Pasar energi mengikuti pola yang familiar: krisis memicu solusi, solusi berjalan sesuai jalurnya, lalu apa?
Pada tahun 2000-an, minyak Irak seharusnya menjadi jawaban atas kekurangan pasokan. Tapi tidak terjadi begitu. Sebaliknya, teknologi shale muncul dan menulis ulang buku panduan secara keseluruhan.
Tapi inilah masalahnya—produksi shale saat ini sedang datar. Dan tiba-tiba, negara-negara yang membutuhkan energi kembali melihat ke selatan. Cadangan Venezuela kembali menjadi pembicaraan. Beberapa orang bertaruh bahwa perusahaan minyak besar mungkin akan kembali ke produksi Timur Tengah, termasuk Irak.
Pola ini berulang: pergeseran geopolitik memaksa perombakan di sisi pasokan. Investor yang memantau siklus komoditas harus memperhatikan—di mana energi mengalir adalah di mana modal mengikuti.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropHunterZhang
· 01-08 06:18
又是这套老把戏,能源危机→ teknologi baru→ kemunduran→ kembali ke titik awal, modal suka bermain dengan siklus berulang. Minyak serpih sudah mencapai puncaknya, sekarang kembali mengincar Venezuela dan Irak, benar-benar mesin penggiling bawang yang tak pernah berhenti.
Lihat AsliBalas0
MoonRocketman
· 01-07 07:58
Hmm, ini adalah lingkaran setan... minyak pasir mencapai puncaknya, modal harus menyesuaikan jalur lagi, satelit Venezuela ini tiba-tiba menjadi menarik lagi, bikin ngakak
Lihat AsliBalas0
AirdropF5Bro
· 01-07 07:58
Sejarah hanyalah sebuah siklus, permainan pasar energi ini sudah dimainkan selama lebih dari dua puluh tahun dan masih berulang
Lihat AsliBalas0
OnChainDetective
· 01-07 07:57
ngl pola siklus di sini sangat menunjukkan manipulasi komoditas sesuai buku teks... biarkan saya telusuri dulu aliran dompetnya sebelum percaya pada narasi ini jujur saja
Lihat AsliBalas0
NotSatoshi
· 01-07 07:53
Sejarah selalu berulang, terutama dalam hal energi
Lihat AsliBalas0
BlockchainBouncer
· 01-07 07:39
Ini lagi-lagi trik lama, krisis energi → mencari jalan keluar baru → jalan keluar gagal → mengulang siklus... Singkatnya, ini hanya mengandalkan modal lama saja
Pasar energi mengikuti pola yang familiar: krisis memicu solusi, solusi berjalan sesuai jalurnya, lalu apa?
Pada tahun 2000-an, minyak Irak seharusnya menjadi jawaban atas kekurangan pasokan. Tapi tidak terjadi begitu. Sebaliknya, teknologi shale muncul dan menulis ulang buku panduan secara keseluruhan.
Tapi inilah masalahnya—produksi shale saat ini sedang datar. Dan tiba-tiba, negara-negara yang membutuhkan energi kembali melihat ke selatan. Cadangan Venezuela kembali menjadi pembicaraan. Beberapa orang bertaruh bahwa perusahaan minyak besar mungkin akan kembali ke produksi Timur Tengah, termasuk Irak.
Pola ini berulang: pergeseran geopolitik memaksa perombakan di sisi pasokan. Investor yang memantau siklus komoditas harus memperhatikan—di mana energi mengalir adalah di mana modal mengikuti.