Anggapan yang mapan bahwa Bitcoin harus mengikuti koreksi emas dan perak semakin dipertanyakan oleh para ahli pasar terkemuka. Menurut analisis terbaru, aset-aset ini dapat beroperasi secara paralel tanpa saling menghalangi.
Perspektif Pasar yang Kontroversial
James Check, analis utama di Glassnode, menyampaikan sebuah teori provokatif di X: Banyak pemegang Bitcoin yang tetap berpegang pada korelasi kuat dengan logam mulia, “sama sekali tidak memahami aset-aset ini”. Pernyataannya menunjukkan adanya kesalahpahaman mendalam tentang dinamika pasar – sebuah posisi yang sengaja menentang arus utama.
Alasan Ekonomi
Makroekonom Lyn Alden menanggapi debat ini dalam sebuah podcast YouTube terbaru. Dia menekankan bahwa situasi kompetisi yang sering digambarkan antara Bitcoin dan emas tidak sesuai dengan mekanisme pasar yang sebenarnya. Menurut analisisnya, kinerja relatif Bitcoin yang kuat terhadap emas berasal dari perbedaan mendasar dalam siklus pasar: Bitcoin mengalami fase sideways pada 2024, sementara emas mengalami salah satu tahun terbaiknya.
Perpisahan ini menunjukkan bahwa kedua aset beroperasi dalam fase pasar yang berbeda dan tidak harus disinkronkan secara otomatis. Dengan demikian, Bitcoin dan logam mulia dalam portofolio yang terdiversifikasi sebenarnya dapat beroperasi lebih independen daripada yang selama ini diasumsikan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bitcoin tidak memerlukan koreksi logam mulia – para ahli melihat kemandirian dalam pergerakan harga
Anggapan yang mapan bahwa Bitcoin harus mengikuti koreksi emas dan perak semakin dipertanyakan oleh para ahli pasar terkemuka. Menurut analisis terbaru, aset-aset ini dapat beroperasi secara paralel tanpa saling menghalangi.
Perspektif Pasar yang Kontroversial
James Check, analis utama di Glassnode, menyampaikan sebuah teori provokatif di X: Banyak pemegang Bitcoin yang tetap berpegang pada korelasi kuat dengan logam mulia, “sama sekali tidak memahami aset-aset ini”. Pernyataannya menunjukkan adanya kesalahpahaman mendalam tentang dinamika pasar – sebuah posisi yang sengaja menentang arus utama.
Alasan Ekonomi
Makroekonom Lyn Alden menanggapi debat ini dalam sebuah podcast YouTube terbaru. Dia menekankan bahwa situasi kompetisi yang sering digambarkan antara Bitcoin dan emas tidak sesuai dengan mekanisme pasar yang sebenarnya. Menurut analisisnya, kinerja relatif Bitcoin yang kuat terhadap emas berasal dari perbedaan mendasar dalam siklus pasar: Bitcoin mengalami fase sideways pada 2024, sementara emas mengalami salah satu tahun terbaiknya.
Perpisahan ini menunjukkan bahwa kedua aset beroperasi dalam fase pasar yang berbeda dan tidak harus disinkronkan secara otomatis. Dengan demikian, Bitcoin dan logam mulia dalam portofolio yang terdiversifikasi sebenarnya dapat beroperasi lebih independen daripada yang selama ini diasumsikan.