Harga Spot Perak Hari Ini—Menembus Resistance Kunci
Perak telah mengalami performa yang mengesankan di tahun 2024, dengan harga spot perak mencapai US$34.20 selama perdagangan Oktober—menandai level tertinggi dalam lebih dari satu dekade. Ini menunjukkan lonjakan lebih dari 48 persen dari awal tahun, menandakan kepercayaan investor yang kembali terhadap logam mulia ini sebagai aset safe-haven dan komoditas industri. Pertanyaan yang muncul di benak banyak trader: bagaimana perbandingan harga spot hari ini dengan ekstrem historis perak, dan apa yang mendorong momentum saat ini?
Memahami Cara Harga dan Perdagangan Perak Ditentukan
Untuk memahami konteks harga spot perak saat ini, penting untuk memahami mekanisme di balik perdagangan perak. Logam ini diperdagangkan secara global dalam dolar dan sen per ons di pusat keuangan utama termasuk New York, London, dan Hong Kong. London berfungsi sebagai pusat utama transaksi fisik perak, sementara divisi COMEX dari NYMEX mendominasi pasar berjangka.
Investor mengakses perak melalui berbagai saluran. Pembelian logam fisik—batangan, koin, dan round—diperdagangkan di pasar spot dengan harga per ons yang berlaku dan pengiriman langsung. Alternatifnya, pasar berjangka memungkinkan trader berspekulasi tentang harga perak melalui kontrak yang membutuhkan modal lebih kecil tetapi menawarkan leverage yang lebih besar. Exchange-traded funds (ETFs) menyediakan jalur ketiga, menawarkan eksposur baik ke perak fisik, berjangka perak, maupun posisi ekuitas terkait.
Konteks Historis: Seberapa Tinggi Perak Pernah Mencapai?
Puncak tertinggi sepanjang masa untuk perak adalah US$49.95 per ons, yang dicapai pada 17 Januari 1980. Namun, rekor ini lebih disebabkan oleh manipulasi pasar daripada kekuatan fundamental. Dua trader kaya yang dikenal sebagai saudara Hunt mencoba menguasai pasar perak dengan mengakumulasi logam fisik dan kontrak berjangka. Skema mereka runtuh secara spektakuler pada 27 Maret 1980—yang terkenal sebagai “Silver Thursday”—ketika mereka gagal memenuhi margin call dan harga anjlok ke US$10.80.
Tonggak penting berikutnya tiba pada April 2011, ketika perak naik ke US$47.94 di tengah permintaan investasi yang luar biasa. Setelah puncak tersebut, logam ini mengkonsolidasikan dalam kisaran US$15–US$20 selama sebagian besar dekade berikutnya. Pandemi COVID-19 kembali memicu minat di tahun 2020, mendorong harga di atas US$26 dan sempat menguji US$30, meskipun momentum kemudian memudar.
Performa Perak 2024: Dari Kelemahan Menuju Pemulihan Sejarah
Tahun ini menampilkan kisah dua bagian. Perak memulai 2024 di bawah tekanan tetapi menemukan pijakan pada bulan Maret saat ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve muncul. Logam ini menembus US$30 pada 17 Mei, kemudian mencapai puncak 12 tahun di US$32.33 pada 20 Mei. Pengambilan keuntungan menarik harga di bawah US$27 pada awal Agustus sebelum rally saat ini dimulai.
Kenaikan terbaru ini, yang membawa harga spot perak di atas US$34, mencerminkan beberapa faktor yang bersamaan. Ketidakpastian pemilihan di AS, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dan taruhan luas terhadap pelonggaran moneter telah mendorong permintaan safe-haven. Selain itu, transisi energi terbarukan global menciptakan angin sakal struktural. Perak sangat penting untuk pembuatan panel surya, menempatkannya untuk mendapatkan manfaat dari lonjakan permintaan sektor surya sebesar 20 persen sepanjang 2024 yang diproyeksikan.
Dinamika Penawaran dan Permintaan yang Semakin Ketat
Pasar perak menghadapi ketidakseimbangan penawaran-permintaan yang menarik. Produksi global menurun 1 persen menjadi 830,5 juta ons di tahun 2023, dengan Meksiko, China, dan Peru sebagai sumber utama. Kualitas bijih yang lebih rendah dan penangguhan produksi—termasuk penghentian selama empat bulan di salah satu tambang besar Meksiko karena aksi buruh—membatasi pasokan. Produksi diperkirakan akan menurun lagi 0,8 persen di 2024 menjadi 823,5 juta ons.
