Scalping adalah teknik perdagangan di mana trader melakukan puluhan atau ratusan transaksi per hari, dengan tujuan mendapatkan keuntungan kecil dari setiap pergerakan harga. Ini bukan tentang mendapatkan keuntungan besar per transaksi, tetapi mengakumulasi banyak keuntungan kecil yang bersama-sama menghasilkan pengembalian yang signifikan. Di dunia cryptocurrency, di mana pasar beroperasi 24/7 dan volatilitas cepat meningkat, scalping menjadi sangat populer.
Scalping membutuhkan konsentrasi tajam, pengambilan keputusan cepat, dan pengetahuan pasar yang mendalam. Namun, ini tidak hanya untuk trader profesional—pemula juga bisa melakukannya, asalkan mereka menguasai strategi dasar dan alat yang diperlukan.
Keuntungan scalping
Mengapa banyak trader memilih scalping? Berikut adalah poin utama keuntungannya:
Kemampuan keuntungan dalam semua kondisi pasar. Scalper tidak perlu menunggu pergerakan harga besar. Mereka mendapatkan keuntungan dari fluktuasi kecil, jadi bahkan saat volatilitas rendah, mereka tetap bisa menghasilkan pendapatan.
Dapat diterapkan di berbagai pasar. Apakah Anda trading cryptocurrency, saham, forex, atau futures—scalping bekerja di mana saja. Bitcoin, Ethereum, pasangan mata uang seperti EUR/USD, dan saham individual: semuanya cocok.
Dampak faktor fundamental terbatas. Dalam perdagangan jangka pendek, laporan ekonomi dan berita perusahaan berperan lebih kecil. Fokusnya murni pada pergerakan harga teknikal.
Ambang masuk rendah. Anda tidak perlu banyak uang untuk mulai. Hanya beberapa ratus euro sudah cukup untuk memulai dan mendapatkan pengalaman pertama.
Likuiditas tinggi tersedia. Pasangan cryptocurrency populer seperti BTC/USDT dan ETH/USDT memiliki volume perdagangan besar, memudahkan masuk dan keluar posisi.
Risiko yang perlu diperhatikan
Setiap gaya perdagangan memiliki sisi negatifnya. Dalam scalping, poin-poin ini sangat penting:
Perhatian intensif diperlukan. Scalping membutuhkan pemantauan konstan dan respons cepat. Ini bisa menyebabkan kelelahan mental dan stres.
Biaya transaksi menumpuk. Perdagangan yang sering berarti biaya komisi yang sering pula. Di platform dengan biaya tinggi, biaya ini bisa dengan cepat menggerogoti keuntungan Anda.
Risiko kerugian akibat kesalahan. Analisis yang salah atau keterlambatan eksekusi order bisa dengan cepat menyebabkan kerugian.
Sensitivitas terhadap gangguan teknis. Masalah koneksi internet atau gangguan platform bisa mengganggu transaksi di saat krusial.
Impulsivitas emosional. Transaksi cepat secara berurutan bisa menyebabkan tindakan berlebihan dan pengambilan keputusan irasional.
Scalping di cryptocurrency versus saham versus forex
Scalping di cryptocurrency
Pasar kripto sangat cocok untuk scalping. Anda bisa trading 24/7, volatilitas bisa mencapai puluhan persen setiap hari, dan pasangan populer seperti BTC/USDT dan ETH/USDT memiliki likuiditas besar. Trader bisa memanfaatkan fluktuasi harga 1–5% per jam.
Keuntungan khusus di sini:
Volume perdagangan tinggi di Solana (SOL) dan altcoin lainnya
Biaya sangat rendah hingga nol di platform yang tepat
Otomatisasi melalui trading bot memungkinkan
Scalping di saham
Di pasar saham, trader harian memanfaatkan jam perdagangan. Saham perusahaan besar menawarkan pergerakan jangka pendek karena berita atau reaksi teknikal.
Karakteristik khusus:
Anda membutuhkan broker dengan biaya sangat rendah dan eksekusi order cepat
Jam perdagangan terbatas (biasanya 9:30–16:00 waktu lokal)
Volatilitas umumnya lebih rendah dibanding crypto
Scalping di forex
Pasar valuta asing adalah arena klasik untuk scalper. EUR/USD, GBP/JPY, dan pasangan lain memiliki likuiditas besar dan spread minimal.
