Inilah yang tidak banyak orang bicarakan: Inflasi DM global telah mencapai titik terendah dalam lima tahun. Terdengar bullish, kan? Belum tentu.
Plot twist sebenarnya adalah tarif. Sementara tekanan deflasi memberikan sedikit ruang bernapas bagi bank sentral, lanskap tarif sedang mengubah segalanya. Hambatan perdagangan bisa membalikkan keadaan sepenuhnya—berpotensi memicu kembali inflasi melalui gangguan rantai pasokan dan biaya input yang lebih tinggi.
Jadi kita memiliki paradoks ini: inflasi yang mendingin bertemu dengan meningkatnya gesekan perdagangan. Untuk alokasi aset dan siklus pasar, itu adalah ketegangan yang membuat trader tetap waspada. Angka-angkanya terlihat bagus di atas kertas, tetapi langkah kebijakan adalah wildcard yang tidak bisa diabaikan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
RugDocScientist
· 01-06 20:51
Perang tarif ini dimainkan dengan sangat brilian, data inflasi sangat menggembirakan
Lihat AsliBalas0
ShamedApeSeller
· 01-06 20:41
Pajak memang benar-benar bisa menahan inflasi, tapi di atas kertas cuma tampak bagus aja
Lihat AsliBalas0
BuyTheTop
· 01-06 20:33
Kata kunci hanyalah penipuan, terlihat inflasi menurun padahal sebenarnya jebakan
tariflah yang sebenarnya bersalah, jika rantai pasokan runtuh semuanya hancur
penampilan di atas kertas tidak berguna, kebijakanlah yang menentukan
agak seperti cerita sebelum 2022... sejarah berulang?
inflasi rendah tidak selalu berarti baik, kali ini pasti ada masalah lagi
Lihat AsliBalas0
CommunityLurker
· 01-06 20:30
Dengan tarif ini, data inflasi tetap tidak menarik... Jika rantai pasokan berantakan, semuanya harus dimulai dari awal
Inilah yang tidak banyak orang bicarakan: Inflasi DM global telah mencapai titik terendah dalam lima tahun. Terdengar bullish, kan? Belum tentu.
Plot twist sebenarnya adalah tarif. Sementara tekanan deflasi memberikan sedikit ruang bernapas bagi bank sentral, lanskap tarif sedang mengubah segalanya. Hambatan perdagangan bisa membalikkan keadaan sepenuhnya—berpotensi memicu kembali inflasi melalui gangguan rantai pasokan dan biaya input yang lebih tinggi.
Jadi kita memiliki paradoks ini: inflasi yang mendingin bertemu dengan meningkatnya gesekan perdagangan. Untuk alokasi aset dan siklus pasar, itu adalah ketegangan yang membuat trader tetap waspada. Angka-angkanya terlihat bagus di atas kertas, tetapi langkah kebijakan adalah wildcard yang tidak bisa diabaikan.