Warren Buffett menghabiskan 25 juta dolar AS untuk mengakuisisi See's Candies pada tahun 1972, dan logika di balik investasi ini patut dipertimbangkan.
Yang benar-benar berharga bukanlah permen itu sendiri, tetapi hak penetapan harga.
Setiap kali Hari Valentine, kampanye pemasaran See's sangat brilian—"perasaan bersalah, perasaan bersalah, perasaan bersalah". Pria-pria melihat iklan itu harus belok dari jalan tol. Inilah kekuatan merek.
Bayangkan, apakah ada orang yang akan berkata kepada kekasihnya, "Sayang, tahun ini aku membeli yang termurah"? Sama sekali tidak mungkin. Inilah mengapa See's dapat terus menaikkan harga—konsumen bukan membeli permen, tetapi membeli emosi dan janji merek.
Hasilnya sudah jelas: setelah 26 Desember, permintaan konsumen menurun drastis, tetapi See's telah menyelesaikan sebagian besar pendapatan tahunan. Penguasaan hak penetapan harga secara siklik ini adalah cerminan dari keunggulan kompetitif.
Hak penetapan harga = kepercayaan merek + monopoli dalam skenario konsumsi. Logika ini berlaku di pasar mana pun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
19 Suka
Hadiah
19
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NotFinancialAdviser
· 01-15 03:35
Intinya adalah menjual emosi, jauh lebih menguntungkan daripada menjual permen
Lihat AsliBalas0
WealthCoffee
· 01-13 22:38
Wah, ini baru esensi dari investasi, setelah memahami kendali harga, baru bisa menghasilkan uang
Lihat AsliBalas0
just_vibin_onchain
· 01-12 14:49
Benar, inilah mengapa saya juga memperhatikan kekuatan merek dari proyek saat berinvestasi di koin, bukan hanya melihat teknologi...
Lihat AsliBalas0
alpha_leaker
· 01-12 14:42
Sial, inilah mengapa Buffett mendapatkan keuntungan besar, sementara kita masih membeli permen
Pada dasarnya ini adalah menjual kecemasan, hak penetapan harga benar-benar luar biasa
Strategi ini juga efektif di dunia koin, ganti tampilan tetap saja merugikan
Lihat AsliBalas0
WenMoon
· 01-12 14:33
Singkatnya, ini adalah menjual premi emosional, inilah yang benar-benar menjadi benteng pertahanan
Warren Buffett menghabiskan 25 juta dolar AS untuk mengakuisisi See's Candies pada tahun 1972, dan logika di balik investasi ini patut dipertimbangkan.
Yang benar-benar berharga bukanlah permen itu sendiri, tetapi hak penetapan harga.
Setiap kali Hari Valentine, kampanye pemasaran See's sangat brilian—"perasaan bersalah, perasaan bersalah, perasaan bersalah". Pria-pria melihat iklan itu harus belok dari jalan tol. Inilah kekuatan merek.
Bayangkan, apakah ada orang yang akan berkata kepada kekasihnya, "Sayang, tahun ini aku membeli yang termurah"? Sama sekali tidak mungkin. Inilah mengapa See's dapat terus menaikkan harga—konsumen bukan membeli permen, tetapi membeli emosi dan janji merek.
Hasilnya sudah jelas: setelah 26 Desember, permintaan konsumen menurun drastis, tetapi See's telah menyelesaikan sebagian besar pendapatan tahunan. Penguasaan hak penetapan harga secara siklik ini adalah cerminan dari keunggulan kompetitif.
Hak penetapan harga = kepercayaan merek + monopoli dalam skenario konsumsi. Logika ini berlaku di pasar mana pun.