Karakteristik:
Leverage hingga 1:500 biasanya digunakan
Spread sangat kecil—penting untuk profitabilitas
Timeframe M1 dan M5 populer
Strategi scalping praktis untuk pemula
Perdagangan di level support dan resistance
Ini adalah pendekatan paling ramah pemula. Identifikasi level harga penting di mana harga sering berbalik.
Cara kerjanya: Beli saat harga mendekati support dan memantul kembali. Jual saat mendekati resistance atau tetapkan target keuntungan kecil di depan.
Contoh praktis:
Di BTC/USDT, support sekitar $60.000. Saat harga mendekat dan memantul, beli dengan target keuntungan $60.300 dan stop-loss di $59.900.
Scalping tren
Tentukan apakah tren jangka pendek sedang naik atau turun, lalu trading sesuai arah.
Langkah: Gunakan moving average (MA) untuk mengidentifikasi tren. Saat tren naik, beli saat koreksi kecil.
Contoh: ETH/USDT di grafik M5 bergerak naik. Beli saat harga kembali ke MA 20 periode dan jual saat keuntungan 10–20 poin.
Impuls scalping
Tangkap lonjakan harga tajam secara tiba-tiba melalui volume order besar.
Pendekatan: Pantau volume perdagangan. Saat volume tiba-tiba meningkat, ikuti pergerakan tersebut.
Scenario: Volume spike mendadak di SOL/USDT. Masuk dan ambil keuntungan di +0,5–1%.
Perdagangan berita
Volatilitas melonjak saat berita penting dirilis.
Strategi: Beli dalam beberapa menit setelah berita bullish, atau jual short saat berita bearish. Tetapkan take-profit cepat—di 2–5% keuntungan.
Indikator apa yang membantu scalping?
Exponential Moving Average (EMA)
EMA merespons perubahan harga lebih cepat daripada Moving Average biasa. Untuk grafik M1/M5, gunakan EMA 9 dan EMA 21.
Sinyal: Ketika EMA 9 memotong EMA 21 ke atas = sinyal beli. Potongan ke bawah = sinyal jual.
RSI (Relative Strength Index)
RSI mengukur tingkat kejenuhan pasar—overbought dan oversold.
Interpretasi:
RSI di atas 70: overbought, kemungkinan harga turun
RSI di bawah 30: oversold, kemungkinan harga naik
RSI di atas 50: bullish mendominasi
RSI di bawah 50: bearish mendominasi
Bollinger Bands
Bands ini menunjukkan volatilitas. Harga di upper band mengindikasikan overbought; di lower band mengindikasikan oversold.
Aplikasi praktis: Beli saat harga menyentuh lower band dan kembali naik. Jual saat harga menyentuh upper band dan berbalik turun.
Volume
Volume tinggi mengonfirmasi kekuatan pergerakan harga.
Penggunaan: Volume besar saat naik menunjukkan kekuatan pembeli. Volume besar saat turun menunjukkan kekuatan penjual.
MACD
MACD membantu mendeteksi perubahan tren dan mengukur momentum.
Sinyal: MACD line memotong signal line ke atas = sinyal beli. Potongan ke bawah = sinyal jual.
Contoh langkah demi langkah: strategi EMA + RSI
Bayangkan Anda trading BTC/USDT di timeframe M5 dengan kombinasi ini:
Persiapan:
Buka grafik di TradingView
Tambahkan: EMA 9, EMA 21, RSI (periode 14)
Timeframe: M5
Kondisi masuk:
Beli: EMA 9 memotong EMA 21 ke atas DAN RSI > 50
Jual: EMA 9 memotong EMA 21 ke bawah ATAU RSI < 50
Pengelolaan keuntungan dan kerugian:
Take-profit: +0,5–1% dari titik masuk
Stop-loss: -0,3% dari titik masuk
Contoh angka:
BTC di $60.000
EMA 9 memotong EMA 21, RSI di 55
Beli
Take-profit: $60.300 (0,5% keuntungan)
Stop-loss: $59.820 (0,3% kerugian)
Tips praktis untuk meminimalkan risiko
1. Selalu gunakan stop-loss. Batasi kerugian maksimal 0,2–0,5% per transaksi.
2. Perdagangan hanya pasangan likuid. BTC/USDT, ETH/USDT—memiliki kedalaman order book cukup untuk masuk dan keluar dengan mudah.
