Pada akhir tahun, kemerosotan grafik Shiba Inu telah menjadi kenyataan. Token yang pernah menjadi bintang ini kini jatuh ke titik terendah, dengan harga hanya $0.0000078, turun 72% dari awal tahun. Pemegang yang masuk dalam dua tahun terakhir umumnya mengalami kerugian.
Apa peringatan yang diberikan indikator teknikal?
Berdasarkan pemantauan real-time platform TradingView, banyak indikator teknikal Shiba Inu menunjukkan arah yang sama—sinyal keluar pasar. Sistem moving average terus memberikan sinyal jual, dan skor analisis teknikal gabungan juga berada di zona negatif. Ini bukan fenomena yang terisolasi, melainkan konsistensi dari data multidimensi.
Statistik terbaru dari Aliansi Pedagang semakin jelas. Dari evaluasi kolektif 24 analis, 19 di antaranya secara tegas merekomendasikan jual, hanya 2 yang menyarankan menambah posisi di harga rendah, dan 3 lainnya menyarankan untuk menunggu dan memegang. Proporsi ini menunjukkan bahwa para profesional pasar sangat pesimis terhadap prospek jangka pendek Shiba Inu.
Mengapa indikator teknikal begitu lemah?
Penurunan harga yang berkelanjutan secara sistematis menghancurkan kepercayaan investor. Performa lemah pada grafik dan penurunan minat untuk memegang posisi membentuk lingkaran negatif. Volume perdagangan menyusut, dan level support terus terlewati, semua ini adalah indikator langsung dari menurunnya partisipasi pasar.
Di mana titik balik aliran dana?
Dalam konteks sulitnya pembalikan Shiba Inu, pergeseran likuiditas pasar menjadi hal yang tak terelakkan. Mengalihkan modal ke Bitcoin mungkin menjadi cara untuk meninjau kembali risiko dan imbal hasil. Saat ini, Bitcoin berfluktuasi di sekitar $87.000 (UTC+8). Pengalaman historis menunjukkan bahwa setelah penurunan, biasanya akan rebound ke kisaran $91.000-$93.000, memberikan target keuntungan yang relatif jelas bagi trader jangka pendek.
Ethereum dapat menjadi pilihan lain untuk diversifikasi risiko investasi, dengan volatilitas yang relatif lebih rendah yang dapat meredam fluktuasi besar dalam portofolio.
Grafik Shiba Inu saat ini menunjukkan bahwa pasar sedang melakukan redistribusi besar-besaran dana. Dalam penyesuaian ini, peserta yang mampu mengenali sinyal secara tepat waktu dan menyesuaikan posisi mereka cenderung lebih mudah menghindari risiko selanjutnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kegagalan Teknologi Shiba Inu: Data di Blockchain Mengungkap Sinyal Apa?
Pada akhir tahun, kemerosotan grafik Shiba Inu telah menjadi kenyataan. Token yang pernah menjadi bintang ini kini jatuh ke titik terendah, dengan harga hanya $0.0000078, turun 72% dari awal tahun. Pemegang yang masuk dalam dua tahun terakhir umumnya mengalami kerugian.
Apa peringatan yang diberikan indikator teknikal?
Berdasarkan pemantauan real-time platform TradingView, banyak indikator teknikal Shiba Inu menunjukkan arah yang sama—sinyal keluar pasar. Sistem moving average terus memberikan sinyal jual, dan skor analisis teknikal gabungan juga berada di zona negatif. Ini bukan fenomena yang terisolasi, melainkan konsistensi dari data multidimensi.
Statistik terbaru dari Aliansi Pedagang semakin jelas. Dari evaluasi kolektif 24 analis, 19 di antaranya secara tegas merekomendasikan jual, hanya 2 yang menyarankan menambah posisi di harga rendah, dan 3 lainnya menyarankan untuk menunggu dan memegang. Proporsi ini menunjukkan bahwa para profesional pasar sangat pesimis terhadap prospek jangka pendek Shiba Inu.
Mengapa indikator teknikal begitu lemah?
Penurunan harga yang berkelanjutan secara sistematis menghancurkan kepercayaan investor. Performa lemah pada grafik dan penurunan minat untuk memegang posisi membentuk lingkaran negatif. Volume perdagangan menyusut, dan level support terus terlewati, semua ini adalah indikator langsung dari menurunnya partisipasi pasar.
Di mana titik balik aliran dana?
Dalam konteks sulitnya pembalikan Shiba Inu, pergeseran likuiditas pasar menjadi hal yang tak terelakkan. Mengalihkan modal ke Bitcoin mungkin menjadi cara untuk meninjau kembali risiko dan imbal hasil. Saat ini, Bitcoin berfluktuasi di sekitar $87.000 (UTC+8). Pengalaman historis menunjukkan bahwa setelah penurunan, biasanya akan rebound ke kisaran $91.000-$93.000, memberikan target keuntungan yang relatif jelas bagi trader jangka pendek.
Ethereum dapat menjadi pilihan lain untuk diversifikasi risiko investasi, dengan volatilitas yang relatif lebih rendah yang dapat meredam fluktuasi besar dalam portofolio.
Grafik Shiba Inu saat ini menunjukkan bahwa pasar sedang melakukan redistribusi besar-besaran dana. Dalam penyesuaian ini, peserta yang mampu mengenali sinyal secara tepat waktu dan menyesuaikan posisi mereka cenderung lebih mudah menghindari risiko selanjutnya.