## VivoPower Membuka Jalur Baru ke Ekuitas Ripple Labs Melalui Struktur Investasi Korea Selatan
**Sebuah kendaraan investasi $300 juta dolar mewakili langkah terbaru VivoPower dalam membangun aset treasury yang berfokus pada Ripple.** Perusahaan yang terdaftar di Nasdaq ini telah mengungkapkan kemitraan strategis dengan Lean Ventures, manajer aset berlisensi yang berbasis di Seoul, untuk mendirikan dana khusus yang menargetkan saham Ripple Labs swasta. Alih-alih membeli token XRP secara langsung, struktur ini memberikan investor yang memenuhi syarat paparan tidak langsung terhadap ekosistem Ripple melalui kepemilikan saham.
Inisiatif ini berasal dari meningkatnya minat institusional terhadap aset terkait Ripple di Korea Selatan. Para pelaku pasar telah lama mencari alternatif untuk pembelian token langsung, dan kendaraan ini menjawab kekurangan permintaan tersebut. Lean Ventures akan mengatur pembentukan entitas tujuan khusus yang dirancang untuk mengakumulasi saham preferen Ripple Labs, dengan target kapitalisasi awal sebesar $300 juta dolar.
## Membangun Paparan Tanpa Pembelian Token Langsung
Divisi digital VivoPower, Vivo Federation, telah mendapatkan persetujuan awal dari Ripple untuk membeli sejumlah saham preferen awal. Alokasi tambahan sedang dinegosiasikan dengan pemegang saham institusional yang ada. Berdasarkan penilaian XRP saat ini, posisi sebesar $300 juta dolar secara teoritis akan mewakili sekitar 450 juta token XRP dalam nilai setara—yang setara dengan sekitar $900 juta dolar pada tarif pasar saat ini.
Struktur ini secara khusus menghindari pembelian XRP secara langsung. Sebaliknya, investor mendapatkan paparan terhadap operasi bisnis, produk, dan kepemilikan neraca Ripple Labs. Perbedaan ini penting bagi investor yang mencari pengembalian seperti ekuitas daripada volatilitas token. Adam Traidman, ketua dewan penasihat VivoPower, menekankan bahwa kendaraan ini membuka akses ke ekuitas Ripple Labs dengan valuasi yang berpotensi menarik relatif terhadap harga spot XRP yang berlaku di Korea.
K-Weather, sebuah perusahaan Korea Selatan, sebelumnya telah menunjukkan minat terhadap ekosistem VivoPower yang lebih luas, setelah menandatangani kesepakatan awal untuk mengakuisisi 20% saham VivoPower awal bulan ini. Transaksi tersebut masih dalam proses tinjauan akhir.
## Korea Selatan sebagai Pusat Distribusi Strategis
Korea Selatan merupakan pasar utama VivoPower untuk inisiatif ini, mengingat partisipasi signifikan negara tersebut di pasar XRP baik dari modal institusional maupun basis pengguna ritel. Chris Kim, mitra pengelola di Lean Ventures, mencatat bahwa minat terhadap paparan terkait Ripple telah terkumpul selama beberapa tahun seiring dengan meningkatnya pemahaman pelaku pasar Korea Selatan terhadap produk infrastruktur dan solusi pembayaran Ripple. Kejelasan regulasi seputar investasi aset digital juga semakin mempercepat permintaan institusional.
Kemitraan ini mencerminkan pergeseran lebih luas VivoPower menuju posisi treasury yang berpusat pada Ripple. Setelah penempatan swasta sebesar $121 juta dolar pada bulan Juni—dipimpin oleh investor Saudi, Abdulaziz bin Turki Abdulaziz Al Saud—perusahaan telah mengalokasikan modal ke struktur yang didenominasikan dalam XRP. Langkah terbaru termasuk alokasi sebesar $100 juta dolar melalui sistem FAssets dari Flare dan adopsi stablecoin Ripple RLUSD untuk kebutuhan treasury operasional.
## Waktu Pasar dan Jalur Regulasi
VivoPower belum mengungkapkan jadwal penutupan secara spesifik, menyatakan bahwa diskusi masih bergantung pada persetujuan regulasi dan negosiasi komersial. Harga akhir akan bergantung pada alokasi saham akhir dan kondisi pasar. Perusahaan menegaskan bahwa ini merupakan metodologi untuk investasi institusional yang terstruktur, bukan posisi token spekulatif.
