Ada fenomena menarik yang patut dipikirkan: banyak orang mengatakan bahwa harga koin tidak naik lalu mencari alasan, apa yang tercermin di balik itu?
Ingat pernah ada sebuah proyek yang langsung menggunakan "pengangguran" sebagai nama token—itu adalah label pribadi pendirinya. Tapi jika kita lihat lagi istilah "musim dingin kripto", itu sudah menjadi ekspresi kolektif seluruh industri, mewakili suatu kondisi pasar yang bersifat siklik.
Dua contoh ini cukup menarik untuk dibandingkan. Satu adalah keluhan dan kreativitas individu, yang lain adalah konsensus industri. Ketika pasar tidak sedang cerah, orang cenderung membutuhkan simbol tertentu untuk mendefinisikan periode ini—mungkin sebuah kata, sebuah meme, bahkan sebuah token khusus. Dari sudut pandang ini, hubungan antara penamaan token dan siklus pasar mungkin lebih dalam daripada yang terlihat di permukaan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
20 Suka
Hadiah
20
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
OnchainHolmes
· 01-09 16:09
Jelasnya, ini hanya penipuan diri sendiri, mencari alasan agar hati merasa nyaman
---
Kalah uang harus memberi diri sendiri alasan, kalau tidak bagaimana bisa tidur nyenyak
---
Menarik, ini disebut konsensus kolektif yang berubah menjadi kemenangan spiritual
---
Kata "musim dingin" memang keren, begitu disebut semua orang paham, langsung menjadi kata sandi umum di lingkaran sosial
---
Coba lakukan operasi sebaliknya, saat harga koin naik orang-orang inovatif, pecah rekor, All in... intinya mencari alasan untuk ikut arus
---
Jadi, nama token pada dasarnya adalah media dari suasana hati pasar, sangat menarik
---
Bukannya hanya memberi nama untuk mengurangi rasa sakit, tampaknya saya juga harus memberi nama kerugian saya
---
Kalau menurut saya, ini adalah sifat manusia, tidak peduli bagaimana harga koin, tetap harus bikin cerita untuk diri sendiri
Lihat AsliBalas0
ContractFreelancer
· 01-07 17:40
Harga koin tidak naik lalu mencari alasan? Haha, bukankah ini seni menghibur diri sendiri
Sejujurnya, fenomena ini cukup menyakitkan hati. Orang di dunia koin sering mengucapkan berbagai alasan, seperti musim dingin, siklus, semakin sering didengar malah semakin mati rasa
Meme tentang kehilangan pekerjaan di koin tetap yang terbaik, setidaknya jujur, tidak seperti beberapa proyek yang berbohong cerita
Lihat AsliBalas0
CoffeeNFTrader
· 01-07 08:47
Singkatnya, ini adalah pembangunan mental, untungnya tidak marah, jadi harus mencari alasan untuk diri sendiri
Lihat AsliBalas0
CryptoTarotReader
· 01-07 08:46
Sederhananya, ini adalah penghiburan psikologis, harga koin turun harus mencari alasan sendiri
Istilah "musim dingin" telah digunakan selama bertahun-tahun, saatnya "zaman es" tampil ke panggung
Lihat AsliBalas0
BearMarketSurvivor
· 01-07 08:42
Sejujurnya, ini adalah sugesti psikologis. Ketika harga koin turun, kita semua mencari alasan untuk menghibur diri sendiri, "musim dingin" terdengar lebih nyaman daripada "kehilangan".
Lihat AsliBalas0
RooftopVIP
· 01-07 08:25
Harga koin tidak naik, selalu cari alasan, bukankah ini seni menghibur diri sendiri...
Istilah "musim dingin kripto" benar-benar tepat digunakan, bagaimanapun saat turun semuanya menyalahkan musim dingin, saat naik disebut "rebound musim dingin", terdengar sangat gagah.
Ada fenomena menarik yang patut dipikirkan: banyak orang mengatakan bahwa harga koin tidak naik lalu mencari alasan, apa yang tercermin di balik itu?
Ingat pernah ada sebuah proyek yang langsung menggunakan "pengangguran" sebagai nama token—itu adalah label pribadi pendirinya. Tapi jika kita lihat lagi istilah "musim dingin kripto", itu sudah menjadi ekspresi kolektif seluruh industri, mewakili suatu kondisi pasar yang bersifat siklik.
Dua contoh ini cukup menarik untuk dibandingkan. Satu adalah keluhan dan kreativitas individu, yang lain adalah konsensus industri. Ketika pasar tidak sedang cerah, orang cenderung membutuhkan simbol tertentu untuk mendefinisikan periode ini—mungkin sebuah kata, sebuah meme, bahkan sebuah token khusus. Dari sudut pandang ini, hubungan antara penamaan token dan siklus pasar mungkin lebih dalam daripada yang terlihat di permukaan.