3. Kendalikan emosi. Ikuti rencana. Perdagangan impulsif berisiko tinggi.
4. Leverage terbatas. Untuk pemula: 1x–3x maksimal. Leverage tinggi meningkatkan risiko kerugian secara eksponensial.
5. Ikuti data relevan. Tetap update dengan pengumuman besar—volatilitas mendadak bisa menyentuh stop-loss Anda.
6. Pilih jam perdagangan. Trading saat jam puncak (volatilitas tinggi = peluang lebih baik). Untuk crypto: 8:00–11:00 UTC.
7. Batasi jam trading. Batasi 1–2 jam per hari agar tidak kelelahan.
Pengaturan indikator: tips platform
Di TradingView
Pilih grafik (misalnya BTC/USDT)
Klik “Indikator” dan cari:
EMA: tambahkan 9 dan 21
RSI: periode 14
Bollinger Bands: periode 20, deviasi 2
Atur timeframe: M1 atau M5
Sinyal analisis:
Beli: EMA 9 > EMA 21, RSI > 50, harga di lower Bollinger Band
Jual: EMA 9 < EMA 21, RSI < 50, harga di upper Bollinger Band
Sebagian besar platform menyediakan versi demo dengan uang palsu. Ini sangat berharga. Uji di sini:
Strategi tanpa risiko
Respons cepat
Kombinasi indikator yang paling cocok untuk Anda
Langkah 4: Catat perdagangan
Catat setiap transaksi:
Titik dan alasan masuk
Harga dan alasan keluar
Keuntungan/kerugian
Apa yang berjalan baik, apa yang salah?
Ini membantu Anda mengenali pola dan memahami diri sebagai trader.
Langkah 5: Mulai kecil, tingkatkan saat berkembang
Buat akun, deposit $50–100
Pilih satu pasangan (BTC/USDT aman untuk pemula)
Lakukan 1–2 transaksi per hari, target 0,5–1% keuntungan
Analisis hasil setiap minggu
Tingkatkan volume secara perlahan saat kepercayaan diri meningkat
Pemilihan platform dan terminal
Kriteria penting untuk platform scalping
Biaya rendah: Sangat penting. Dengan biaya 0,1% per transaksi, kerugian pulang-pergi 0,2%. Di biaya 0,01%, hanya 0,02%. Perbedaan ini besar saat ratusan transaksi.
Likuiditas tinggi: Buku order besar memastikan spread kecil dan eksekusi cepat.
Eksekusi cepat: Latency dalam milidetik sangat berpengaruh.
Charting canggih: Integrasi TradingView adalah nilai tambah.
Dukungan API: Untuk yang ingin pakai bot nanti.
Pilihan terkenal
TradingView: Grafik dan indikator sangat baik. Bisa digunakan dengan hampir semua broker.
MetaTrader 4/5: Standar untuk forex. Kemampuan otomatisasi kuat.
Thinkorswim: Favorit untuk scalper saham. Sangat canggih.
Tips praktis dari pengalaman
Jangan trading saat pasar besar tidur. Volatilitas rendah = kondisi scalping buruk.
Gunakan shortcut keyboard. Siapkan untuk buka/tutup posisi cepat. Ini menghemat detik—dan detik sangat berharga.
Kelelahan musuh utama. Setelah 2 jam scalping intensif, konsentrasi menurun. Berhenti dan istirahat.
Catat setiap hari trading. Bukan untuk statistik—untuk proses belajar Anda sendiri. Apa yang berhasil untuk Anda?
Tetap rendah hati. Bulan pertama: fokus pada konsistensi, bukan keuntungan besar. Setelah sistem stabil, baru tingkatkan.
Satu setup dulu. Kuasai satu strategi sepenuhnya sebelum mencoba banyak. Kekacauan dengan 10 setup berbeda akan berujung kerugian.
Langkah sederhana: rencana 7 hari
Hari 1–2: Baca artikel ini dan materi terkait sepenuhnya.
Hari 3–4: Daftar di platform, eksplor antarmuka, latihan di demo.
