Buka perangkat lunak pasar, layar menampilkan pertanyaan yang sama berulang-ulang—apakah membeli di dasar atau keluar dari pasar? Ada yang bergadang karena fluktuasi beberapa ratus dolar, ada yang menatap grafik K-line hingga larut malam. Tapi ada satu perbedaan persepsi yang mudah diabaikan: "daerah dasar" yang dipusingkan oleh trader ritel sebenarnya tidak penting bagi investor institusi yang sesungguhnya. Pandangan mereka sudah tertuju pada puluhan tahun ke depan.
Baru-baru ini saya meninjau laporan riset dari VanEck, dan setelah membacanya berulang kali, saya benar-benar memahami satu perbedaan inti: trader ritel bermain dengan operasi T+0 tingkat harian, sementara institusi merancang kurva pertumbuhan kekayaan yang melampaui puluhan tahun. Laporan ini memberikan prediksi spesifik—dalam skenario dasar, harga BTC pada tahun 2050 bisa mencapai 2,9 juta dolar AS, dengan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan sekitar 15% dari sekarang.
Mendengar ini mungkin terdengar seperti dongeng, tetapi setelah memahami asumsi dasar institusi, kita akan mengerti bahwa logika ini sebenarnya sangat kokoh. Ada dua asumsi utama, masing-masing sedang diverifikasi secara bertahap oleh kenyataan. Yang pertama adalah BTC akhirnya mampu menguasai 5%-10% dari volume penyelesaian perdagangan global. Yang kedua adalah BTC menjadi aset cadangan strategis bagi bank sentral berbagai negara, dengan porsi mencapai 2,5% dari neraca aset mereka.
"Bank sentral akan membeli BTC" mungkin terdengar jauh, tetapi kenyataannya sudah mulai berubah. Tahun lalu, bank sentral Republik Ceko mengambil langkah pertama, membeli Bitcoin senilai sekitar 1 juta dolar AS untuk membangun portofolio uji coba. Pemerintah AS juga secara resmi memasukkan 200.000 BTC yang disita secara hukum ke dalam cadangan strategis nasional. Serangkaian langkah ini menunjukkan bahwa BTC sedang bertransformasi dari aset spekulatif murni menjadi aset cadangan strategis, secara bertahap beralih dari asumsi ke kenyataan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropJunkie
· 01-14 02:28
Sejujurnya, para investor ritel masih bingung mencari titik bawah, sementara institusi sudah bermain catur besar selama puluhan tahun
Dari 2,9 juta dolar AS hingga 2050... terdengar tidak masuk akal, tetapi logikanya memang bisa dipertanggungjawabkan
Kebijakan bank sentral yang mulai mengakumulasi btc ini benar-benar mengubah aturan permainan
Lihat AsliBalas0
OldLeekConfession
· 01-11 14:53
Investor ritel setiap hari bingung dengan beberapa ratus yuan, sementara institusi sudah melihat ke tahun 2050, memang benar-benar membuka mata
Lihat AsliBalas0
just_vibin_onchain
· 01-11 13:48
Investor ritel masih bingung dengan beberapa ratus dolar, sementara institusi sudah bermain catur selama 50 tahun.
Lihat AsliBalas0
staking_gramps
· 01-11 13:45
Investor ritel setiap hari bingung dengan naik turunnya beberapa ratus yuan, sementara lembaga sudah melihat ke tahun 2050, jaraknya benar-benar jauh sekali
Lihat AsliBalas0
MEVHunterWang
· 01-11 13:42
Para investor ritel masih sibuk memikirkan naik turunnya beberapa ratus dolar, tanpa sadar bahwa institusi sudah lama memikirkan tahun 2050
Angka 2,9 juta dolar... sejujurnya terdengar agak tidak masuk akal, tapi lihat saja pemerintah AS sudah mulai menimbun koin, ini kan sinyal
Pembelian BTC oleh bank sentral dulu saya juga menganggap remeh, sekarang benar-benar terjadi
Lihat AsliBalas0
MoonRocketman
· 01-11 13:27
Apakah $29 juta pada tahun 2050? Hitung tingkat pertumbuhan majemuknya, jalur peluncuran ini memang stabil. Investor ritel masih membeli saat harga rendah, institusi sudah menggambar kurva selama puluhan tahun, perbedaannya sangat besar. Masuknya bank sentral memang berada di titik kritis itu, saat ini masih dalam tahap akumulasi bahan bakar.
Buka perangkat lunak pasar, layar menampilkan pertanyaan yang sama berulang-ulang—apakah membeli di dasar atau keluar dari pasar? Ada yang bergadang karena fluktuasi beberapa ratus dolar, ada yang menatap grafik K-line hingga larut malam. Tapi ada satu perbedaan persepsi yang mudah diabaikan: "daerah dasar" yang dipusingkan oleh trader ritel sebenarnya tidak penting bagi investor institusi yang sesungguhnya. Pandangan mereka sudah tertuju pada puluhan tahun ke depan.
Baru-baru ini saya meninjau laporan riset dari VanEck, dan setelah membacanya berulang kali, saya benar-benar memahami satu perbedaan inti: trader ritel bermain dengan operasi T+0 tingkat harian, sementara institusi merancang kurva pertumbuhan kekayaan yang melampaui puluhan tahun. Laporan ini memberikan prediksi spesifik—dalam skenario dasar, harga BTC pada tahun 2050 bisa mencapai 2,9 juta dolar AS, dengan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan sekitar 15% dari sekarang.
Mendengar ini mungkin terdengar seperti dongeng, tetapi setelah memahami asumsi dasar institusi, kita akan mengerti bahwa logika ini sebenarnya sangat kokoh. Ada dua asumsi utama, masing-masing sedang diverifikasi secara bertahap oleh kenyataan. Yang pertama adalah BTC akhirnya mampu menguasai 5%-10% dari volume penyelesaian perdagangan global. Yang kedua adalah BTC menjadi aset cadangan strategis bagi bank sentral berbagai negara, dengan porsi mencapai 2,5% dari neraca aset mereka.
"Bank sentral akan membeli BTC" mungkin terdengar jauh, tetapi kenyataannya sudah mulai berubah. Tahun lalu, bank sentral Republik Ceko mengambil langkah pertama, membeli Bitcoin senilai sekitar 1 juta dolar AS untuk membangun portofolio uji coba. Pemerintah AS juga secara resmi memasukkan 200.000 BTC yang disita secara hukum ke dalam cadangan strategis nasional. Serangkaian langkah ini menunjukkan bahwa BTC sedang bertransformasi dari aset spekulatif murni menjadi aset cadangan strategis, secara bertahap beralih dari asumsi ke kenyataan.