Ripple sendiri terus memperluas infrastruktur institusional di sekitar ekosistemnya. Perusahaan baru-baru ini mengumumkan kemitraan dengan Amina Bank AG dari Swiss, menjadikannya bank Eropa pertama yang mengimplementasikan jaringan pembayaran berlisensi lengkap Ripple. Perkembangan ini menegaskan penerimaan institusional yang semakin meningkat terhadap infrastruktur Ripple di berbagai wilayah.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
## VivoPower Membuka Jalur Baru ke Ekuitas Ripple Labs Melalui Struktur Investasi Korea Selatan
**Sebuah kendaraan investasi $300 juta dolar mewakili langkah terbaru VivoPower dalam membangun aset treasury yang berfokus pada Ripple.** Perusahaan yang terdaftar di Nasdaq ini telah mengungkapkan kemitraan strategis dengan Lean Ventures, manajer aset berlisensi yang berbasis di Seoul, untuk mendirikan dana khusus yang menargetkan saham Ripple Labs swasta. Alih-alih membeli token XRP secara langsung, struktur ini memberikan investor yang memenuhi syarat paparan tidak langsung terhadap ekosistem Ripple melalui kepemilikan saham.
Inisiatif ini berasal dari meningkatnya minat institusional terhadap aset terkait Ripple di Korea Selatan. Para pelaku pasar telah lama mencari alternatif untuk pembelian token langsung, dan kendaraan ini menjawab kekurangan permintaan tersebut. Lean Ventures akan mengatur pembentukan entitas tujuan khusus yang dirancang untuk mengakumulasi saham preferen Ripple Labs, dengan target kapitalisasi awal sebesar $300 juta dolar.
## Membangun Paparan Tanpa Pembelian Token Langsung
Divisi digital VivoPower, Vivo Federation, telah mendapatkan persetujuan awal dari Ripple untuk membeli sejumlah saham preferen awal. Alokasi tambahan sedang dinegosiasikan dengan pemegang saham institusional yang ada. Berdasarkan penilaian XRP saat ini, posisi sebesar $300 juta dolar secara teoritis akan mewakili sekitar 450 juta token XRP dalam nilai setara—yang setara dengan sekitar $900 juta dolar pada tarif pasar saat ini.
Struktur ini secara khusus menghindari pembelian XRP secara langsung. Sebaliknya, investor mendapatkan paparan terhadap operasi bisnis, produk, dan kepemilikan neraca Ripple Labs. Perbedaan ini penting bagi investor yang mencari pengembalian seperti ekuitas daripada volatilitas token. Adam Traidman, ketua dewan penasihat VivoPower, menekankan bahwa kendaraan ini membuka akses ke ekuitas Ripple Labs dengan valuasi yang berpotensi menarik relatif terhadap harga spot XRP yang berlaku di Korea.
K-Weather, sebuah perusahaan Korea Selatan, sebelumnya telah menunjukkan minat terhadap ekosistem VivoPower yang lebih luas, setelah menandatangani kesepakatan awal untuk mengakuisisi 20% saham VivoPower awal bulan ini. Transaksi tersebut masih dalam proses tinjauan akhir.
## Korea Selatan sebagai Pusat Distribusi Strategis
Korea Selatan merupakan pasar utama VivoPower untuk inisiatif ini, mengingat partisipasi signifikan negara tersebut di pasar XRP baik dari modal institusional maupun basis pengguna ritel. Chris Kim, mitra pengelola di Lean Ventures, mencatat bahwa minat terhadap paparan terkait Ripple telah terkumpul selama beberapa tahun seiring dengan meningkatnya pemahaman pelaku pasar Korea Selatan terhadap produk infrastruktur dan solusi pembayaran Ripple. Kejelasan regulasi seputar investasi aset digital juga semakin mempercepat permintaan institusional.
Kemitraan ini mencerminkan pergeseran lebih luas VivoPower menuju posisi treasury yang berpusat pada Ripple. Setelah penempatan swasta sebesar $121 juta dolar pada bulan Juni—dipimpin oleh investor Saudi, Abdulaziz bin Turki Abdulaziz Al Saud—perusahaan telah mengalokasikan modal ke struktur yang didenominasikan dalam XRP. Langkah terbaru termasuk alokasi sebesar $100 juta dolar melalui sistem FAssets dari Flare dan adopsi stablecoin Ripple RLUSD untuk kebutuhan treasury operasional.
## Waktu Pasar dan Jalur Regulasi
VivoPower belum mengungkapkan jadwal penutupan secara spesifik, menyatakan bahwa diskusi masih bergantung pada persetujuan regulasi dan negosiasi komersial. Harga akhir akan bergantung pada alokasi saham akhir dan kondisi pasar. Perusahaan menegaskan bahwa ini merupakan metodologi untuk investasi institusional yang terstruktur, bukan posisi token spekulatif.
Ripple sendiri terus memperluas infrastruktur institusional di sekitar ekosistemnya. Perusahaan baru-baru ini mengumumkan kemitraan dengan Amina Bank AG dari Swiss, menjadikannya bank Eropa pertama yang mengimplementasikan jaringan pembayaran berlisensi lengkap Ripple. Perkembangan ini menegaskan penerimaan institusional yang semakin meningkat terhadap infrastruktur Ripple di berbagai wilayah.