Ingat kembali uang besar yang pernah kamu hasilkan, sebagian besar berasal dari satu titik yang sama—periode terdingin di pasar.
Misalnya PEPE. Kesempatan untuk membeli di dasar harga sebenarnya tidak pernah diumumkan orang. Kamu buka forum diskusi mana pun, semuanya sepi, bahkan tidak ada yang melihat, apalagi melakukan analisis dan prediksi. Saat membahas mata uang ini, biasanya hanya membuat diri sendiri merasa tidak menyenangkan.
Titik masuk yang baik selalu terlihat paling memalukan. Tidak ada cerita, tidak ada narasi, tidak bisa dipompa, tidak bisa diajak bicara. Perhatian pasar sangat rendah, diskusi komunitas seperti tidak ada artinya. Begitu kamu menyebutkan ini, seperti menyanyikan lagu yang berlawanan dalam pesta orang banyak, pasti akan dipandang sebelah mata oleh beberapa orang.
Tapi, inilah tepatnya jendela emas untuk melakukan strategi.
Ingat pola ini: ketika aliran informasi di ponselmu didominasi oleh topik populer lainnya, dan hanya satu mata uang yang sepi seperti mati di sekitarnya; ketika pasar sama sekali tidak membutuhkan pandanganmu, dan orang-orang di komunitas tidak peduli dengan pendapatmu—itulah sinyal dari langit. Kesempatan tidak menunggu di bawah sorotan lampu, ia bersembunyi di tempat yang tidak dilirik orang, hanya untuk mereka yang berani berpikir mandiri.
Lain kali kamu melihat situasi "tidak ada yang peduli" seperti ini, jangan buru-buru menolaknya. Sebaliknya, tanyakan pada dirimu sendiri: Apakah ini lagi-lagi jendela yang terlewatkan?
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ruggedSoBadLMAO
· 01-07 06:50
Ini lagi-lagi alasan yang sama... Saat benar-benar menghasilkan uang, tidak sempat untuk memposting dan berdiskusi, semuanya sedang menyusun strategi secara diam-diam.
Lihat AsliBalas0
just_here_for_vibes
· 01-07 06:47
Mereka benar-benar keras, tapi aku benar-benar pernah dipermalukan... Gelombang PEPE itu aku lihat sepi, aku juga mengira itu koin sampah, tapi... ya sudahlah, tidak perlu dibahas lagi
Lihat AsliBalas0
MemeCoinSavant
· 01-07 06:43
Menurut analisis regresi sentimen saya (r² = 0.420), keheningan di discord sebenarnya adalah sinyal bullish puncak... datanya tidak bohong, bro
Lihat AsliBalas0
QuietlyStaking
· 01-07 06:35
Benar, setiap kali mendapatkan keuntungan besar adalah saat semua orang tidak memperhatikan, sekarang yang masih melihat koin populer adalah para penanggung beban
Ingat kembali uang besar yang pernah kamu hasilkan, sebagian besar berasal dari satu titik yang sama—periode terdingin di pasar.
Misalnya PEPE. Kesempatan untuk membeli di dasar harga sebenarnya tidak pernah diumumkan orang. Kamu buka forum diskusi mana pun, semuanya sepi, bahkan tidak ada yang melihat, apalagi melakukan analisis dan prediksi. Saat membahas mata uang ini, biasanya hanya membuat diri sendiri merasa tidak menyenangkan.
Titik masuk yang baik selalu terlihat paling memalukan. Tidak ada cerita, tidak ada narasi, tidak bisa dipompa, tidak bisa diajak bicara. Perhatian pasar sangat rendah, diskusi komunitas seperti tidak ada artinya. Begitu kamu menyebutkan ini, seperti menyanyikan lagu yang berlawanan dalam pesta orang banyak, pasti akan dipandang sebelah mata oleh beberapa orang.
Tapi, inilah tepatnya jendela emas untuk melakukan strategi.
Ingat pola ini: ketika aliran informasi di ponselmu didominasi oleh topik populer lainnya, dan hanya satu mata uang yang sepi seperti mati di sekitarnya; ketika pasar sama sekali tidak membutuhkan pandanganmu, dan orang-orang di komunitas tidak peduli dengan pendapatmu—itulah sinyal dari langit. Kesempatan tidak menunggu di bawah sorotan lampu, ia bersembunyi di tempat yang tidak dilirik orang, hanya untuk mereka yang berani berpikir mandiri.
Lain kali kamu melihat situasi "tidak ada yang peduli" seperti ini, jangan buru-buru menolaknya. Sebaliknya, tanyakan pada dirimu sendiri: Apakah ini lagi-lagi jendela yang terlewatkan?