Di sisi permintaan, fabrikasi industri mencapai level rekor, diperkirakan akan tumbuh 2 persen lagi di 2024 didorong oleh ekspansi surya. Namun, permintaan investasi untuk batangan dan koin perak fisik diproyeksikan akan menyusut 13 persen, menciptakan defisit pasar sebesar 215,3 juta ons—yang kedua terbesar dalam lebih dari 20 tahun.
Manipulasi Harga: Kekhawatiran yang Tetap Ada
Harga spot perak secara historis rentan terhadap manipulasi. Pada 2015, penyelidikan AS mengungkapkan bahwa bank-bank besar—termasuk UBS, HSBC, Bank of Nova Scotia, dan Deutsche Bank—mengatur harga perak antara 2007 dan 2013. JPMorgan menghadapi tuduhan berulang, dan akhirnya membayar US$920 juta pada 2020 untuk menyelesaikan penyelidikan federal terkait manipulasi pasar logam mulia.
Penggantian Silver Fix London yang berusia lebih dari satu abad dengan Harga Perak LBMA pada 2014 merupakan upaya meningkatkan transparansi. Namun, pengamat pasar yang waspada terus memantau adanya ketidakwajaran.
Apa Selanjutnya untuk Perak?
Apakah harga spot perak hari ini akan bertahan di atas level US$30 menjadi pertanyaan penting. Pengamat pasar mencatat bahwa fundamental tampak mendukung—kendala pasokan dikombinasikan dengan permintaan industri dan investasi menciptakan potensi apresiasi yang berkelanjutan. Namun, sejarah volatilitas perak dan episode manipulasi sebelumnya menunjukkan bahwa kehati-hatian tetap diperlukan bagi investor yang menilai posisi dalam logam mulia ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kenaikan Saat Ini Silver: Di Mana Harga Spot Hari Ini Berdiri Jika Dibandingkan dengan Puncak Sejarah?
Harga Spot Perak Hari Ini—Menembus Resistance Kunci
Perak telah mengalami performa yang mengesankan di tahun 2024, dengan harga spot perak mencapai US$34.20 selama perdagangan Oktober—menandai level tertinggi dalam lebih dari satu dekade. Ini menunjukkan lonjakan lebih dari 48 persen dari awal tahun, menandakan kepercayaan investor yang kembali terhadap logam mulia ini sebagai aset safe-haven dan komoditas industri. Pertanyaan yang muncul di benak banyak trader: bagaimana perbandingan harga spot hari ini dengan ekstrem historis perak, dan apa yang mendorong momentum saat ini?
Memahami Cara Harga dan Perdagangan Perak Ditentukan
Untuk memahami konteks harga spot perak saat ini, penting untuk memahami mekanisme di balik perdagangan perak. Logam ini diperdagangkan secara global dalam dolar dan sen per ons di pusat keuangan utama termasuk New York, London, dan Hong Kong. London berfungsi sebagai pusat utama transaksi fisik perak, sementara divisi COMEX dari NYMEX mendominasi pasar berjangka.
Investor mengakses perak melalui berbagai saluran. Pembelian logam fisik—batangan, koin, dan round—diperdagangkan di pasar spot dengan harga per ons yang berlaku dan pengiriman langsung. Alternatifnya, pasar berjangka memungkinkan trader berspekulasi tentang harga perak melalui kontrak yang membutuhkan modal lebih kecil tetapi menawarkan leverage yang lebih besar. Exchange-traded funds (ETFs) menyediakan jalur ketiga, menawarkan eksposur baik ke perak fisik, berjangka perak, maupun posisi ekuitas terkait.
Konteks Historis: Seberapa Tinggi Perak Pernah Mencapai?
