Seluruh dunia sering salah paham tentang cinta platonic sebagai "tanpa seks", menganggap ini sebagai kekurangan atau keputusasaan. Salah besar. Ini sebenarnya adalah sebuah "barang mewah" dengan ambang batas yang sangat tinggi.\n\nEsensi dari keinginan adalah "menguasai" dan "menelan". Ketika kamu menginginkan seseorang, kamu seringkali tidak mencintai orang tersebut secara apa adanya, melainkan fungsi yang dapat mengisi kekosonganmu. Pada saat ini, orang tersebut adalah objek dari keinginanmu.\n\nHanya dengan menghilangkan gangguan dari keinginan untuk memiliki, kamu benar-benar dapat melihat jiwa orang lain sebagai subjek yang independen. Ini bukan pantang larang, ini adalah pelarian—melompat keluar dari penjara naluri biologis, untuk secara murni "menyaksikan" keberadaan kehidupan lain, tanpa berusaha mengubah mereka demi melayani diri sendiri.\n\nDi era di mana segala sesuatu bisa dikonsumsi dan semua orang tergesa-gesa untuk mendapatkan uang, apakah kamu masih memiliki kemampuan: mengagumi sebuah bunga yang mekar, tanpa ingin memetiknya pulang?\n\n#亲密关系 #Plato #长期主义 #Keinginan untuk memiliki
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Seluruh dunia sering salah paham tentang cinta platonic sebagai "tanpa seks", menganggap ini sebagai kekurangan atau keputusasaan. Salah besar. Ini sebenarnya adalah sebuah "barang mewah" dengan ambang batas yang sangat tinggi.\n\nEsensi dari keinginan adalah "menguasai" dan "menelan". Ketika kamu menginginkan seseorang, kamu seringkali tidak mencintai orang tersebut secara apa adanya, melainkan fungsi yang dapat mengisi kekosonganmu. Pada saat ini, orang tersebut adalah objek dari keinginanmu.\n\nHanya dengan menghilangkan gangguan dari keinginan untuk memiliki, kamu benar-benar dapat melihat jiwa orang lain sebagai subjek yang independen. Ini bukan pantang larang, ini adalah pelarian—melompat keluar dari penjara naluri biologis, untuk secara murni "menyaksikan" keberadaan kehidupan lain, tanpa berusaha mengubah mereka demi melayani diri sendiri.\n\nDi era di mana segala sesuatu bisa dikonsumsi dan semua orang tergesa-gesa untuk mendapatkan uang, apakah kamu masih memiliki kemampuan: mengagumi sebuah bunga yang mekar, tanpa ingin memetiknya pulang?\n\n#亲密关系 #Plato #长期主义 #Keinginan untuk memiliki