Hari 5–6: Uji strategi pertama (EMA + RSI) di demo selama 20 transaksi. Catat semuanya.
Hari 7: Analisis hasil. Perbaiki yang tidak berhasil. Latihan lagi di demo.
Minggu 2: Mulai pakai uang nyata kecil, langsung trading. 1–2 transaksi per hari, $10–20 per transaksi.
Scalping adalah gaya trading yang dinamis dan menguntungkan—tapi membutuhkan disiplin, kesabaran, dan peningkatan terus-menerus. Perjalanannya tidak cepat, tapi yang bertahan akan mendapatkan reward.
Rencana langkah Anda:
Pelajari dasar analisis teknikal
Pilih satu strategi sederhana (support/resistance atau EMA+RSI)
Latihan di demo sampai merasa percaya diri
Trading kecil dan nyata sampai konsisten menguntungkan
Tingkatkan secara perlahan saat kepercayaan meningkat
Dengan mindset yang tepat, manajemen risiko, dan alat yang sesuai, Anda bisa menghasilkan uang secara stabil dalam beberapa minggu melalui scalping. Mulai hari ini—dan ambil langkah pertama menuju trader aktif.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Scalping dalam cryptocurrency dan forex: Strategi, indikator, dan langkah awal
Apa sebenarnya scalping?
Scalping adalah teknik perdagangan di mana trader melakukan puluhan atau ratusan transaksi per hari, dengan tujuan mendapatkan keuntungan kecil dari setiap pergerakan harga. Ini bukan tentang mendapatkan keuntungan besar per transaksi, tetapi mengakumulasi banyak keuntungan kecil yang bersama-sama menghasilkan pengembalian yang signifikan. Di dunia cryptocurrency, di mana pasar beroperasi 24/7 dan volatilitas cepat meningkat, scalping menjadi sangat populer.
Scalping membutuhkan konsentrasi tajam, pengambilan keputusan cepat, dan pengetahuan pasar yang mendalam. Namun, ini tidak hanya untuk trader profesional—pemula juga bisa melakukannya, asalkan mereka menguasai strategi dasar dan alat yang diperlukan.
Keuntungan scalping
Mengapa banyak trader memilih scalping? Berikut adalah poin utama keuntungannya:
Kemampuan keuntungan dalam semua kondisi pasar. Scalper tidak perlu menunggu pergerakan harga besar. Mereka mendapatkan keuntungan dari fluktuasi kecil, jadi bahkan saat volatilitas rendah, mereka tetap bisa menghasilkan pendapatan.
Dapat diterapkan di berbagai pasar. Apakah Anda trading cryptocurrency, saham, forex, atau futures—scalping bekerja di mana saja. Bitcoin, Ethereum, pasangan mata uang seperti EUR/USD, dan saham individual: semuanya cocok.
Dampak faktor fundamental terbatas. Dalam perdagangan jangka pendek, laporan ekonomi dan berita perusahaan berperan lebih kecil. Fokusnya murni pada pergerakan harga teknikal.
Ambang masuk rendah. Anda tidak perlu banyak uang untuk mulai. Hanya beberapa ratus euro sudah cukup untuk memulai dan mendapatkan pengalaman pertama.
Likuiditas tinggi tersedia. Pasangan cryptocurrency populer seperti BTC/USDT dan ETH/USDT memiliki volume perdagangan besar, memudahkan masuk dan keluar posisi.
Risiko yang perlu diperhatikan
Setiap gaya perdagangan memiliki sisi negatifnya. Dalam scalping, poin-poin ini sangat penting:
Perhatian intensif diperlukan. Scalping membutuhkan pemantauan konstan dan respons cepat. Ini bisa menyebabkan kelelahan mental dan stres.
Biaya transaksi menumpuk. Perdagangan yang sering berarti biaya komisi yang sering pula. Di platform dengan biaya tinggi, biaya ini bisa dengan cepat menggerogoti keuntungan Anda.
Risiko kerugian akibat kesalahan. Analisis yang salah atau keterlambatan eksekusi order bisa dengan cepat menyebabkan kerugian.
Sensitivitas terhadap gangguan teknis. Masalah koneksi internet atau gangguan platform bisa mengganggu transaksi di saat krusial.
