Blockchain selalu menghadapi dilema klasik: kecepatan versus keamanan. BNB Chain baru saja memperkenalkan jawaban pragmatis melalui BEP-640, sebuah proposal yang memperkenalkan batas gas opsional dan dapat dikonfigurasi untuk transaksi di BSC (BNB Smart Chain).
Apa masalah yang diselesaikan oleh BEP-640?
Dengan 58 juta alamat wallet aktif bulanan pada akhir September 2025, BNB Chain telah mengungguli Solana dalam adopsi, tetapi skala ini juga menimbulkan tekanan pada infrastruktur. Transaksi yang mengkonsumsi terlalu banyak gas dapat memperlambat produksi blok dan meningkatkan tingkat reorganisasi, yang mempengaruhi pengalaman pengguna.
Alih-alih memberlakukan aturan yang kaku, BEP-640 memungkinkan setiap validator dan operator node memilih ambang batas konsumsi gas mereka sendiri. Fleksibilitas ini berarti bahwa mereka dengan infrastruktur berkinerja tinggi dapat mempertahankan batas yang besar, sementara yang lain memprioritaskan stabilitas dengan kontrol yang lebih ketat.
Dampak pada ekosistem dan operator node
Pendekatan desentralisasi BEP-640 berbeda dengan strategi jaringan lain. Ethereum menerapkan EIP-7825 dengan batasan ketat di tingkat protokol, bersiap untuk eksekusi paralel. BNB Chain, sebaliknya, memilih adopsi sukarela, memungkinkan operator mengontrol kapasitas mereka sendiri.
Taktik ini sangat relevan mengingat bahwa BSC mempertahankan tarif transaksi antara $0.05 dan $0.20, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata Ethereum ($0.44). Keuntungan biaya ini kini dikombinasikan dengan pengelolaan sumber daya yang lebih baik.
Ekosistem BNB Chain terus berkembang: Total Value Locked telah mencapai $17,1 miliar di platform seperti PancakeSwap, dengan aktivitas di DeFi, Gaming, dan AI. BEP-640 adalah bagian dari serangkaian optimisasi yang termasuk Fermi Hard Fork yang dijadwalkan pada 14 Januari 2026, yang menjanjikan blok yang lebih cepat dan kinerja EVM yang lebih baik.
Jalan ke depan
Keberhasilan BEP-640 akan bergantung pada berapa banyak validator yang mengadopsi langkah ini secara sukarela dan dampak terukur pada metrik kinerja. Yang jelas adalah bahwa BNB Chain sedang membangun infrastruktur yang lebih tangguh tanpa mengorbankan karakter desentralisasinya.
Dalam pasar di mana blockchain bersaing sengit untuk efisiensi dan skalabilitas, inisiatif seperti BEP-640 menunjukkan bahwa inovasi teknis tetap menjadi pembeda utama. BNB Chain tidak hanya berusaha mempertahankan posisinya sebagai salah satu jaringan Layer 1 utama, tetapi juga memperkuat fondasi di mana pertumbuhan masa depannya didasarkan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
BNB Chain meluncurkan BEP-640: alat baru untuk menyeimbangkan kinerja dan stabilitas
Blockchain selalu menghadapi dilema klasik: kecepatan versus keamanan. BNB Chain baru saja memperkenalkan jawaban pragmatis melalui BEP-640, sebuah proposal yang memperkenalkan batas gas opsional dan dapat dikonfigurasi untuk transaksi di BSC (BNB Smart Chain).
Apa masalah yang diselesaikan oleh BEP-640?
Dengan 58 juta alamat wallet aktif bulanan pada akhir September 2025, BNB Chain telah mengungguli Solana dalam adopsi, tetapi skala ini juga menimbulkan tekanan pada infrastruktur. Transaksi yang mengkonsumsi terlalu banyak gas dapat memperlambat produksi blok dan meningkatkan tingkat reorganisasi, yang mempengaruhi pengalaman pengguna.
Alih-alih memberlakukan aturan yang kaku, BEP-640 memungkinkan setiap validator dan operator node memilih ambang batas konsumsi gas mereka sendiri. Fleksibilitas ini berarti bahwa mereka dengan infrastruktur berkinerja tinggi dapat mempertahankan batas yang besar, sementara yang lain memprioritaskan stabilitas dengan kontrol yang lebih ketat.
Dampak pada ekosistem dan operator node
Pendekatan desentralisasi BEP-640 berbeda dengan strategi jaringan lain. Ethereum menerapkan EIP-7825 dengan batasan ketat di tingkat protokol, bersiap untuk eksekusi paralel. BNB Chain, sebaliknya, memilih adopsi sukarela, memungkinkan operator mengontrol kapasitas mereka sendiri.
Taktik ini sangat relevan mengingat bahwa BSC mempertahankan tarif transaksi antara $0.05 dan $0.20, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata Ethereum ($0.44). Keuntungan biaya ini kini dikombinasikan dengan pengelolaan sumber daya yang lebih baik.
Ekosistem BNB Chain terus berkembang: Total Value Locked telah mencapai $17,1 miliar di platform seperti PancakeSwap, dengan aktivitas di DeFi, Gaming, dan AI. BEP-640 adalah bagian dari serangkaian optimisasi yang termasuk Fermi Hard Fork yang dijadwalkan pada 14 Januari 2026, yang menjanjikan blok yang lebih cepat dan kinerja EVM yang lebih baik.
Jalan ke depan
Keberhasilan BEP-640 akan bergantung pada berapa banyak validator yang mengadopsi langkah ini secara sukarela dan dampak terukur pada metrik kinerja. Yang jelas adalah bahwa BNB Chain sedang membangun infrastruktur yang lebih tangguh tanpa mengorbankan karakter desentralisasinya.
Dalam pasar di mana blockchain bersaing sengit untuk efisiensi dan skalabilitas, inisiatif seperti BEP-640 menunjukkan bahwa inovasi teknis tetap menjadi pembeda utama. BNB Chain tidak hanya berusaha mempertahankan posisinya sebagai salah satu jaringan Layer 1 utama, tetapi juga memperkuat fondasi di mana pertumbuhan masa depannya didasarkan.