## Pembalikan Besar: Bagaimana Pembalikan Carry Trade Mengubah Dinamika Pasar Bitcoin



Pembalikan posisi yen yang leverage terus berlangsung telah menjadi salah satu kekuatan paling berpengaruh—namun kurang dihargai—yang mengubah pasar keuangan global. Apa yang dimulai sebagai peristiwa deleveraging yang tenang telah membesar menjadi krisis likuiditas yang secara langsung mempengaruhi aset risiko, dengan bitcoin berada tepat di garis depan.

### Mekanisme Di Balik Krisis

Selama dua dekade, sebuah perdagangan yang tampaknya sederhana mendominasi buku panduan Wall Street. Investor meminjam modal di Jepang dengan suku bunga mendekati nol, mengalihkan dana tersebut ke obligasi Treasury AS yang memberikan hasil lebih tinggi (sekarang menghasilkan 4-5%), dan mendapatkan selisihnya tanpa mengeluarkan modal mereka sendiri. Pada dasarnya, ini adalah mesin arbitrase yang terus-menerus berputar.

Mekanismenya cukup sederhana: mendapatkan pendanaan yen yang murah, berputar ke aset yang dinilai dalam dolar, menjaga selisih suku bunga. "Uang gratis," sebut beberapa orang. Tapi era itu berakhir. Saat Jepang memperketat kebijakan moneter untuk menstabilkan mata uangnya yang melemah dan Federal Reserve beralih ke pelonggaran, selisih suku bunga yang mendukung strategi ini mulai runtuh.

### Rantai Penjualan Paksa

Ketika trader melepas posisi ini, prosesnya menjadi keras dan tanpa pandang bulu. Kenaikan suku bunga Jepang membuat pinjaman menjadi lebih mahal, sementara penyempitan spread hasil menghilangkan insentif keuntungan. Posisi leverage, secara definisi, tidak bisa bertahan dalam kondisi seperti ini—mereka harus dilikuidasi secara paksa.

Ini berarti terjadi eksodus terkoordinasi: aset AS dijual secara massal untuk melunasi kewajiban dalam yen. Modal yang sebelumnya mengalir secara andal ke pasar Amerika kini berbalik arah, menciptakan drainase likuiditas yang signifikan. Untuk pasar yang terbiasa dengan arus masuk yang stabil, ini merupakan guncangan struktural.

### Bitcoin Terjebak di Tengah

Bitcoin menempati posisi yang unik dalam drama yang sedang berkembang ini. Bukan bahwa aset itu sendiri secara fundamental telah berubah, tetapi lebih bahwa ia memperkuat baik guncangan deleveraging maupun stimulus kebijakan. Selama episode penjualan paksa, bitcoin sering mengalami penurunan yang lebih tajam daripada aset risiko tradisional karena leverage tertinggi biasanya ada di kalangan trader cryptocurrency.

Namun, kekuatan kedua—pelonggaran moneter—berkembang mendukung bitcoin dari waktu ke waktu. Federal Reserve kini telah memotong suku bunga tiga kali tahun ini dan secara resmi mengakhiri Quantitative Tightening, menandai kembalinya mode stimulus. Program pembelian Treasury ($40 miliar dalam 30 hari ke depan) menegaskan perubahan ini. Dengan kata lain, sementara deleveraging menciptakan kekacauan jangka pendek, pelonggaran kondisi keuangan memberikan dorongan jangka panjang.

### Pergerakan Harga dan Konteks Historis

Hingga data terbaru, Bitcoin diperdagangkan di $90.60K, turun 0.21% dalam sehari. Ini menempatkan aset tersebut di antara level retracement Fibonacci 0.618 dan 0.786 pada grafik mingguan—zona yang secara historis menarik minat beli yang kuat.

Secara historis, Bitcoin telah mengalami penurunan lebih dari 50% beberapa kali tanpa pernah jatuh di bawah ambang biaya penambangan (harga impas bagi penambang). Ini memberikan dasar penting: selama harga tetap di atas biaya produksi, infrastruktur jangka panjang tetap utuh. Bagi trader, titik balik ini secara konsisten menandai titik terendah capitulation diikuti oleh pemulihan yang kuat.

### Apa yang Harus Dipantau Trader

Lingkungan saat ini tetap terbagi. Volatilitas deleveraging bisa semakin cepat dalam waktu dekat, terutama jika yen menguat dan posisi margin menghadapi rantai likuidasi. Namun, latar belakang struktural—kebijakan moneter yang mudah, stimulus kuantitatif, dan perluasan neraca bank sentral—mendukung penilaian aset risiko dalam jangka 3-6 bulan.

Untuk Bitcoin secara khusus, volatilitas bukanlah hal baru maupun mengkhawatirkan dari perspektif jangka panjang. Yang penting adalah apakah harga tetap di atas level biaya penambangan selama proses washout. Jika ya, setiap siklus likuidasi paksa menjadi peluang beli alih-alih sinyal capitulation. Pertanyaan sebenarnya bukanlah apakah Bitcoin akan bertahan dalam siklus ini, tetapi apakah trader telah memposisikan diri mereka untuk mendapatkan manfaat dari dua kekuatan yang saling bertentangan ini yang sedang mengubah pasar saat ini.
BTC-0,83%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)