Impulsivitas emosional. Transaksi cepat secara berurutan bisa menyebabkan tindakan berlebihan dan pengambilan keputusan irasional.
Scalping di cryptocurrency versus saham versus forex
Scalping di cryptocurrency
Pasar kripto sangat cocok untuk scalping. Anda bisa trading 24/7, volatilitas bisa mencapai puluhan persen setiap hari, dan pasangan populer seperti BTC/USDT dan ETH/USDT memiliki likuiditas besar. Trader bisa memanfaatkan fluktuasi harga 1–5% per jam.
Keuntungan khusus di sini:
Scalping di saham
Di pasar saham, trader harian memanfaatkan jam perdagangan. Saham perusahaan besar menawarkan pergerakan jangka pendek karena berita atau reaksi teknikal.
Karakteristik khusus:
Scalping di forex
Pasar valuta asing adalah arena klasik untuk scalper. EUR/USD, GBP/JPY, dan pasangan lain memiliki likuiditas besar dan spread minimal.
Karakteristik:
Strategi scalping praktis untuk pemula
Perdagangan di level support dan resistance
Ini adalah pendekatan paling ramah pemula. Identifikasi level harga penting di mana harga sering berbalik.
Cara kerjanya: Beli saat harga mendekati support dan memantul kembali. Jual saat mendekati resistance atau tetapkan target keuntungan kecil di depan.
Contoh praktis: Di BTC/USDT, support sekitar $60.000. Saat harga mendekat dan memantul, beli dengan target keuntungan $60.300 dan stop-loss di $59.900.
Scalping tren
Tentukan apakah tren jangka pendek sedang naik atau turun, lalu trading sesuai arah.
Langkah: Gunakan moving average (MA) untuk mengidentifikasi tren. Saat tren naik, beli saat koreksi kecil.
Contoh: ETH/USDT di grafik M5 bergerak naik. Beli saat harga kembali ke MA 20 periode dan jual saat keuntungan 10–20 poin.
Impuls scalping
Tangkap lonjakan harga tajam secara tiba-tiba melalui volume order besar.
Pendekatan: Pantau volume perdagangan. Saat volume tiba-tiba meningkat, ikuti pergerakan tersebut.
Scenario: Volume spike mendadak di SOL/USDT. Masuk dan ambil keuntungan di +0,5–1%.
Perdagangan berita
Volatilitas melonjak saat berita penting dirilis.
Strategi: Beli dalam beberapa menit setelah berita bullish, atau jual short saat berita bearish. Tetapkan take-profit cepat—di 2–5% keuntungan.
Indikator apa yang membantu scalping?
Exponential Moving Average (EMA)
EMA merespons perubahan harga lebih cepat daripada Moving Average biasa. Untuk grafik M1/M5, gunakan EMA 9 dan EMA 21.
Sinyal: Ketika EMA 9 memotong EMA 21 ke atas = sinyal beli. Potongan ke bawah = sinyal jual.
RSI (Relative Strength Index)
RSI mengukur tingkat kejenuhan pasar—overbought dan oversold.
Interpretasi:
Bollinger Bands
Bands ini menunjukkan volatilitas. Harga di upper band mengindikasikan overbought; di lower band mengindikasikan oversold.
Aplikasi praktis: Beli saat harga menyentuh lower band dan kembali naik. Jual saat harga menyentuh upper band dan berbalik turun.
Volume
Volume tinggi mengonfirmasi kekuatan pergerakan harga.
Penggunaan: Volume besar saat naik menunjukkan kekuatan pembeli. Volume besar saat turun menunjukkan kekuatan penjual.
MACD
MACD membantu mendeteksi perubahan tren dan mengukur momentum.
Sinyal: MACD line memotong signal line ke atas = sinyal beli. Potongan ke bawah = sinyal jual.
Contoh langkah demi langkah: strategi EMA + RSI
Bayangkan Anda trading BTC/USDT di timeframe M5 dengan kombinasi ini:
Persiapan:
Kondisi masuk:
Pengelolaan keuntungan dan kerugian:
Contoh angka:
Tips praktis untuk meminimalkan risiko
1. Selalu gunakan stop-loss. Batasi kerugian maksimal 0,2–0,5% per transaksi.
2. Perdagangan hanya pasangan likuid. BTC/USDT, ETH/USDT—memiliki kedalaman order book cukup untuk masuk dan keluar dengan mudah.
