Raksasa logistik Jepang Yamato Holdings menunjukkan kinerja campuran selama periode sembilan bulan, menandakan tantangan dalam konversi laba meskipun bisnis inti mereka berkembang. Pendapatan bersih perusahaan turun menjadi 25,19 miliar yen dari 28,88 miliar yen tahun sebelumnya, dengan laba bersih per saham dasar menurun menjadi 79,36 yen dari 84,40 yen. Kontraksi laba ini sangat kontras dengan kenaikan operasional perusahaan, menyoroti tekanan pada laba bersih.
Perluasan Pendapatan dan Kekuatan Operasional Tertutupi oleh Biaya yang Meningkat
Fundamental operasional Yamato menunjukkan kekuatan yang cukup besar selama periode tersebut. Pendapatan operasional meningkat menjadi 1,44 triliun yen, dari 1,344 triliun yen tahun sebelumnya, mencerminkan permintaan yang solid untuk layanan pengantaran pintu ke pintu. Lebih mengesankan lagi, laba operasional melonjak tajam menjadi 38,59 miliar yen, dari 26,26 miliar yen sebelumnya—peningkatan sebesar 47% yang signifikan yang menunjukkan efisiensi operasional dan pengelolaan biaya yang lebih baik di segmen bisnis inti.
Peningkatan Ramalan Signifikan untuk Tahun Fiskal 2026
Memandang ke depan, Yamato Holdings memposisikan diri untuk pertumbuhan yang dipercepat di tahun fiskal mendatang. Perusahaan memperkirakan pendapatan operasional mencapai 1,86 triliun yen, meningkat 5,5% dari tahun sebelumnya. Lebih penting lagi, laba operasional untuk FY2026 diperkirakan akan lebih dari dua kali lipat, mencapai 28 miliar yen dengan pertumbuhan sebesar 97,1% dari tahun sebelumnya—menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap peningkatan operasional yang berkelanjutan.
Namun, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham induk diperkirakan akan menurun menjadi 15 miliar yen, turun 60,5%, dengan laba per saham diperkirakan sebesar 47,29 yen. Proyeksi ini menunjukkan bahwa meskipun ada kenaikan operasional, perusahaan mungkin menghadapi hambatan dari faktor non-operasional atau pertimbangan pajak.
Respon Pasar Saham
Saham Yamato Holdings mencerminkan optimisme hati-hati setelah pengumuman tersebut, ditutup naik 1,41% di level 2.049 yen di Bursa Saham Tokyo, saat investor mempertimbangkan jalur operasional perusahaan yang kuat terhadap hasil bottom-line yang campuran dan ekspektasi laba yang moderat untuk tahun fiskal mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Yamato Holdings Melaporkan Penurunan Pendapatan Meskipun Pertumbuhan Pendapatan Operasional yang Kuat
Raksasa logistik Jepang Yamato Holdings menunjukkan kinerja campuran selama periode sembilan bulan, menandakan tantangan dalam konversi laba meskipun bisnis inti mereka berkembang. Pendapatan bersih perusahaan turun menjadi 25,19 miliar yen dari 28,88 miliar yen tahun sebelumnya, dengan laba bersih per saham dasar menurun menjadi 79,36 yen dari 84,40 yen. Kontraksi laba ini sangat kontras dengan kenaikan operasional perusahaan, menyoroti tekanan pada laba bersih.
Perluasan Pendapatan dan Kekuatan Operasional Tertutupi oleh Biaya yang Meningkat
Fundamental operasional Yamato menunjukkan kekuatan yang cukup besar selama periode tersebut. Pendapatan operasional meningkat menjadi 1,44 triliun yen, dari 1,344 triliun yen tahun sebelumnya, mencerminkan permintaan yang solid untuk layanan pengantaran pintu ke pintu. Lebih mengesankan lagi, laba operasional melonjak tajam menjadi 38,59 miliar yen, dari 26,26 miliar yen sebelumnya—peningkatan sebesar 47% yang signifikan yang menunjukkan efisiensi operasional dan pengelolaan biaya yang lebih baik di segmen bisnis inti.
Peningkatan Ramalan Signifikan untuk Tahun Fiskal 2026
Memandang ke depan, Yamato Holdings memposisikan diri untuk pertumbuhan yang dipercepat di tahun fiskal mendatang. Perusahaan memperkirakan pendapatan operasional mencapai 1,86 triliun yen, meningkat 5,5% dari tahun sebelumnya. Lebih penting lagi, laba operasional untuk FY2026 diperkirakan akan lebih dari dua kali lipat, mencapai 28 miliar yen dengan pertumbuhan sebesar 97,1% dari tahun sebelumnya—menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap peningkatan operasional yang berkelanjutan.
Namun, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham induk diperkirakan akan menurun menjadi 15 miliar yen, turun 60,5%, dengan laba per saham diperkirakan sebesar 47,29 yen. Proyeksi ini menunjukkan bahwa meskipun ada kenaikan operasional, perusahaan mungkin menghadapi hambatan dari faktor non-operasional atau pertimbangan pajak.
Respon Pasar Saham
Saham Yamato Holdings mencerminkan optimisme hati-hati setelah pengumuman tersebut, ditutup naik 1,41% di level 2.049 yen di Bursa Saham Tokyo, saat investor mempertimbangkan jalur operasional perusahaan yang kuat terhadap hasil bottom-line yang campuran dan ekspektasi laba yang moderat untuk tahun fiskal mendatang.