Beberapa hari yang lalu, seorang teman mengajukan pertanyaan di grup: Mengapa semakin memperhatikan pasar, akun malah semakin menyusut?



Jawaban saya adalah: Karena kamu menganggap grafik lilin sebagai ECG darurat, dan posisi kamu sebagai taruhan seluruh hidup.

Setelah cukup lama berada di dunia ini, kamu akan melihat berbagai macam sifat manusia: orang yang all-in setelah jatuh, lalu menutup aplikasi dan menenangkan hati; orang yang melihat sedikit rebound menjadi tegang sampai tangan bergetar; orang yang tidak punya koin di tangan, tiga hari tidak trading mulai cemas dan insomnia, sering memukul meja menyesal melewatkan kenaikan itu; tetapi mereka yang tetap berpegang pada "posisi moderat dan stop-loss", setiap hari tenang, grafik akun terus stabil naik.

Ini bukan ilmu mistik atau obat penenang. Intinya, menganggap trading sebagai permainan yang bisa diulang-ulang: menang diam-diam melanjutkan, kalah juga tidak menyalahkan siapa-siapa; saat margin call tidak panik, saat profit tidak sombong. Pikiran selalu fokus pada "bagaimana menyesuaikan strategi di ronde ini", sama sekali tidak peduli dengan "mengapa kalah di ronde sebelumnya".

Untuk menanamkan mentalitas permainan ini ke dalam sistem trading sendiri, sebenarnya sangat sederhana, hanya tiga poin:

**Pertama, jangan pernah all-in**

Satu kali all-in, kamu berubah dari investor yang rasional menjadi penjudi. Mata hanya tersisa dua kata: doa. Tapi doa, dari dulu tidak pernah membawa keuntungan nyata, hanya menambah tekanan darah.

**Kedua, juga tidak boleh benar-benar kosong posisi**

Jika tidak punya satu sen pun di akun, kemampuan merasakan pasar langsung nol. Saat pasar bullish, kamu melewatkannya tanpa tahu; saat pasar bearish, malah menonton dari samping, pengetahuan menyusut, modal juga menyusut.

**Ketiga, posisi harus berada di "tekanan halus"**

Cara saya sendiri adalah: malam hari, tidur di tempat tidur, tiba-tiba ada pesan darurat. Jika bisa langsung membangunkan dari tidur, itu berarti posisi kamu pas. Kalau tidur nyenyak tanpa reaksi? Berarti posisi terlalu ringan, tidak ada dorongan. Kalau semalaman terbangun berkali-kali? Itu berarti posisi terlalu berat, tidak mampu tahan.

Saya pribadi menjaga posisi di kisaran 40% sampai 60%. Saat turun, pasti merasa sakit hati, tapi tidak sampai impulsif menutup posisi; saat naik, memang senang, tapi tidak bodoh sampai berhenti kerja dan all-in. Bangun pagi lihat pasar, juga tidak akan takut karena lonjakan 15 menit.

Ada yang bilang, ini cuma mental santai saja.

Salah besar.

Ini sebenarnya adalah cara serangan paling ganas—membuatmu memusatkan perhatian pada "strategi kemenangan di ronde berikutnya", bukan terjebak dalam emosi "bagaimana mengembalikan modal di ronde sebelumnya". Strategi bisa diduplikasi, yang akan membawa ke jurang adalah emosi.

Jadi, trading harus mengikuti jalur "bermain game":

Gunakan posisi tetap untuk naik level, gunakan stop-loss sebagai nyawa kedua, gunakan review untuk mencari strategi.

Jika kamu melakukan ketiganya secara maksimal, kamu akan tiba-tiba menyadari: pasar tetap pasar, koin tetap koin, tapi kamu telah bertransformasi dari "petani yang digorok" menjadi "studio trading yang menghasilkan uang secara stabil dengan strategi".

Sebagai penutup, saya berikan satu kalimat: Jangan anggap trading sebagai pertarungan hidup-mati, anggap saja sebagai pertandingan ranking. Ketika level kamu benar-benar naik, modal hanyalah piala yang kamu dapatkan secara kebetulan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)