3. Kendalikan emosi. Ikuti rencana. Perdagangan impulsif berisiko tinggi.
4. Leverage terbatas. Untuk pemula: 1x–3x maksimal. Leverage tinggi meningkatkan risiko kerugian secara eksponensial.
5. Ikuti data relevan. Tetap update dengan pengumuman besar—volatilitas mendadak bisa menyentuh stop-loss Anda.
6. Pilih jam perdagangan. Trading saat jam puncak (volatilitas tinggi = peluang lebih baik). Untuk crypto: 8:00–11:00 UTC.
7. Batasi jam trading. Batasi 1–2 jam per hari agar tidak kelelahan.
Pengaturan indikator: tips platform
Di TradingView
Untuk scalping forex khusus
Tambahkan: MACD (pengaturan 12,26,9), Pivot Points, Fibonacci Retracement.
Untuk scalping saham
Tambahkan: VWAP (Volume Weighted Average Price), Bollinger Bands, Stochastic Oscillator (pengaturan 14,3,3).
Ringkasan pengaturan sempurna
Dari nol sampai scalper: bagaimana memulai?
Langkah 1: Bangun dasar teori
Baca artikel tentang:
Langkah 2: Kuasai terminal
Luangkan waktu di TradingView. Pelajari:
Langkah 3: Latihan di akun demo
Sebagian besar platform menyediakan versi demo dengan uang palsu. Ini sangat berharga. Uji di sini:
Langkah 4: Catat perdagangan
Catat setiap transaksi:
Ini membantu Anda mengenali pola dan memahami diri sebagai trader.
Langkah 5: Mulai kecil, tingkatkan saat berkembang
Pemilihan platform dan terminal
Kriteria penting untuk platform scalping
Pilihan terkenal
TradingView: Grafik dan indikator sangat baik. Bisa digunakan dengan hampir semua broker.
MetaTrader 4/5: Standar untuk forex. Kemampuan otomatisasi kuat.
Thinkorswim: Favorit untuk scalper saham. Sangat canggih.
Tips praktis dari pengalaman
Jangan trading saat pasar besar tidur. Volatilitas rendah = kondisi scalping buruk.
Gunakan shortcut keyboard. Siapkan untuk buka/tutup posisi cepat. Ini menghemat detik—dan detik sangat berharga.
Kelelahan musuh utama. Setelah 2 jam scalping intensif, konsentrasi menurun. Berhenti dan istirahat.
Catat setiap hari trading. Bukan untuk statistik—untuk proses belajar Anda sendiri. Apa yang berhasil untuk Anda?
Tetap rendah hati. Bulan pertama: fokus pada konsistensi, bukan keuntungan besar. Setelah sistem stabil, baru tingkatkan.
Satu setup dulu. Kuasai satu strategi sepenuhnya sebelum mencoba banyak. Kekacauan dengan 10 setup berbeda akan berujung kerugian.
Langkah sederhana: rencana 7 hari
Hari 1–2: Baca artikel ini dan materi terkait sepenuhnya.
Hari 3–4: Daftar di platform, eksplor antarmuka, latihan di demo.
Hari 5–6: Uji strategi pertama (EMA + RSI) di demo selama 20 transaksi. Catat semuanya.
Hari 7: Analisis hasil. Perbaiki yang tidak berhasil. Latihan lagi di demo.
Minggu 2: Mulai pakai uang nyata kecil, langsung trading. 1–2 transaksi per hari, $10–20 per transaksi.
Minggu 3+: Analisis, belajar, perlahan tingkatkan.
Penutup
Scalping adalah gaya trading yang dinamis dan menguntungkan—tapi membutuhkan disiplin, kesabaran, dan peningkatan terus-menerus. Perjalanannya tidak cepat, tapi yang bertahan akan mendapatkan reward.
Rencana langkah Anda:
Dengan mindset yang tepat, manajemen risiko, dan alat yang sesuai, Anda bisa menghasilkan uang secara stabil dalam beberapa minggu melalui scalping. Mulai hari ini—dan ambil langkah pertama menuju trader aktif.