Otoritas Pengawas Layanan Keuangan Dubai baru-baru ini mengeluarkan regulasi baru yang secara menyeluruh melarang bisnis terkait mata uang privasi di dalam Dubai International Financial Centre. Larangan ini mencakup perdagangan, promosi, dan operasi derivatif mata uang privasi, dengan semua mata uang privasi utama seperti XMR termasuk dalam daftar pembatasan.
Alasan resmi yang diberikan untuk larangan ini cukup langsung: sifat teknologi mata uang privasi bertentangan secara mendasar dengan persyaratan anti pencucian uang dan kepatuhan sanksi internasional, sehingga tidak dapat memenuhi standar pengawasan keuangan utama global. Dengan kata lain, fitur anonimitas dari mata uang privasi justru menjadi "dosa asal" di wilayah yang menerapkan pengawasan ketat.
Perlu dicatat bahwa kebijakan baru ini juga membedakan ekosistem stablecoin. Otoritas pengawas hanya mengakui "token on-chain fiat" yang didukung oleh fiat asli atau aset likuid berkualitas tinggi, sementara stablecoin yang mengatur pasokannya melalui mekanisme algoritma dikeluarkan dari daftar pengakuan dan diperlakukan sebagai aset kripto biasa. Ini berarti ada perbedaan perlakuan yang mencolok antara dua kategori stablecoin dalam hal kepatuhan.
Dari segi teknis, XMR menghadapi tekanan jangka pendek. Pengamat pasar umumnya berpendapat bahwa larangan semacam ini akan memberikan dampak nyata terhadap mata uang privasi, terutama dalam hal likuiditas di pusat keuangan utama. Pendapat berbagai lembaga tentang tren selanjutnya berbeda-beda, tetapi secara umum mereka memperhatikan apakah harga akan menemukan dukungan di sekitar level 560.
Kebijakan ini mencerminkan tren pengawasan global yang semakin memperketat regulasi terhadap mata uang privasi. Bagi investor yang memegang mata uang privasi, penting untuk memantau perkembangan regulasi di berbagai wilayah dan menilai risiko secara tepat waktu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CryptoGoldmine
· 01-15 10:20
Larangan ini di Dubai sebenarnya hanya mendorong likuiditas koin privasi keluar dari bursa, logika ROI XMR benar-benar berubah
Dukungan di level 560 mungkin tidak akan mampu bertahan, kekeringan likuiditas adalah masalah yang sebenarnya
Perpecahan stablecoin justru menarik, USDC yang didukung fiat akan menjalani masa yang lebih baik, stablecoin algoritmik kemungkinan akan perlahan-lahan dihapus
Dari sudut pandang jaringan hash, model ekonomi penambangan koin privasi mungkin perlu dievaluasi ulang
Tunggu dulu, apakah ini secara tidak langsung meningkatkan premi kepatuhan BTC, trik regulator cukup dalam
Lihat AsliBalas0
All-InQueen
· 01-12 20:54
Koin privasi kembali diserang, Dubai juga mulai mengerjakan.
Lihat AsliBalas0
GraphGuru
· 01-12 15:35
Operasi Dubai kali ini sangat keras, mata uang privasi sepertinya sudah benar-benar tidak ada harapan lagi
Lihat AsliBalas0
RektDetective
· 01-12 14:53
Koin privasi ini benar-benar sudah tidak populer lagi, Dubai bahkan sudah turun tangan.
Lihat AsliBalas0
tx_or_didn't_happen
· 01-12 14:39
Kembali mengalami masalah dengan privasi coin, kali ini Dubai langsung mengambil langkah tegas, bagaimana mungkin XMR bisa bertahan hidup
Lihat AsliBalas0
MerkleMaid
· 01-12 14:26
Koin privasi telah dihentikan, sekarang harus mencari cara lain
Lihat AsliBalas0
MEVHunterX
· 01-12 14:25
Dubai sekali lagi, mata uang privasi langsung dilarang, lucu banget
Otoritas Pengawas Layanan Keuangan Dubai baru-baru ini mengeluarkan regulasi baru yang secara menyeluruh melarang bisnis terkait mata uang privasi di dalam Dubai International Financial Centre. Larangan ini mencakup perdagangan, promosi, dan operasi derivatif mata uang privasi, dengan semua mata uang privasi utama seperti XMR termasuk dalam daftar pembatasan.
Alasan resmi yang diberikan untuk larangan ini cukup langsung: sifat teknologi mata uang privasi bertentangan secara mendasar dengan persyaratan anti pencucian uang dan kepatuhan sanksi internasional, sehingga tidak dapat memenuhi standar pengawasan keuangan utama global. Dengan kata lain, fitur anonimitas dari mata uang privasi justru menjadi "dosa asal" di wilayah yang menerapkan pengawasan ketat.
Perlu dicatat bahwa kebijakan baru ini juga membedakan ekosistem stablecoin. Otoritas pengawas hanya mengakui "token on-chain fiat" yang didukung oleh fiat asli atau aset likuid berkualitas tinggi, sementara stablecoin yang mengatur pasokannya melalui mekanisme algoritma dikeluarkan dari daftar pengakuan dan diperlakukan sebagai aset kripto biasa. Ini berarti ada perbedaan perlakuan yang mencolok antara dua kategori stablecoin dalam hal kepatuhan.
Dari segi teknis, XMR menghadapi tekanan jangka pendek. Pengamat pasar umumnya berpendapat bahwa larangan semacam ini akan memberikan dampak nyata terhadap mata uang privasi, terutama dalam hal likuiditas di pusat keuangan utama. Pendapat berbagai lembaga tentang tren selanjutnya berbeda-beda, tetapi secara umum mereka memperhatikan apakah harga akan menemukan dukungan di sekitar level 560.
Kebijakan ini mencerminkan tren pengawasan global yang semakin memperketat regulasi terhadap mata uang privasi. Bagi investor yang memegang mata uang privasi, penting untuk memantau perkembangan regulasi di berbagai wilayah dan menilai risiko secara tepat waktu.