Puncak tertinggi sepanjang masa untuk perak adalah US$49.95 per ons, yang dicapai pada 17 Januari 1980. Namun, rekor ini lebih disebabkan oleh manipulasi pasar daripada kekuatan fundamental. Dua trader kaya yang dikenal sebagai saudara Hunt mencoba menguasai pasar perak dengan mengakumulasi logam fisik dan kontrak berjangka. Skema mereka runtuh secara spektakuler pada 27 Maret 1980—yang terkenal sebagai “Silver Thursday”—ketika mereka gagal memenuhi margin call dan harga anjlok ke US$10.80.
Tonggak penting berikutnya tiba pada April 2011, ketika perak naik ke US$47.94 di tengah permintaan investasi yang luar biasa. Setelah puncak tersebut, logam ini mengkonsolidasikan dalam kisaran US$15–US$20 selama sebagian besar dekade berikutnya. Pandemi COVID-19 kembali memicu minat di tahun 2020, mendorong harga di atas US$26 dan sempat menguji US$30, meskipun momentum kemudian memudar.
Performa Perak 2024: Dari Kelemahan Menuju Pemulihan Sejarah
Tahun ini menampilkan kisah dua bagian. Perak memulai 2024 di bawah tekanan tetapi menemukan pijakan pada bulan Maret saat ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve muncul. Logam ini menembus US$30 pada 17 Mei, kemudian mencapai puncak 12 tahun di US$32.33 pada 20 Mei. Pengambilan keuntungan menarik harga di bawah US$27 pada awal Agustus sebelum rally saat ini dimulai.
Kenaikan terbaru ini, yang membawa harga spot perak di atas US$34, mencerminkan beberapa faktor yang bersamaan. Ketidakpastian pemilihan di AS, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dan taruhan luas terhadap pelonggaran moneter telah mendorong permintaan safe-haven. Selain itu, transisi energi terbarukan global menciptakan angin sakal struktural. Perak sangat penting untuk pembuatan panel surya, menempatkannya untuk mendapatkan manfaat dari lonjakan permintaan sektor surya sebesar 20 persen sepanjang 2024 yang diproyeksikan.
Dinamika Penawaran dan Permintaan yang Semakin Ketat
Pasar perak menghadapi ketidakseimbangan penawaran-permintaan yang menarik. Produksi global menurun 1 persen menjadi 830,5 juta ons di tahun 2023, dengan Meksiko, China, dan Peru sebagai sumber utama. Kualitas bijih yang lebih rendah dan penangguhan produksi—termasuk penghentian selama empat bulan di salah satu tambang besar Meksiko karena aksi buruh—membatasi pasokan. Produksi diperkirakan akan menurun lagi 0,8 persen di 2024 menjadi 823,5 juta ons.
Di sisi permintaan, fabrikasi industri mencapai level rekor, diperkirakan akan tumbuh 2 persen lagi di 2024 didorong oleh ekspansi surya. Namun, permintaan investasi untuk batangan dan koin perak fisik diproyeksikan akan menyusut 13 persen, menciptakan defisit pasar sebesar 215,3 juta ons—yang kedua terbesar dalam lebih dari 20 tahun.
Manipulasi Harga: Kekhawatiran yang Tetap Ada
Harga spot perak secara historis rentan terhadap manipulasi. Pada 2015, penyelidikan AS mengungkapkan bahwa bank-bank besar—termasuk UBS, HSBC, Bank of Nova Scotia, dan Deutsche Bank—mengatur harga perak antara 2007 dan 2013. JPMorgan menghadapi tuduhan berulang, dan akhirnya membayar US$920 juta pada 2020 untuk menyelesaikan penyelidikan federal terkait manipulasi pasar logam mulia.
Penggantian Silver Fix London yang berusia lebih dari satu abad dengan Harga Perak LBMA pada 2014 merupakan upaya meningkatkan transparansi. Namun, pengamat pasar yang waspada terus memantau adanya ketidakwajaran.
Apa Selanjutnya untuk Perak?
Apakah harga spot perak hari ini akan bertahan di atas level US$30 menjadi pertanyaan penting. Pengamat pasar mencatat bahwa fundamental tampak mendukung—kendala pasokan dikombinasikan dengan permintaan industri dan investasi menciptakan potensi apresiasi yang berkelanjutan. Namun, sejarah volatilitas perak dan episode manipulasi sebelumnya menunjukkan bahwa kehati-hatian tetap diperlukan bagi investor yang menilai posisi dalam logam mulia ini.