Saya baru saja menyadari sebuah fenomena menarik. Saya memposting beberapa artikel tentang "Permainan Monopoly Trump" di salah satu plaza bursa terkemuka, dan yang paling membingungkan adalah artikel dengan jumlah tampilan terendah (hanya 2.1k tampilan) justru muncul di posisi pertama hasil pencarian Google.
Ini sebenarnya bagaimana bisa terjadi? Artikel lain yang diposting dari akun yang sama tentang Trump Monopoly secara jelas menunjukkan data yang lebih mencolok—41k tampilan, 137 suka, 47 komentar, 9 kutipan, 3 bagikan. Secara logika, artikel ini seharusnya lebih disukai oleh mesin pencari.
Tapi hasilnya? Artikel yang sedang tren justru tidak muncul di posisi terdepan di pencarian Google. Saya cukup bingung. Apakah ada yang mengatur optimisasi pencarian secara diam-diam? Atau mungkin ada sesuatu yang saya belum pahami tentang mekanisme distribusi konten di plaza bursa dan logika crawler Google? Ada yang bisa menjelaskan?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ForkThisDAO
· 01-07 09:56
Saya rasa ini adalah keajaiban SEO, popularitas tidak sama dengan peringkat
Lihat AsliBalas0
CafeMinor
· 01-07 09:52
Ini menunjukkan bahwa popularitas tidak sama dengan bobot, Google melihat kualitas konten dan tautan eksternal, bukan sekadar data interaksi
Segala sesuatu tentang SEO seperti ini, popularitas rendah malah bisa lebih vertikal, lebih akurat, dan lebih mudah dipindai oleh crawler
Saya juga pernah mengalami hal serupa, postingan dengan sudut pandang minoritas malah berada di peringkat atas, konten dengan trafik besar kadang terlalu banyak noise
Tingkat kecocokan kata kunci? Platform bursa mungkin belum melakukan penandaan schema dengan baik, Google lebih menyukai konten dari situs independen
Perbedaan tingkat secara eksponensial yang langsung muncul di hasil pencarian memang agak aneh, tapi operasi normal tidak akan menghasilkan perbedaan seperti ini, kan?
Bobot ini sangat bergantung pada faktor metafisik, kurang memperhatikan popularitas dan lebih fokus pada peringkat lebih realistis
Lihat AsliBalas0
SilentObserver
· 01-07 09:50
Ini benar-benar tidak masuk akal, SEO sama sekali bukan tentang melihat popularitas
---
Apa mungkin judul artikel atau tingkat kecocokan kata kunci yang lebih tinggi?
---
Sungguh fenomena ini memang aneh, saya juga pernah mengalami
---
Google crawler dan algoritma rekomendasi bursa sebenarnya adalah dua sistem yang berbeda, jangan dicampuradukkan
---
Apakah mungkin ini karena backlink, artikel dengan tingkat popularitas rendah justru lebih banyak dirujuk oleh situs lain
---
Saya hanya ingin tahu apakah ada ruang operasi gelap di balik ini
---
Bukankah ini sama sekali berbeda antara bobot pencarian dan popularitas sosial
---
Rasanya kamu terlalu memikirkannya, logika SEO Google memang tidak mengikuti aturan umum
Lihat AsliBalas0
CryptoPhoenix
· 01-07 09:47
Aduh, logika mesin pencari kali ini benar-benar ajaib, rasanya kadang-kadang bukan popularitas yang menentukan segalanya.
Lihat AsliBalas0
BearMarketSurvivor
· 01-07 09:46
Ini memang keanehan dari SEO, semakin tinggi popularitasnya malah sering tidak menonjol
Sejujurnya, yang dilihat oleh crawler Google mungkin bukan hanya popularitas, tetapi relevansi kata kunci yang menjadi kunci utama
Artikel dengan lalu lintas rendah mungkin judul atau isi mengandung frasa tertentu yang sangat tepat sasaran, langsung menyentuh algoritma pencarian
Bukan karena manipulasi, hanya saja kamu belum memahami logika mesin pencari
Bobot, waktu pengindeksan, backlink semuanya bisa mempengaruhi peringkat, jumlah like sama sekali tidak penting
Agak menarik, saya juga pernah mengalami fenomena ini, meskipun tidak separah itu
Mungkin karena tingkat relevansi postingan tersebut lebih tinggi, Google memang mengutamakan hal ini
Saya baru saja menyadari sebuah fenomena menarik. Saya memposting beberapa artikel tentang "Permainan Monopoly Trump" di salah satu plaza bursa terkemuka, dan yang paling membingungkan adalah artikel dengan jumlah tampilan terendah (hanya 2.1k tampilan) justru muncul di posisi pertama hasil pencarian Google.
Ini sebenarnya bagaimana bisa terjadi? Artikel lain yang diposting dari akun yang sama tentang Trump Monopoly secara jelas menunjukkan data yang lebih mencolok—41k tampilan, 137 suka, 47 komentar, 9 kutipan, 3 bagikan. Secara logika, artikel ini seharusnya lebih disukai oleh mesin pencari.
Tapi hasilnya? Artikel yang sedang tren justru tidak muncul di posisi terdepan di pencarian Google. Saya cukup bingung. Apakah ada yang mengatur optimisasi pencarian secara diam-diam? Atau mungkin ada sesuatu yang saya belum pahami tentang mekanisme distribusi konten di plaza bursa dan logika crawler Google? Ada yang bisa menjelaskan?