan Iran memicu sentimen "risiko-tinggi". Investor melarikan diri dari aset yang volatil ke tempat aman seperti emas dan dolar AS, menghapus nilai pasar lebih dari #USIsraelStrikesIranBTCPlunges miliar dalam satu jam.
Kebijakan Tarif AS: Perintah eksekutif terbaru Presiden Trump untuk tarif global 15% telah membangkitkan kembali ketakutan inflasi. Pergeseran kebijakan ini menunjukkan bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, mengurangi likuiditas berlebih yang biasanya mendorong reli kripto.
"Paper Hands" Institusional: Meskipun narasi "HODL", ETF Bitcoin spot telah mengalami arus keluar besar—lebih dari $128 miliar sejak akhir 2025. Pemain utama, termasuk pemerintah Bhutan dan "paus" institusional, dilaporkan melikuidasi posisi signifikan.
Sentimen Pasar & Analisis Teknis
Pandangan teknis tetap rapuh. Analis menunjukkan adanya "lantai konsolidasi" antara $60.000 dan $62.000. Pecahnya level ini secara definitif bisa membuat Bitcoin menguji dukungan yang lebih dalam di $53.000 atau bahkan $49.000.
Cahaya di Ujung Terowongan?
Meskipun aksi harga sedang "berdarah", beberapa analis, termasuk mereka di Fidelity, menyarankan bahwa penurunan 50% saat ini sebenarnya adalah tanda kedewasaan pasar dibandingkan dengan crash 80–90% dari siklus sebelumnya. Permintaan "lengket" institusional dari pemegang ETF jangka panjang memberikan bantalan yang tidak ada pada 2018 atau 2022.
Catatan: Volatilitas ini berfungsi sebagai "tes stres" untuk era baru kripto yang diinstitusionalisasi. Apakah ini merupakan "kesempatan beli generasi" atau awal dari pasar bearish multi-tahun sangat bergantung pada pertemuan Federal Reserve berikutnya.$12