Apakah Anda pernah memperhatikan bahwa volume transaksi pasar terkadang sangat luar biasa, dan terkadang sangat sepi? Sebagian besar penyebabnya sebenarnya adalah karena perdagangan kuantitatif yang bermain-main.
Mari kita uraikan. Misalnya, sebuah tim kuantitatif memegang aset dengan nilai pasar sebesar 2 triliun. Mereka memutuskan untuk menjual semua aset tersebut pada hari itu, lalu membelinya kembali semuanya. Hanya dengan satu transaksi jual beli ini, volume transaksi bisa menyumbang 4 triliun. Sebagai skenario lain, jika mereka hanya menjual 50% dan membeli kembali 50%, maka volume transaksi akan menjadi 2 triliun.
Keunggulan utama dari perdagangan kuantitatif adalah fleksibilitasnya—mereka dapat menyesuaikan frekuensi perputaran dan volume transaksi secara dinamis berdasarkan kondisi pasar secara real-time. Saat suasana pasar sedang panas, mereka mungkin meningkatkan perputaran. Saat pasar sedang lesu, mereka akan mengurangi skala operasinya. Ini juga menjelaskan mengapa kita sering melihat volume transaksi tiba-tiba melonjak, lalu keesokan harinya langsung jatuh. Lonjakan dan penurunan volume transaksi ini, dalam beberapa tingkat, adalah manifestasi dari "pernapasan" perdagangan kuantitatif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apakah Anda pernah memperhatikan bahwa volume transaksi pasar terkadang sangat luar biasa, dan terkadang sangat sepi? Sebagian besar penyebabnya sebenarnya adalah karena perdagangan kuantitatif yang bermain-main.
Mari kita uraikan. Misalnya, sebuah tim kuantitatif memegang aset dengan nilai pasar sebesar 2 triliun. Mereka memutuskan untuk menjual semua aset tersebut pada hari itu, lalu membelinya kembali semuanya. Hanya dengan satu transaksi jual beli ini, volume transaksi bisa menyumbang 4 triliun. Sebagai skenario lain, jika mereka hanya menjual 50% dan membeli kembali 50%, maka volume transaksi akan menjadi 2 triliun.
Keunggulan utama dari perdagangan kuantitatif adalah fleksibilitasnya—mereka dapat menyesuaikan frekuensi perputaran dan volume transaksi secara dinamis berdasarkan kondisi pasar secara real-time. Saat suasana pasar sedang panas, mereka mungkin meningkatkan perputaran. Saat pasar sedang lesu, mereka akan mengurangi skala operasinya. Ini juga menjelaskan mengapa kita sering melihat volume transaksi tiba-tiba melonjak, lalu keesokan harinya langsung jatuh. Lonjakan dan penurunan volume transaksi ini, dalam beberapa tingkat, adalah manifestasi dari "pernapasan" perdagangan kuantitatif.